<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor Kereta Bekas Jepang Ditolak, Luhut hingga Erick Thohir Bakal Bertemu</title><description>Rencana impor 10-12 rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL Commuter Line) bekas asal Jepang terus digodok.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797635/impor-kereta-bekas-jepang-ditolak-luhut-hingga-erick-thohir-bakal-bertemu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797635/impor-kereta-bekas-jepang-ditolak-luhut-hingga-erick-thohir-bakal-bertemu"/><item><title>Impor Kereta Bekas Jepang Ditolak, Luhut hingga Erick Thohir Bakal Bertemu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797635/impor-kereta-bekas-jepang-ditolak-luhut-hingga-erick-thohir-bakal-bertemu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797635/impor-kereta-bekas-jepang-ditolak-luhut-hingga-erick-thohir-bakal-bertemu</guid><pubDate>Rabu 12 April 2023 20:33 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/12/320/2797635/impor-kereta-bekas-jepang-ditolak-luhut-hingga-erick-thohir-bakal-bertemu-mpb0IRWJOS.JPG" expression="full" type="image/jpeg">KRL. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/12/320/2797635/impor-kereta-bekas-jepang-ditolak-luhut-hingga-erick-thohir-bakal-bertemu-mpb0IRWJOS.JPG</image><title>KRL. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Rencana impor 10-12 rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL Commuter Line) bekas asal Jepang terus digodok.
Padahal Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menilai aksi itu tidak perlu dilakukan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Impor KRL Bekas Ditolak, Begini Kata Dirjen Perkeretaapian

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko, menyebut pemerintah masih membuka opsi untuk mendatangkan rangkaian KRL bekas tersebut.

Pembahasan pun kembali dibahas sejumlah pejabat negara pada Senin pekan depan. Pejabat yang hadir di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Impor KRL Bekas Jepang Ditolak BPKP, Ini Reaksi Menko Luhut

Lalu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh.

&quot;Kita lagi diskusi, nanti Senin (pekan depan) mau ketemu Kepala BPKP, nanti ada Menko Marves, Menperin, Mendag, kita izin ada impor darurat saja,&quot; ungkap Tiko usai rapat kerja (raker) dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (12/4/2023).

Alasan impor KRL dilakukan lantaran kapasitas penumpang cukup tinggi disaat waktu atau jam sibuk (peak hour). Di lain sisi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) harus mempensiunkan 10 rangkaian KRL pada 2023 dan 16 rangkaian KRL pada 2024.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi80LzE2Mzg1Ni81L3g4ajVhcmI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Jika KRL yang dipensiunkan itu tidak segera diganti, maka akan mengganggu daya tampung penumpang commuter line.



&quot;Memang yang jadi masalah ini 2023. kita lihat penumpukan di peak hour jam 6-8 sama jam 5-6 sore itu tinggi sekali, kita mungkin 10-12 trainset,&quot; katanya.



Impor menjadi alternatif lantaran kapasitas produksi kereta api dari PT INKA (Persero) terbatas. Karena itu perusahaan belum bisa memenuhi kebutuhan KCI dan PT KAI (Persero) hingga 2025.



&quot;Kemarin kita diskusi dengan KAI, KCI, dan INKA, kita lihat 2023, 2024, 2025 ini ada beda sumber, yang 2025 Insya Allah INKA sudah bisa produksi,&quot; tutur Tiko.</description><content:encoded>JAKARTA - Rencana impor 10-12 rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL Commuter Line) bekas asal Jepang terus digodok.
Padahal Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menilai aksi itu tidak perlu dilakukan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Impor KRL Bekas Ditolak, Begini Kata Dirjen Perkeretaapian

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko, menyebut pemerintah masih membuka opsi untuk mendatangkan rangkaian KRL bekas tersebut.

Pembahasan pun kembali dibahas sejumlah pejabat negara pada Senin pekan depan. Pejabat yang hadir di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Impor KRL Bekas Jepang Ditolak BPKP, Ini Reaksi Menko Luhut

Lalu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh.

&quot;Kita lagi diskusi, nanti Senin (pekan depan) mau ketemu Kepala BPKP, nanti ada Menko Marves, Menperin, Mendag, kita izin ada impor darurat saja,&quot; ungkap Tiko usai rapat kerja (raker) dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (12/4/2023).

Alasan impor KRL dilakukan lantaran kapasitas penumpang cukup tinggi disaat waktu atau jam sibuk (peak hour). Di lain sisi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) harus mempensiunkan 10 rangkaian KRL pada 2023 dan 16 rangkaian KRL pada 2024.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi80LzE2Mzg1Ni81L3g4ajVhcmI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Jika KRL yang dipensiunkan itu tidak segera diganti, maka akan mengganggu daya tampung penumpang commuter line.



&quot;Memang yang jadi masalah ini 2023. kita lihat penumpukan di peak hour jam 6-8 sama jam 5-6 sore itu tinggi sekali, kita mungkin 10-12 trainset,&quot; katanya.



Impor menjadi alternatif lantaran kapasitas produksi kereta api dari PT INKA (Persero) terbatas. Karena itu perusahaan belum bisa memenuhi kebutuhan KCI dan PT KAI (Persero) hingga 2025.



&quot;Kemarin kita diskusi dengan KAI, KCI, dan INKA, kita lihat 2023, 2024, 2025 ini ada beda sumber, yang 2025 Insya Allah INKA sudah bisa produksi,&quot; tutur Tiko.</content:encoded></item></channel></rss>
