<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astra Otoparts (AUTO) Bagi-Bagi Dividen Rp530,17 Miliar</title><description>PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) memutuskan untuk membagikan total dividen tunai tahun buku 2022 sebesar Rp530,17 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/13/278/2797973/astra-otoparts-auto-bagi-bagi-dividen-rp530-17-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/13/278/2797973/astra-otoparts-auto-bagi-bagi-dividen-rp530-17-miliar"/><item><title>Astra Otoparts (AUTO) Bagi-Bagi Dividen Rp530,17 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/13/278/2797973/astra-otoparts-auto-bagi-bagi-dividen-rp530-17-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/13/278/2797973/astra-otoparts-auto-bagi-bagi-dividen-rp530-17-miliar</guid><pubDate>Kamis 13 April 2023 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/13/278/2797973/astra-otoparts-auto-bagi-bagi-dividen-rp530-17-miliar-PAXbqcwMFh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AUTO bagikan dividen (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/13/278/2797973/astra-otoparts-auto-bagi-bagi-dividen-rp530-17-miliar-PAXbqcwMFh.jpg</image><title>AUTO bagikan dividen (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) memutuskan untuk membagikan total dividen tunai tahun buku 2022 sebesar Rp530,17 miliar atau 40% dari laba bersih tahun lalu. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Presiden Direktur Astra Otoparts Hamdhani Dzulkarnaen Salim mengatakan, dividen tunai AUTO tersebut setara Rp110 per saham. Rinciannya dividen interim sebesar Rp106,03 miliar atau sebesar Rp22 per saham yang telah dibayarkan pada 24 Oktober 2022, dan sisanya sebesar Rp424,13 miliar atau sebesar Rp88 per saham.

BACA JUGA:
Astra Agro (AALI) Siapkan Belanja Modal Rp1,4 Triliun Tahun Ini


Melansir Harian Neraca, Kamis (13/4/2023), pada mata acara rapat pertama, pemegang saham menyetujui dan menerima baik laporan tahunan untuk tahun buku 2022, termasuk mengesahkan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris AUTO, serta mengesahkan laporan keuangan konsolidasian AUTO untuk tahun buku 2022.

BACA JUGA:
Astra Agro (AALI) Bagi-Bagi Dividen Rp404 per Saham


Laporan keuangan AUTO telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis &amp;amp; Rekan, dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material. Pada mata acara kedua, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih AUTO untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar Rp1,32 triliun dan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp530,17 miliar atau kurang lebih 40% dari laba bersih 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pada mata acara ketiga RUPST, pemegang saham menyetujui pengangkatan  Anggota Direksi dan Dewan Komisaris AUTO untuk masa jabatan sejak  ditutupnya RUPST tahun 2023 sampai dengan penutupan RUPST tahun 2025.  Tahun ini, perseroan mengalokasikan belanja modal sama dengan tahun lalu  sekitar Rp500 miliar hingga Rp1 triliun. Dimana penggunaan capex untuk  peningkatan otomatisasi dan digitalisasi.
Dalam memacu pertumbuhan bisnisnya, perseroan masih akan berfokus  pada strategi jualan suku cadang Original Equipment Manufacture (OEM).  Direktur Astra Otoparts (AUTO) Wanny Wijaya menjelaskan, sampai saat ini  euforia kendaraan kistrik belum memberikan pengaruh yang signifikan  terhadap bisnis otomotif. Hal ini dikarenakan volume penjualan kendaraan  listrik juga masih sangat kecil dibandingkan kendaraan ICE, selain itu  infrastruktur pendukung kendaraan listrik juga masih terbatas.
Untuk itu, Astra Otoparts pada tahun ini akan melanjutkan penetrasi  pasar suku cadang OEM Dan REM kendaraan ICE. Fokus tersebut didukung  oleh dua lini bisnis perseroan pada manufaktur dan perdagangan yang  dimiliki oleh Astra Otoparts sebagai penunjang industri.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) memutuskan untuk membagikan total dividen tunai tahun buku 2022 sebesar Rp530,17 miliar atau 40% dari laba bersih tahun lalu. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Presiden Direktur Astra Otoparts Hamdhani Dzulkarnaen Salim mengatakan, dividen tunai AUTO tersebut setara Rp110 per saham. Rinciannya dividen interim sebesar Rp106,03 miliar atau sebesar Rp22 per saham yang telah dibayarkan pada 24 Oktober 2022, dan sisanya sebesar Rp424,13 miliar atau sebesar Rp88 per saham.

BACA JUGA:
Astra Agro (AALI) Siapkan Belanja Modal Rp1,4 Triliun Tahun Ini


Melansir Harian Neraca, Kamis (13/4/2023), pada mata acara rapat pertama, pemegang saham menyetujui dan menerima baik laporan tahunan untuk tahun buku 2022, termasuk mengesahkan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris AUTO, serta mengesahkan laporan keuangan konsolidasian AUTO untuk tahun buku 2022.

BACA JUGA:
Astra Agro (AALI) Bagi-Bagi Dividen Rp404 per Saham


Laporan keuangan AUTO telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis &amp;amp; Rekan, dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material. Pada mata acara kedua, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih AUTO untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar Rp1,32 triliun dan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp530,17 miliar atau kurang lebih 40% dari laba bersih 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pada mata acara ketiga RUPST, pemegang saham menyetujui pengangkatan  Anggota Direksi dan Dewan Komisaris AUTO untuk masa jabatan sejak  ditutupnya RUPST tahun 2023 sampai dengan penutupan RUPST tahun 2025.  Tahun ini, perseroan mengalokasikan belanja modal sama dengan tahun lalu  sekitar Rp500 miliar hingga Rp1 triliun. Dimana penggunaan capex untuk  peningkatan otomatisasi dan digitalisasi.
Dalam memacu pertumbuhan bisnisnya, perseroan masih akan berfokus  pada strategi jualan suku cadang Original Equipment Manufacture (OEM).  Direktur Astra Otoparts (AUTO) Wanny Wijaya menjelaskan, sampai saat ini  euforia kendaraan kistrik belum memberikan pengaruh yang signifikan  terhadap bisnis otomotif. Hal ini dikarenakan volume penjualan kendaraan  listrik juga masih sangat kecil dibandingkan kendaraan ICE, selain itu  infrastruktur pendukung kendaraan listrik juga masih terbatas.
Untuk itu, Astra Otoparts pada tahun ini akan melanjutkan penetrasi  pasar suku cadang OEM Dan REM kendaraan ICE. Fokus tersebut didukung  oleh dua lini bisnis perseroan pada manufaktur dan perdagangan yang  dimiliki oleh Astra Otoparts sebagai penunjang industri.</content:encoded></item></channel></rss>
