<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Permintaan Sepeda Listrik Naik, Laba Bersih SLIS Melesat 67,42%</title><description>PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) membukukan laba bersih sebesar Rp42,16 miliar pada tahun 2022 atau melonjak 67,42%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/13/278/2798000/permintaan-sepeda-listrik-naik-laba-bersih-slis-melesat-67-42</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/13/278/2798000/permintaan-sepeda-listrik-naik-laba-bersih-slis-melesat-67-42"/><item><title>Permintaan Sepeda Listrik Naik, Laba Bersih SLIS Melesat 67,42%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/13/278/2798000/permintaan-sepeda-listrik-naik-laba-bersih-slis-melesat-67-42</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/13/278/2798000/permintaan-sepeda-listrik-naik-laba-bersih-slis-melesat-67-42</guid><pubDate>Kamis 13 April 2023 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/13/278/2798000/permintaan-sepeda-listrik-naik-laba-bersih-slis-melesat-67-42-7xPetifcfE.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba SLIS meroket (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/13/278/2798000/permintaan-sepeda-listrik-naik-laba-bersih-slis-melesat-67-42-7xPetifcfE.jpeg</image><title>Laba SLIS meroket (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) membukukan laba bersih sebesar Rp42,16 miliar pada tahun 2022 atau melonjak 67,42% dibandingkan tahun 2021 yang hanya Rp25,18 miliar. Emiten produsen sepeda listrik ini terdorong tren pertumbuhan permintaan kendaraan listrik, termasuk sepeda dan motor listrik.

BACA JUGA:
BEI Jamin Normalisasi Jam Perdagangan Tak Berdampak Negatif pada Emiten


Melansir Harian Neraca, Kamis (13/4/2023), hasil itu mendongkrak laba bersih per saham ke level Rp21,08 per lembar, sedangkan di akhir tahun 2021 berada di level Rp12,59. Adapun penjualan sepanjang 2022 menembus Rp487,15 miliar atau naik 8,65% dibandingkan tahun sebelumnya Rp448,36 miliar. Rinciannya, penjualan sepeda listrik naik 25,6% menjadi Rp225,36 miliar. Tapi penjualan komponen elektronik menyusut 2,6% menjadi Rp261,79 miliar.

BACA JUGA:
11 Emiten Gelar RUPS hingga Bagi Dividen Hari Ini, Berikut Daftarnya


Walau harga pokok penjualan SLIS tercatat senilai Rp408,00 miliar atau membengkak 6,85% dari Rp382,81 miliar. Tapi  laba kotor sudah terlihat naik 18,92% jadi Rp79,14 miliar dari sebelumnya Rp66,54 miliar. Hebatnya, perseroan mampu menekan beban hingga turun 27,03% menjadi Rp24,73 miliar dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp33,89 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan begitu, laba sebelum pajak SLIS sudah terkerek naik 66,65%  menjadi Rp54,40 miliar dari sebelumnya Rp32,64 miliar. Adapun kewajiban  perseroan yang tunaikan kepada Negara berupa pajak penghasilan sepanjang  tahun 2022 naik 63,06% jadi Rp12,06 miliar dari sebelumnya Rp7,40  miliar.
Sementara itu, total aset SLIS periode tahun 2022 tercatat senilai  Rp446,03 miliar atau naik dibandingkan tahun 2021 senilai Rp395,54  miliar. Penguatan aset di topang oleh liabilitas yang naik jadi Rp200,23  miliar dari Rp190,89 miliar dan ekuitas naik jadi Rp245,80 miliar dari  sebelumnya Rp204,64 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) membukukan laba bersih sebesar Rp42,16 miliar pada tahun 2022 atau melonjak 67,42% dibandingkan tahun 2021 yang hanya Rp25,18 miliar. Emiten produsen sepeda listrik ini terdorong tren pertumbuhan permintaan kendaraan listrik, termasuk sepeda dan motor listrik.

BACA JUGA:
BEI Jamin Normalisasi Jam Perdagangan Tak Berdampak Negatif pada Emiten


Melansir Harian Neraca, Kamis (13/4/2023), hasil itu mendongkrak laba bersih per saham ke level Rp21,08 per lembar, sedangkan di akhir tahun 2021 berada di level Rp12,59. Adapun penjualan sepanjang 2022 menembus Rp487,15 miliar atau naik 8,65% dibandingkan tahun sebelumnya Rp448,36 miliar. Rinciannya, penjualan sepeda listrik naik 25,6% menjadi Rp225,36 miliar. Tapi penjualan komponen elektronik menyusut 2,6% menjadi Rp261,79 miliar.

BACA JUGA:
11 Emiten Gelar RUPS hingga Bagi Dividen Hari Ini, Berikut Daftarnya


Walau harga pokok penjualan SLIS tercatat senilai Rp408,00 miliar atau membengkak 6,85% dari Rp382,81 miliar. Tapi  laba kotor sudah terlihat naik 18,92% jadi Rp79,14 miliar dari sebelumnya Rp66,54 miliar. Hebatnya, perseroan mampu menekan beban hingga turun 27,03% menjadi Rp24,73 miliar dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp33,89 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan begitu, laba sebelum pajak SLIS sudah terkerek naik 66,65%  menjadi Rp54,40 miliar dari sebelumnya Rp32,64 miliar. Adapun kewajiban  perseroan yang tunaikan kepada Negara berupa pajak penghasilan sepanjang  tahun 2022 naik 63,06% jadi Rp12,06 miliar dari sebelumnya Rp7,40  miliar.
Sementara itu, total aset SLIS periode tahun 2022 tercatat senilai  Rp446,03 miliar atau naik dibandingkan tahun 2021 senilai Rp395,54  miliar. Penguatan aset di topang oleh liabilitas yang naik jadi Rp200,23  miliar dari Rp190,89 miliar dan ekuitas naik jadi Rp245,80 miliar dari  sebelumnya Rp204,64 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
