<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Proyek Kereta Trans Sulawesi Dikorupsi, Pejabat Kemenhub Disikat</title><description>Presiden Jokowi menanggapi kasus dugaan korupsi pada proyek raksasa jalur kereta Trans Sulawesi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/15/320/2798883/4-fakta-proyek-kereta-trans-sulawesi-dikorupsi-pejabat-kemenhub-disikat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/15/320/2798883/4-fakta-proyek-kereta-trans-sulawesi-dikorupsi-pejabat-kemenhub-disikat"/><item><title>4 Fakta Proyek Kereta Trans Sulawesi Dikorupsi, Pejabat Kemenhub Disikat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/15/320/2798883/4-fakta-proyek-kereta-trans-sulawesi-dikorupsi-pejabat-kemenhub-disikat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/15/320/2798883/4-fakta-proyek-kereta-trans-sulawesi-dikorupsi-pejabat-kemenhub-disikat</guid><pubDate>Sabtu 15 April 2023 04:44 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/14/320/2798883/4-fakta-proyek-kereta-trans-sulawesi-dikorupsi-pejabat-kemenhub-disikat-KXR0OEIGMc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi komentar soal korupsi trans sulawesi (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/14/320/2798883/4-fakta-proyek-kereta-trans-sulawesi-dikorupsi-pejabat-kemenhub-disikat-KXR0OEIGMc.jpg</image><title>Presiden Jokowi komentar soal korupsi trans sulawesi (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi menanggapi kasus dugaan korupsi pada proyek raksasa jalur kereta api Trans Sulawesi.
Sebelumnya, diketahui KPK menemukan dugaan korupsi pada proyek jalur kereta api Trans Sulawesi saat sedang Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Dirangkum Okezone, Minggu (16/4/2023) berikut ini fakta-fakta terkait korupsi proyek raksasa kereta Trans Sulawesi.

BACA JUGA:
Mudik Lebaran 2023, KAI Sediakan 7.458 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh


1.	Ditemukan saat OTT
KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di empat daerah, yakni Semarang, Jakarta, Jawa Barat, dan Surabaya. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi proyek jalur kereta api Trans Sulawesi.
&quot;Dugaan korupsinya terkait pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi dan proyek-proyek perbaikan perlintasan kereta api lainnya di DJKA Kemenhub,&quot; ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri.

BACA JUGA:
Tenang! 1 Juta Tiket Kereta Api Lebaran 2023 Masih Tersedia


2.	Sejumlah uang diamankan
Dari OTT yang sudah dilakukan, KPK pun telah mengamankan sejumlah uang yang nominalnya capai miliaran rupiah dan bahkan ribuan dolar Amerika Serikat.
&quot;Benar, sejauh ini turut diamankan uang sebagai barang bukti. Sebagai bukti permulaan sekitar miliaran rupiah. Ada juga uang sebanyak sekitar ribuan dolar Amerika Serikat,&quot; kata Ali Fikri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMy8xLzE2NTIwNi81L3g4azFvNW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
3.	Ada 10 orang tersangka
Sejauh ini, dari OTT yang dilakukan KPK, di tetapkan 10 orang sebagai  tersangka. Adapun dari 10 tersangka tersebut pihak pemberinya, yakni  Direktur PT IPA (Istana Putra Agung) Dion Renato Sugiarto, Direktur PT  DF (Dwifarita Fajarkharisma) Muchamad Hikmat, Direktur PT KA Manajemen  Properti sampai dengan Februari 2023 Yoseph Ibrahim, dan VP PT KA  Manajemen Properti Parjono.
Sedangkan pihak penerimanya yaitu Direktur Prasarana Perkeretaapian  Harno Trimadi, PPK BTP Jabagteng Bernard Hasibuan, Kepala BTP Jabagteng  Putu Sumarjaya, PPK BPKA Sulsel Achmad Affandi, PPK Perawatan Prasarana  Perkeretaapian Fadliansyah, dan PPK BTP Jabagbar Syntho Pirjani  Hutabarat.
4.	Komentar Jokowi
Terkait dugaan korupsi tersebut, Presiden Jokowi angkat suara.  Menurutnya, semua proyek besar yang dibangun tidak mungkin tidak  memiliki masalah. Pasti ada satu atau dua masalah.
Jokowi mengatakan selalu memastikan untuk mengontrol ke lapangan  terkait pembangunan proyek-proyek besar. Namun masih saja ditemukan  masalah meskipun sudah dikontrol ke lapangan.
&quot;Tetapi kenapa itu terus kita kontrol di lapangan, dikontrol di  lapangan saja masih ada masalah, apalagi tidak? Kita ini hampir tiap  hari lo ke lapangan ngecek, ke lapangan ngecek, itu pun masih ada  masalah. Apalagi tidak,&quot; ujar Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi menanggapi kasus dugaan korupsi pada proyek raksasa jalur kereta api Trans Sulawesi.
Sebelumnya, diketahui KPK menemukan dugaan korupsi pada proyek jalur kereta api Trans Sulawesi saat sedang Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Dirangkum Okezone, Minggu (16/4/2023) berikut ini fakta-fakta terkait korupsi proyek raksasa kereta Trans Sulawesi.

BACA JUGA:
Mudik Lebaran 2023, KAI Sediakan 7.458 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh


1.	Ditemukan saat OTT
KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di empat daerah, yakni Semarang, Jakarta, Jawa Barat, dan Surabaya. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi proyek jalur kereta api Trans Sulawesi.
&quot;Dugaan korupsinya terkait pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi dan proyek-proyek perbaikan perlintasan kereta api lainnya di DJKA Kemenhub,&quot; ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri.

BACA JUGA:
Tenang! 1 Juta Tiket Kereta Api Lebaran 2023 Masih Tersedia


2.	Sejumlah uang diamankan
Dari OTT yang sudah dilakukan, KPK pun telah mengamankan sejumlah uang yang nominalnya capai miliaran rupiah dan bahkan ribuan dolar Amerika Serikat.
&quot;Benar, sejauh ini turut diamankan uang sebagai barang bukti. Sebagai bukti permulaan sekitar miliaran rupiah. Ada juga uang sebanyak sekitar ribuan dolar Amerika Serikat,&quot; kata Ali Fikri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMy8xLzE2NTIwNi81L3g4azFvNW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
3.	Ada 10 orang tersangka
Sejauh ini, dari OTT yang dilakukan KPK, di tetapkan 10 orang sebagai  tersangka. Adapun dari 10 tersangka tersebut pihak pemberinya, yakni  Direktur PT IPA (Istana Putra Agung) Dion Renato Sugiarto, Direktur PT  DF (Dwifarita Fajarkharisma) Muchamad Hikmat, Direktur PT KA Manajemen  Properti sampai dengan Februari 2023 Yoseph Ibrahim, dan VP PT KA  Manajemen Properti Parjono.
Sedangkan pihak penerimanya yaitu Direktur Prasarana Perkeretaapian  Harno Trimadi, PPK BTP Jabagteng Bernard Hasibuan, Kepala BTP Jabagteng  Putu Sumarjaya, PPK BPKA Sulsel Achmad Affandi, PPK Perawatan Prasarana  Perkeretaapian Fadliansyah, dan PPK BTP Jabagbar Syntho Pirjani  Hutabarat.
4.	Komentar Jokowi
Terkait dugaan korupsi tersebut, Presiden Jokowi angkat suara.  Menurutnya, semua proyek besar yang dibangun tidak mungkin tidak  memiliki masalah. Pasti ada satu atau dua masalah.
Jokowi mengatakan selalu memastikan untuk mengontrol ke lapangan  terkait pembangunan proyek-proyek besar. Namun masih saja ditemukan  masalah meskipun sudah dikontrol ke lapangan.
&quot;Tetapi kenapa itu terus kita kontrol di lapangan, dikontrol di  lapangan saja masih ada masalah, apalagi tidak? Kita ini hampir tiap  hari lo ke lapangan ngecek, ke lapangan ngecek, itu pun masih ada  masalah. Apalagi tidak,&quot; ujar Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
