<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerima Bansos Sembako dan BLT Bertambah Jadi 4,5 Juta Keluarga</title><description>Penerima&amp;nbsp;bansos&amp;nbsp;sembako dan&amp;nbsp;BLT&amp;nbsp;PKH bertambah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/16/320/2799242/penerima-bansos-sembako-dan-blt-bertambah-jadi-4-5-juta-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/16/320/2799242/penerima-bansos-sembako-dan-blt-bertambah-jadi-4-5-juta-keluarga"/><item><title>Penerima Bansos Sembako dan BLT Bertambah Jadi 4,5 Juta Keluarga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/16/320/2799242/penerima-bansos-sembako-dan-blt-bertambah-jadi-4-5-juta-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/16/320/2799242/penerima-bansos-sembako-dan-blt-bertambah-jadi-4-5-juta-keluarga</guid><pubDate>Minggu 16 April 2023 06:26 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/15/320/2799242/penerima-bansos-sembako-dan-blt-bertambah-jadi-4-5-juta-keluarga-80kgtXTDtL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos sembako dan BLT PKH cair (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/15/320/2799242/penerima-bansos-sembako-dan-blt-bertambah-jadi-4-5-juta-keluarga-80kgtXTDtL.jpg</image><title>Bansos sembako dan BLT PKH cair (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Penerima bansos sembako dan BLT PKH bertambah. Pos Indonesia (Persero) memastikan penyaluran bansos pangan dan PKH kepada 3,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) rampung sebelum Lebaran 2023.
Dari data tersebut, Kemensos menambah lagi jumlah alokasi KPM menjadi total 4,5 juta penerima. Menurut Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal R Djoemadi pihaknya ditugaskan kembali oleh Kemensos untuk menyalurkan di tahap pertama kepada 1,1 juta KPM untuk 83 kabupaten/kota di Indonesia.

BACA JUGA:
Begini Alur Penerimaan Bansos Pangan Pemerintah

Namun Faizal menyebutkan penambahan data KPM yang diterima belakangan akan mulai dibayarkan setelah Lebaran atau H+3 karena waktu yang mepet.
&quot;Hal ini untuk mengantisipasi mudik, libur nasional, karena jika dipaksakan tetap dilakukan penyaluran tidak akan efektif,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Bansos Telur dan Daging Ayam Mulai Disalurkan Hari Ini

Sebanyak 4,5 juta KPM tersebut dialokasikan lebih banyak lagi dari yang semula 83 kabupaten/kota termasuk wilayah 3T, namun menjadi 514 kota/kabupaten, yang tersebar di seluruh daerah.
Menurut Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal R Djoemadi pihaknya ditugaskan kembali oleh Kemensos untuk menyalurkan di tahap pertama kepada 1,1 juta KPM untuk 83 kabupaten/kota di Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNS8xLzE2MDc5NS81L3g4ajZtZm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Dari 1,1 juta KPM, kita mendapatkan penambahan total menjadi 3,1 juta, hampir 3,2 juta KPM. Sampai hari ini sekitar 80% tersalurkan. Kita masih punya waktu maksimal dua minggu untuk menyelesaikan yang 3,2 juta KPM ini,&amp;rdquo; katanya dilansir dari Antara, Sabtu (15/4/2023).
Faizal mengatakan pihaknya melakukan pembaruan dalam teknologi perekaman data penerima bansos, yaitu menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) untuk memastikan keakuratan data.
&amp;ldquo;Berdasarkan pengalaman pada 2022, saat itu kita terpaksa melakukan pengulangan perekaman data yang cukup masif. Karena ternyata perekaman data khususnya yang foto rumah kurang akurat. Jadi baik kualitas fotonya, akurasi fotonya, dan geo tagging-nya itu kurang akurat. Perekaman ulang ini cukup memakan waktu dan biaya,&amp;rdquo; katanya.
Dengan bantuan penggunaan teknologi AI, Faizal optimistis data yang diterima akan jauh lebih akurat.
Selain memanfaatkan teknologi AI, untuk mempercepat penyaluran bansos Pos Indonesia menambah jumlah petugas juru bayar dan memperpanjang waktu pelayanan agar KPM dapat menerima haknya sebelum Lebaran.
Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Bansos Sembako dan BLT PKH Cair ke 3,2 Juta Keluarga Sebelum Lebaran</description><content:encoded>JAKARTA - Penerima bansos sembako dan BLT PKH bertambah. Pos Indonesia (Persero) memastikan penyaluran bansos pangan dan PKH kepada 3,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) rampung sebelum Lebaran 2023.
Dari data tersebut, Kemensos menambah lagi jumlah alokasi KPM menjadi total 4,5 juta penerima. Menurut Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal R Djoemadi pihaknya ditugaskan kembali oleh Kemensos untuk menyalurkan di tahap pertama kepada 1,1 juta KPM untuk 83 kabupaten/kota di Indonesia.

BACA JUGA:
Begini Alur Penerimaan Bansos Pangan Pemerintah

Namun Faizal menyebutkan penambahan data KPM yang diterima belakangan akan mulai dibayarkan setelah Lebaran atau H+3 karena waktu yang mepet.
&quot;Hal ini untuk mengantisipasi mudik, libur nasional, karena jika dipaksakan tetap dilakukan penyaluran tidak akan efektif,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Bansos Telur dan Daging Ayam Mulai Disalurkan Hari Ini

Sebanyak 4,5 juta KPM tersebut dialokasikan lebih banyak lagi dari yang semula 83 kabupaten/kota termasuk wilayah 3T, namun menjadi 514 kota/kabupaten, yang tersebar di seluruh daerah.
Menurut Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal R Djoemadi pihaknya ditugaskan kembali oleh Kemensos untuk menyalurkan di tahap pertama kepada 1,1 juta KPM untuk 83 kabupaten/kota di Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNS8xLzE2MDc5NS81L3g4ajZtZm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Dari 1,1 juta KPM, kita mendapatkan penambahan total menjadi 3,1 juta, hampir 3,2 juta KPM. Sampai hari ini sekitar 80% tersalurkan. Kita masih punya waktu maksimal dua minggu untuk menyelesaikan yang 3,2 juta KPM ini,&amp;rdquo; katanya dilansir dari Antara, Sabtu (15/4/2023).
Faizal mengatakan pihaknya melakukan pembaruan dalam teknologi perekaman data penerima bansos, yaitu menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) untuk memastikan keakuratan data.
&amp;ldquo;Berdasarkan pengalaman pada 2022, saat itu kita terpaksa melakukan pengulangan perekaman data yang cukup masif. Karena ternyata perekaman data khususnya yang foto rumah kurang akurat. Jadi baik kualitas fotonya, akurasi fotonya, dan geo tagging-nya itu kurang akurat. Perekaman ulang ini cukup memakan waktu dan biaya,&amp;rdquo; katanya.
Dengan bantuan penggunaan teknologi AI, Faizal optimistis data yang diterima akan jauh lebih akurat.
Selain memanfaatkan teknologi AI, untuk mempercepat penyaluran bansos Pos Indonesia menambah jumlah petugas juru bayar dan memperpanjang waktu pelayanan agar KPM dapat menerima haknya sebelum Lebaran.
Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Bansos Sembako dan BLT PKH Cair ke 3,2 Juta Keluarga Sebelum Lebaran</content:encoded></item></channel></rss>
