<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekomendasi Saham Pekan Ini Jelang Libur Lebaran</title><description>Rekomendasi saham pekan ini jelang libur Lebaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/278/2799937/rekomendasi-saham-pekan-ini-jelang-libur-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/278/2799937/rekomendasi-saham-pekan-ini-jelang-libur-lebaran"/><item><title>Rekomendasi Saham Pekan Ini Jelang Libur Lebaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/278/2799937/rekomendasi-saham-pekan-ini-jelang-libur-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/278/2799937/rekomendasi-saham-pekan-ini-jelang-libur-lebaran</guid><pubDate>Senin 17 April 2023 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/17/278/2799937/rekomendasi-saham-pekan-ini-jelang-libur-lebaran-faVjy5FjdQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rekomendasi saham pekan ini (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/17/278/2799937/rekomendasi-saham-pekan-ini-jelang-libur-lebaran-faVjy5FjdQ.jpg</image><title>Rekomendasi saham pekan ini (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Rekomendasi saham pekan ini jelang libur Lebaran. Pekan ini perdagangan IHSG hanya akan berlangsung selama dua hari.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Mino mengatakan, ada sentimen positif pada minggu lalu yang akan terbawa untuk perdagangan singkat ini.

BACA JUGA:
174 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.822

&quot;Sentimen positif yang jadi katalis positif pada minggu lalu yakni penguatan nilai tukar Rupiah, meningkatnya cadangan devisa, naiknya Indeks Keyakinan Konsumen, pembagian dividen dengan yield tinggi, aksi beli investor asing dan inflasi di Amerika yang lebih rendah dari konsensus,&quot; tegas Mino dalam keterangan resminya, Senin (17/4/2023).

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Bergerak di 6.704-6.890

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri ditutup menguat tipis 0,4% pada minggu lalu tertopang saham-saham sektor kesehatan yang menguat sebesar 1,0%, perindustrian dan infrastruktur masing-masing di 0,9% dengan koreksi terdalam sektor energi sebesar -3,4% dan teknologi -2,1%.
Menurut Mino, untuk minggu ini sebenarnya ada sejumlah pijakan untuk trading saham karena beberapa sentimen penggerak dari domestik. Ia menyebutkan sejumlah sentimen penggerak domestik yakni neraca perdagangan Maret, keputusan terkait BI yakni suku bunga acuan, pertumbuhan kredit dan musim laporan keuangan 1Q23.


Terkait neraca perdagangan Maret, menurut konsensus pada Maret 2023  diprediksi akan kembali surplus untuk ketiga kalinya secara  berturut-turut di awal tahun ini.
&quot;Menurut konsensus neraca perdagangan diprediksi akan surplus sebesar  USD4.25 miliar atau lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar USD5.48  miliar,&quot; tegasnya.
Selanjutnya sentimen terkait suku bunga acuan dari BI, Mino  menjelaskan menurut konsensus pada April 2023 Bank Indonesia masih akan  mempertahankan suku bunga acuan di level 5.75%. Hal tersebut tidak  terlepas dari terus turunnya angka inflasi dan menguatnya nilai tukar  rupiah di di bawah level Rp15.000.
Terkait pertumbuhan kredit, pada Februari lalu pertumbuhan kredit  masih mengalami kenaikan dua digit sebesar 10.64%. Mino menyebutkan pada  Maret diharapkan pertumbuhannya masih dua digit.
Sentimen penggerak market dari domestik yang terakhir yakni musim  laporan keuangan 1Q23, sebagai contoh yakni emiten BRMS yang pada 1Q23  yang sudah merilis laporan keuangannya, di mana pendapatan perseroan  mencatatkan pertumbuhan +96% yoy menjadi USD5.80 juta dari sebelumnya di  1Q22 sebesar USD2.96 juta.
&quot;Kenaikan pendapatan tersebut salah satunya dikontribusikan oleh  pertumbuhan dari penjualan emas yang mencapai +95.12% yoy. Sementara itu  laba bersih tumbuh +14.5% yoy menjadi USD2.12 juta dari sebelumnya  USD1.85 di 1Q23,&quot; tegasnya.Berikut rekomendasi saham buy untuk trading ke depan hingga 18 April 2023 dari Mino.
BMRI (Support: 5.100, Resistance: 5.325),
BBCA (Support: 8.750, Resistance: 9.300),
TLKM (Support: 4.250, Resistance: 4.430),
TOWR (Support: 930, Resistance: 1.050),
ASII (Support: 5.950, Resistance: 6.450),
ANTM (Support: 2.060, Resistance: 2.170),
INCO (Support: 6.400, Resistance: 6.725),
MDKA Support: 4.150, Resistance: 4.500),
ICBP (Support: 10.050, Resistance: 10.500),
MAPI (Support: 1.380, Resistance: 1.475),
CTRA (Support: 980, Resistance: 1.030),
SMRA (Support: 530, Resistance: 560)
dan PWON  (Support: 476, Resistance: 498).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Rekomendasi saham pekan ini jelang libur Lebaran. Pekan ini perdagangan IHSG hanya akan berlangsung selama dua hari.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Mino mengatakan, ada sentimen positif pada minggu lalu yang akan terbawa untuk perdagangan singkat ini.

BACA JUGA:
174 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.822

&quot;Sentimen positif yang jadi katalis positif pada minggu lalu yakni penguatan nilai tukar Rupiah, meningkatnya cadangan devisa, naiknya Indeks Keyakinan Konsumen, pembagian dividen dengan yield tinggi, aksi beli investor asing dan inflasi di Amerika yang lebih rendah dari konsensus,&quot; tegas Mino dalam keterangan resminya, Senin (17/4/2023).

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Bergerak di 6.704-6.890

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri ditutup menguat tipis 0,4% pada minggu lalu tertopang saham-saham sektor kesehatan yang menguat sebesar 1,0%, perindustrian dan infrastruktur masing-masing di 0,9% dengan koreksi terdalam sektor energi sebesar -3,4% dan teknologi -2,1%.
Menurut Mino, untuk minggu ini sebenarnya ada sejumlah pijakan untuk trading saham karena beberapa sentimen penggerak dari domestik. Ia menyebutkan sejumlah sentimen penggerak domestik yakni neraca perdagangan Maret, keputusan terkait BI yakni suku bunga acuan, pertumbuhan kredit dan musim laporan keuangan 1Q23.


Terkait neraca perdagangan Maret, menurut konsensus pada Maret 2023  diprediksi akan kembali surplus untuk ketiga kalinya secara  berturut-turut di awal tahun ini.
&quot;Menurut konsensus neraca perdagangan diprediksi akan surplus sebesar  USD4.25 miliar atau lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar USD5.48  miliar,&quot; tegasnya.
Selanjutnya sentimen terkait suku bunga acuan dari BI, Mino  menjelaskan menurut konsensus pada April 2023 Bank Indonesia masih akan  mempertahankan suku bunga acuan di level 5.75%. Hal tersebut tidak  terlepas dari terus turunnya angka inflasi dan menguatnya nilai tukar  rupiah di di bawah level Rp15.000.
Terkait pertumbuhan kredit, pada Februari lalu pertumbuhan kredit  masih mengalami kenaikan dua digit sebesar 10.64%. Mino menyebutkan pada  Maret diharapkan pertumbuhannya masih dua digit.
Sentimen penggerak market dari domestik yang terakhir yakni musim  laporan keuangan 1Q23, sebagai contoh yakni emiten BRMS yang pada 1Q23  yang sudah merilis laporan keuangannya, di mana pendapatan perseroan  mencatatkan pertumbuhan +96% yoy menjadi USD5.80 juta dari sebelumnya di  1Q22 sebesar USD2.96 juta.
&quot;Kenaikan pendapatan tersebut salah satunya dikontribusikan oleh  pertumbuhan dari penjualan emas yang mencapai +95.12% yoy. Sementara itu  laba bersih tumbuh +14.5% yoy menjadi USD2.12 juta dari sebelumnya  USD1.85 di 1Q23,&quot; tegasnya.Berikut rekomendasi saham buy untuk trading ke depan hingga 18 April 2023 dari Mino.
BMRI (Support: 5.100, Resistance: 5.325),
BBCA (Support: 8.750, Resistance: 9.300),
TLKM (Support: 4.250, Resistance: 4.430),
TOWR (Support: 930, Resistance: 1.050),
ASII (Support: 5.950, Resistance: 6.450),
ANTM (Support: 2.060, Resistance: 2.170),
INCO (Support: 6.400, Resistance: 6.725),
MDKA Support: 4.150, Resistance: 4.500),
ICBP (Support: 10.050, Resistance: 10.500),
MAPI (Support: 1.380, Resistance: 1.475),
CTRA (Support: 980, Resistance: 1.030),
SMRA (Support: 530, Resistance: 560)
dan PWON  (Support: 476, Resistance: 498).</content:encoded></item></channel></rss>
