<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Perusahaan Eropa Sampaikan Minat Investasi ke Presiden Jokowi</title><description>Tiga perusahaan Eropa menyampaikan minat investasi ke Presiden Jokowi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/320/2799862/3-perusahaan-eropa-sampaikan-minat-investasi-ke-presiden-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/320/2799862/3-perusahaan-eropa-sampaikan-minat-investasi-ke-presiden-jokowi"/><item><title>3 Perusahaan Eropa Sampaikan Minat Investasi ke Presiden Jokowi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/320/2799862/3-perusahaan-eropa-sampaikan-minat-investasi-ke-presiden-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/320/2799862/3-perusahaan-eropa-sampaikan-minat-investasi-ke-presiden-jokowi</guid><pubDate>Senin 17 April 2023 08:46 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/17/320/2799862/3-perusahaan-eropa-sampaikan-minat-investasi-ke-presiden-jokowi-2qit06730B.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">3 perusahaan eropa sampaikan minat investasi ke RI (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/17/320/2799862/3-perusahaan-eropa-sampaikan-minat-investasi-ke-presiden-jokowi-2qit06730B.jpeg</image><title>3 perusahaan eropa sampaikan minat investasi ke RI (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tiga perusahaan Eropa menyampaikan minat investasi ke Presiden Jokowi. Hal ini disampaikan saat Presiden Jokowi menggelar pertemuan bisnis dengan tiga pemimpin perusahaan Eropa yakni BASF, Eramet, dan Volkswagen melalui PowerCo.
Dalam pertemuan tersebut pemimpin perusahaan BASF menyampaikan secara langsung bahwa pihaknya akan melakukan investasi dalam pembangunan ekosistem baterai mobil di Maluku Utara.

BACA JUGA:
Buka Hannover Messe 2023, Presiden Jokowi: Indonesia Sangat Terbuka untuk Investasi


&amp;ldquo;BASF menyampaikan secara langsung minat investasinya kepada Bapak Presiden Jokowi untuk melakukan investasi di Maluku Utara dalam rangka pembangunan ekosistem baterai mobil yang kurang lebih investasinya sekitar USD2,6 miliar,&amp;rdquo; jelas Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dilansir dari Setkab, Senin (17/4/2023).

BACA JUGA:
Kunker ke Jerman, Jokowi Kunjungi Town Hall Hannover


Nantinya, BASF akan bekerja sama dengan perusahaan Prancis, Eramet, untuk menciptakan ekosistem tersebut dengan menerapkan praktik usaha yang memperhatikan ESG (Environment, Social and Government) lingkungan dan menggunakan energi hijau.
&amp;ldquo;Proses pembangunannya akan mulai dilakukan di akhir tahun 2023 ini,&amp;rdquo; lanjut Bahlil.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNi8xLzE2NTI3OC81L3g4azRsaDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, Bahlil menjelaskan perusahaan Volkswagen melalui PowerCo  juga turut akan membangun ekosistem baterai mobil di Indonesia dengan  bekerjasama bersama sejumlah perusahaan termasuk perusahaan nasional.
Bahlil menilai hal tersebut merupakan momentum yang tepat untuk  menunjukkan bahwa Indonesia secara terbuka memberikan peluang investasi  kepada perusahaan di seluruh dunia.
&amp;ldquo;Ini sebagai bentuk investasi yang inklusif dan sekaligus untuk  menganulir cara pikir orang bahwa seolah-olah pengelolaan tambang kita  di Indonesia tidak memperhatikan kaidah-kaidah yang ada pada standar  internasional,&amp;rdquo; ucap Bahlil.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tiga perusahaan Eropa menyampaikan minat investasi ke Presiden Jokowi. Hal ini disampaikan saat Presiden Jokowi menggelar pertemuan bisnis dengan tiga pemimpin perusahaan Eropa yakni BASF, Eramet, dan Volkswagen melalui PowerCo.
Dalam pertemuan tersebut pemimpin perusahaan BASF menyampaikan secara langsung bahwa pihaknya akan melakukan investasi dalam pembangunan ekosistem baterai mobil di Maluku Utara.

BACA JUGA:
Buka Hannover Messe 2023, Presiden Jokowi: Indonesia Sangat Terbuka untuk Investasi


&amp;ldquo;BASF menyampaikan secara langsung minat investasinya kepada Bapak Presiden Jokowi untuk melakukan investasi di Maluku Utara dalam rangka pembangunan ekosistem baterai mobil yang kurang lebih investasinya sekitar USD2,6 miliar,&amp;rdquo; jelas Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dilansir dari Setkab, Senin (17/4/2023).

BACA JUGA:
Kunker ke Jerman, Jokowi Kunjungi Town Hall Hannover


Nantinya, BASF akan bekerja sama dengan perusahaan Prancis, Eramet, untuk menciptakan ekosistem tersebut dengan menerapkan praktik usaha yang memperhatikan ESG (Environment, Social and Government) lingkungan dan menggunakan energi hijau.
&amp;ldquo;Proses pembangunannya akan mulai dilakukan di akhir tahun 2023 ini,&amp;rdquo; lanjut Bahlil.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNi8xLzE2NTI3OC81L3g4azRsaDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, Bahlil menjelaskan perusahaan Volkswagen melalui PowerCo  juga turut akan membangun ekosistem baterai mobil di Indonesia dengan  bekerjasama bersama sejumlah perusahaan termasuk perusahaan nasional.
Bahlil menilai hal tersebut merupakan momentum yang tepat untuk  menunjukkan bahwa Indonesia secara terbuka memberikan peluang investasi  kepada perusahaan di seluruh dunia.
&amp;ldquo;Ini sebagai bentuk investasi yang inklusif dan sekaligus untuk  menganulir cara pikir orang bahwa seolah-olah pengelolaan tambang kita  di Indonesia tidak memperhatikan kaidah-kaidah yang ada pada standar  internasional,&amp;rdquo; ucap Bahlil.</content:encoded></item></channel></rss>
