<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Minta Perundingan Perjanjian Indonesia-EU CEPA Dituntaskan</title><description>Jokowi menekankan pentingnya hubungan ekonomi setara antara Indonesia-Jerman dan Indonesia-Uni Eropa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/320/2800073/jokowi-minta-perundingan-perjanjian-indonesia-eu-cepa-dituntaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/320/2800073/jokowi-minta-perundingan-perjanjian-indonesia-eu-cepa-dituntaskan"/><item><title>Jokowi Minta Perundingan Perjanjian Indonesia-EU CEPA Dituntaskan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/320/2800073/jokowi-minta-perundingan-perjanjian-indonesia-eu-cepa-dituntaskan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/17/320/2800073/jokowi-minta-perundingan-perjanjian-indonesia-eu-cepa-dituntaskan</guid><pubDate>Senin 17 April 2023 14:26 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/17/320/2800073/jokowi-minta-perundingan-perjanjian-indonesia-eu-cepa-dituntaskan-xlM7vdKIU7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: YouTube/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/17/320/2800073/jokowi-minta-perundingan-perjanjian-indonesia-eu-cepa-dituntaskan-xlM7vdKIU7.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: YouTube/Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), menekankan pentingnya hubungan ekonomi setara antara Indonesia-Jerman dan Indonesia-Uni Eropa (UE).
&quot;Untuk itu berbagai regulasi Uni Eropa yang menghambat kesejahteraan perlu dibenahi. Bapak Presiden juga meminta dukungan Jerman agar perundingan perjanjian Indonesia-EU CEPA dapat segera dituntaskan,&quot; kata Menlu Retno dikutip Antara di Jakarta, Senin (17/4/2023).

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Minta Bahlil Jaga Semua Investor untuk Masuk ke Indonesia

Pertemuan bilateral Presiden Jokowi dan Kanselir Scholz digelar di Guesthouse Lower Saxony, Hannover, Jerman, pada Minggu waktu setempat.



Tiba sekitar pukul 19.30 waktu setempa atau 00.30 WIB, Senin, Presiden kemudian disambut Kanselir Jerman Olaf Scholz bersama Presiden Menteri Negara Bagian Lower Saxony Stephan Weil.

BACA JUGA:
Pengusaha Eropa Pertanyakan Siapa Pengganti Presiden Jokowi di 2024

Kemudian, Kepala Negara bersama Kanselir Jerman dan Presiden Menteri Negara Bagian Lower Saxony masuk ke dalam Guesthouse Lower Saxony dan melaksanakan foto bersama. Lalu, kedua pemimpin tersebut menuju lantai satu untuk melaksanakan pertemuan tatap muka.Lebih lanjut, dalam pertemuan bilateral itu, Menlu Retno menjelaskan Presiden Jokowi menyambut secara baik kolaborasi komite bersama ekonomi dan investasi Indonesia-Jerman. Selain itu Presiden menilai investasi Jerman di Indonesia perlu difokuskan pada sektor prioritas.
&quot;Investasi Jerman di Indonesia perlu difokuskan pada sektor prioritas seperti industri yang berorientasi ekspor, energi terbarukan, dan hilirisasi,&quot; kata Retno.
Menurut Retno, Kepala Negara menekankan pentingnya investasi dan ahli teknologi Jerman guna mendukung transisi energi di Indonesia.
&quot;Dalam diskusi tadi juga dibahas mengenai implementasi dari The Just Energy Tansition Partnership,&quot; kata dia.
Menlu Retno juga menyebut bahwa terdapat sejumlah hasil dalam kunjungan Presiden kali ini, yakni dalam kaitannya hubungan antara pemerintah (G to G) dan hubungan antara bisnis (B to B).
&quot;Untuk G to G telah dilakukan penandatanganan dua kesepakatan antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jerman yaitu pertama Joint Declaration of Intent on Join Economic and Investment Commitee mengenai pembentukan forum gabungan sektor pemerintah dan swasta untuk membahas peningkatan kerja sama ekonomi dan investasi,&quot; kata Retno.
Kemudian, Retno menyebut bahwa hasil lainnya dari kunjungan Presiden kali ini adalah Joint Declaration of Intent in The Feed of Digitalization antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Digital dan Transformasi Jerman untuk mendukung pengembangan transformasi digital.
Sementara itu, dalam kerja sama business to business, Menlu menyampaikan sudah terbentuk sebanyak 18 kesepakatan yang memiliki nilai kurang lebih Rp27,9 triliun.
&quot;Yaitu di sektor sustainibility dan transisi energi, investasi, inovasi start up, dan making Indonesia 4.0,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), menekankan pentingnya hubungan ekonomi setara antara Indonesia-Jerman dan Indonesia-Uni Eropa (UE).
&quot;Untuk itu berbagai regulasi Uni Eropa yang menghambat kesejahteraan perlu dibenahi. Bapak Presiden juga meminta dukungan Jerman agar perundingan perjanjian Indonesia-EU CEPA dapat segera dituntaskan,&quot; kata Menlu Retno dikutip Antara di Jakarta, Senin (17/4/2023).

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Minta Bahlil Jaga Semua Investor untuk Masuk ke Indonesia

Pertemuan bilateral Presiden Jokowi dan Kanselir Scholz digelar di Guesthouse Lower Saxony, Hannover, Jerman, pada Minggu waktu setempat.



Tiba sekitar pukul 19.30 waktu setempa atau 00.30 WIB, Senin, Presiden kemudian disambut Kanselir Jerman Olaf Scholz bersama Presiden Menteri Negara Bagian Lower Saxony Stephan Weil.

BACA JUGA:
Pengusaha Eropa Pertanyakan Siapa Pengganti Presiden Jokowi di 2024

Kemudian, Kepala Negara bersama Kanselir Jerman dan Presiden Menteri Negara Bagian Lower Saxony masuk ke dalam Guesthouse Lower Saxony dan melaksanakan foto bersama. Lalu, kedua pemimpin tersebut menuju lantai satu untuk melaksanakan pertemuan tatap muka.Lebih lanjut, dalam pertemuan bilateral itu, Menlu Retno menjelaskan Presiden Jokowi menyambut secara baik kolaborasi komite bersama ekonomi dan investasi Indonesia-Jerman. Selain itu Presiden menilai investasi Jerman di Indonesia perlu difokuskan pada sektor prioritas.
&quot;Investasi Jerman di Indonesia perlu difokuskan pada sektor prioritas seperti industri yang berorientasi ekspor, energi terbarukan, dan hilirisasi,&quot; kata Retno.
Menurut Retno, Kepala Negara menekankan pentingnya investasi dan ahli teknologi Jerman guna mendukung transisi energi di Indonesia.
&quot;Dalam diskusi tadi juga dibahas mengenai implementasi dari The Just Energy Tansition Partnership,&quot; kata dia.
Menlu Retno juga menyebut bahwa terdapat sejumlah hasil dalam kunjungan Presiden kali ini, yakni dalam kaitannya hubungan antara pemerintah (G to G) dan hubungan antara bisnis (B to B).
&quot;Untuk G to G telah dilakukan penandatanganan dua kesepakatan antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jerman yaitu pertama Joint Declaration of Intent on Join Economic and Investment Commitee mengenai pembentukan forum gabungan sektor pemerintah dan swasta untuk membahas peningkatan kerja sama ekonomi dan investasi,&quot; kata Retno.
Kemudian, Retno menyebut bahwa hasil lainnya dari kunjungan Presiden kali ini adalah Joint Declaration of Intent in The Feed of Digitalization antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Digital dan Transformasi Jerman untuk mendukung pengembangan transformasi digital.
Sementara itu, dalam kerja sama business to business, Menlu menyampaikan sudah terbentuk sebanyak 18 kesepakatan yang memiliki nilai kurang lebih Rp27,9 triliun.
&quot;Yaitu di sektor sustainibility dan transisi energi, investasi, inovasi start up, dan making Indonesia 4.0,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
