<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Yakin Cetak Rekor IPO Sebelum Tutup Tahun 2023</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini bisa mencetak rekor initial public offering (IPO) sebelum tutup tahun 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/18/278/2800577/bei-yakin-cetak-rekor-ipo-sebelum-tutup-tahun-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/18/278/2800577/bei-yakin-cetak-rekor-ipo-sebelum-tutup-tahun-2023"/><item><title>BEI Yakin Cetak Rekor IPO Sebelum Tutup Tahun 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/18/278/2800577/bei-yakin-cetak-rekor-ipo-sebelum-tutup-tahun-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/18/278/2800577/bei-yakin-cetak-rekor-ipo-sebelum-tutup-tahun-2023</guid><pubDate>Selasa 18 April 2023 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/18/278/2800577/bei-yakin-cetak-rekor-ipo-sebelum-tutup-tahun-2023-WxmC6OKvNA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI pede jumlah IPO cetak rekor (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/18/278/2800577/bei-yakin-cetak-rekor-ipo-sebelum-tutup-tahun-2023-WxmC6OKvNA.jpg</image><title>BEI pede jumlah IPO cetak rekor (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini bisa mencetak rekor initial public offering (IPO) sebelum tutup tahun 2023. Hingga 18 April, sebanyak 34 perusahaan tercatat telah melantai di bursa sepanjang tahun ini.

BACA JUGA:
Pasang Harga IPO Rp795, Merdeka Battery Materials (MBMA) Listing Hari Ini


Saat ini dalam laman e-IPO, terdapat 6 calon emiten yang mengantre.
&quot;Iya, menarik kan. Di pipeline masih ada 50, itu baru bulan April, ini masih ada beberapa bulan lagi,&quot; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna saat ditemui di Gedung BEI, Selasa (18/4/2023).

BACA JUGA:
Multivision Plus Bakal IPO Bidik Rp232,3 Miliar


Berdasarkan perhitungan MNC Portal Indonesia, apabila rata-rata frekuensi penerbitan mencapai 6-8 perusahaan baru secara konsisten setiap bulan bulan sejak Mei 2023.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan demikian, maka potensi emiten anyar (emiten saham) yang  listing di bursa dapat menembus rekor pencapaian tahun lalu, bahkan  sebelum tutup tahun 2023
Sebagaimana diketahui, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 71  emiten baru telah melantai di bursa terdiri dari 59 emiten saham, dan  sisanya adalah emiten efek bersifat utang dan/atau sukuk (EBUS).
&quot;Kalau kita bandingkan bursa-bursa di ASEAN, kita masih lead. Jadi  memang harapannya bisa tembus (rekor) dari sebelumnya,&quot; tandas Nyoman.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini bisa mencetak rekor initial public offering (IPO) sebelum tutup tahun 2023. Hingga 18 April, sebanyak 34 perusahaan tercatat telah melantai di bursa sepanjang tahun ini.

BACA JUGA:
Pasang Harga IPO Rp795, Merdeka Battery Materials (MBMA) Listing Hari Ini


Saat ini dalam laman e-IPO, terdapat 6 calon emiten yang mengantre.
&quot;Iya, menarik kan. Di pipeline masih ada 50, itu baru bulan April, ini masih ada beberapa bulan lagi,&quot; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna saat ditemui di Gedung BEI, Selasa (18/4/2023).

BACA JUGA:
Multivision Plus Bakal IPO Bidik Rp232,3 Miliar


Berdasarkan perhitungan MNC Portal Indonesia, apabila rata-rata frekuensi penerbitan mencapai 6-8 perusahaan baru secara konsisten setiap bulan bulan sejak Mei 2023.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan demikian, maka potensi emiten anyar (emiten saham) yang  listing di bursa dapat menembus rekor pencapaian tahun lalu, bahkan  sebelum tutup tahun 2023
Sebagaimana diketahui, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 71  emiten baru telah melantai di bursa terdiri dari 59 emiten saham, dan  sisanya adalah emiten efek bersifat utang dan/atau sukuk (EBUS).
&quot;Kalau kita bandingkan bursa-bursa di ASEAN, kita masih lead. Jadi  memang harapannya bisa tembus (rekor) dari sebelumnya,&quot; tandas Nyoman.</content:encoded></item></channel></rss>
