<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Turun imbas Dibukanya Ekspor dari Irak</title><description>Harga minyak dunia turun mencatat kerugian besar pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/18/320/2800449/harga-minyak-dunia-turun-imbas-dibukanya-ekspor-dari-irak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/18/320/2800449/harga-minyak-dunia-turun-imbas-dibukanya-ekspor-dari-irak"/><item><title>Harga Minyak Dunia Turun imbas Dibukanya Ekspor dari Irak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/18/320/2800449/harga-minyak-dunia-turun-imbas-dibukanya-ekspor-dari-irak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/18/320/2800449/harga-minyak-dunia-turun-imbas-dibukanya-ekspor-dari-irak</guid><pubDate>Selasa 18 April 2023 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/18/320/2800449/harga-minyak-dunia-turun-imbas-dibukanya-ekspor-dari-irak-M5mElJVwFk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/18/320/2800449/harga-minyak-dunia-turun-imbas-dibukanya-ekspor-dari-irak-M5mElJVwFk.jpg</image><title>Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia turun mencatat kerugian besar pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga minyak tertekan kemungkinan dimulainya kembali ekspor minyak dari wilayah semi-otonom Kurdistan Irak melalui terminal minyak Ceyhan Turkiye.
Dilansir dari Antara, Selasa (17/4/2023), harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei terpangkas USD1,69 atau 2,05%, menjadi USD80,83 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni jatuh USD1,55 atau 1,8% menjadi USD84,76 per barel di London ICE Futures Exchange.

BACA JUGA:
SKK Migas Catat Lifting Minyak 613,7 Ribu Barel per Hari di Kuartal I-2023


Pemerintah federal Irak dan pemerintah daerah Kurdistan telah menyelesaikan masalah teknis yang penting untuk melanjutkan ekspor minyak kawasan itu melalui pelabuhan Ceyhan di Turkiye, kata sebuah laporan oleh Reuters pada Senin (17/4/2023).
Pelabuhan Ceyhan Turkiye menghentikan pengiriman minyak dari wilayah Kurdistan dan Provinsi Kirkuk pada 25 Maret setelah Kamar Dagang Internasional (ICC) memutuskan bahwa ekspor minyak dari wilayah Kurdistan harus mendapat persetujuan dari pemerintah pusat Irak.

BACA JUGA:
Harga Minyak Dunia Naik Imbas Pengetatan Pasokan


Pasokan minyak mentah di pasar internasional kehilangan sekitar 450.000 barel per hari karena langkah-langkah yang diambil menyusul keputusan ICC.
Pemerintah federal Irak dan pemerintah daerah Kurdistan menandatangani perjanjian pada 4 April untuk melanjutkan ekspor minyak Kurdi melalui Turkiye.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOC8xLzE2NDY4MC81L3g4amlnN3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pedagang juga cenderung membukukan keuntungan karena harga minyak  berjuang untuk mendapatkan momentum pertumbuhan tambahan di tengah  ketidakpastian ekonomi.
&quot;Dengan waktu yang cukup, kita akan mendapatkan sedikit kemunduran,  hanya karena banyak pedagang menunggu keuntungan bagus yang ingin mereka  bukukan dalam waktu dekat, terutama jika pasar tidak akan mendapatkan  lebih banyak momentum,&quot; kata Christopher Lewis, analis dengan platform  informasi pasar FX Empire.
Kenaikan substansial indeks dolar AS pada hari Senin (17/4/2023) juga  membebani harga-harga komoditas dalam mata uang tersebut. Dolar AS  telah menguat bersamaan dengan kenaikan suku bunga, membuat minyak  berdenominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Indeks  dolar naik sekitar 0,6% pada Senin (17/4/2023).</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia turun mencatat kerugian besar pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga minyak tertekan kemungkinan dimulainya kembali ekspor minyak dari wilayah semi-otonom Kurdistan Irak melalui terminal minyak Ceyhan Turkiye.
Dilansir dari Antara, Selasa (17/4/2023), harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei terpangkas USD1,69 atau 2,05%, menjadi USD80,83 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni jatuh USD1,55 atau 1,8% menjadi USD84,76 per barel di London ICE Futures Exchange.

BACA JUGA:
SKK Migas Catat Lifting Minyak 613,7 Ribu Barel per Hari di Kuartal I-2023


Pemerintah federal Irak dan pemerintah daerah Kurdistan telah menyelesaikan masalah teknis yang penting untuk melanjutkan ekspor minyak kawasan itu melalui pelabuhan Ceyhan di Turkiye, kata sebuah laporan oleh Reuters pada Senin (17/4/2023).
Pelabuhan Ceyhan Turkiye menghentikan pengiriman minyak dari wilayah Kurdistan dan Provinsi Kirkuk pada 25 Maret setelah Kamar Dagang Internasional (ICC) memutuskan bahwa ekspor minyak dari wilayah Kurdistan harus mendapat persetujuan dari pemerintah pusat Irak.

BACA JUGA:
Harga Minyak Dunia Naik Imbas Pengetatan Pasokan


Pasokan minyak mentah di pasar internasional kehilangan sekitar 450.000 barel per hari karena langkah-langkah yang diambil menyusul keputusan ICC.
Pemerintah federal Irak dan pemerintah daerah Kurdistan menandatangani perjanjian pada 4 April untuk melanjutkan ekspor minyak Kurdi melalui Turkiye.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOC8xLzE2NDY4MC81L3g4amlnN3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pedagang juga cenderung membukukan keuntungan karena harga minyak  berjuang untuk mendapatkan momentum pertumbuhan tambahan di tengah  ketidakpastian ekonomi.
&quot;Dengan waktu yang cukup, kita akan mendapatkan sedikit kemunduran,  hanya karena banyak pedagang menunggu keuntungan bagus yang ingin mereka  bukukan dalam waktu dekat, terutama jika pasar tidak akan mendapatkan  lebih banyak momentum,&quot; kata Christopher Lewis, analis dengan platform  informasi pasar FX Empire.
Kenaikan substansial indeks dolar AS pada hari Senin (17/4/2023) juga  membebani harga-harga komoditas dalam mata uang tersebut. Dolar AS  telah menguat bersamaan dengan kenaikan suku bunga, membuat minyak  berdenominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Indeks  dolar naik sekitar 0,6% pada Senin (17/4/2023).</content:encoded></item></channel></rss>
