<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Pistol Meletus di Bandara Makassar Diduga Milik Dirut BUMN</title><description>P I membenarkan adanya insiden letusan senjata api di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/19/320/2801353/heboh-pistol-meletus-di-bandara-makassar-diduga-milik-dirut-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/19/320/2801353/heboh-pistol-meletus-di-bandara-makassar-diduga-milik-dirut-bumn"/><item><title>Heboh Pistol Meletus di Bandara Makassar Diduga Milik Dirut BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/19/320/2801353/heboh-pistol-meletus-di-bandara-makassar-diduga-milik-dirut-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/19/320/2801353/heboh-pistol-meletus-di-bandara-makassar-diduga-milik-dirut-bumn</guid><pubDate>Rabu 19 April 2023 16:38 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/19/320/2801353/heboh-pistol-meletus-di-bandara-makassar-diduga-milik-dirut-bumn-iftTYvqgat.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/19/320/2801353/heboh-pistol-meletus-di-bandara-makassar-diduga-milik-dirut-bumn-iftTYvqgat.jpg</image><title>Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I membenarkan adanya insiden letusan senjata api di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Adapun senjata api tersebut diduga milik Direktur Utama BUMN.
Vice President Corporate Secretary AP I, Rahadian D. Yogisworo, menyatakan kejadian terjadi pada Senin, 17 April 2023 lalu. Insiden tersebut terjadi karena unsur ketidaksengajaan.

BACA JUGA:
Lepas 48.000 Pemudik, Erick Thohir: Semoga Mudik Lebaran Tahun Ini Aman

Dia mengatakan, pada saat personel protokoler dari penumpang yang merupakan pemilik dari senjata api tengah dalam proses mengosongkan peluru dari senjata api.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xOS8xLzE2NTM3My81L3g4azd2OHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Saat ini personel protokoler tersebut sudah diamankan di Posko Airport Security Bandara Sultan Hasanuddin Makassar untuk dimintai keterangan dan telah diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut,&quot; ujar Yogi saat dikonfirmasi, Rabu (19/4/2023).

BACA JUGA:
48 Ribu Pemudik Ikut Program Mudik Gratis BUMN 2023

Untuk keperluan penyelidikan, lanjut Yogi, Angkasa Pura I tidak dapat menyampaikan informasi lebih lanjut. Khususnya, identitas dari pemilik senjata api tersebut, dikarenakan hal tersebut bukan merupakan wewenang dari perusahaan.Agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali, pihak Angkasa Pura I akan melakukan penegasan dan mengingatkan kembali terkait dengan prosedur penanganan membawa senjata api di bandara kepada para protokoler, ground handling, petugas aviation security maskapai, dan stakeholders lainnya yang terlibat.
&quot;Angkasa Pura I senantiasa mengedepankan keselamatan dan keamanan para pengguna jasa bandara,&quot; ucap dia.
Diberitakan sebelumnya, pasca kejadian senjata api yang diduga milik Direktur Utama BUMN itu diamankan pihak Polsek Kawasan Bandara.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I membenarkan adanya insiden letusan senjata api di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Adapun senjata api tersebut diduga milik Direktur Utama BUMN.
Vice President Corporate Secretary AP I, Rahadian D. Yogisworo, menyatakan kejadian terjadi pada Senin, 17 April 2023 lalu. Insiden tersebut terjadi karena unsur ketidaksengajaan.

BACA JUGA:
Lepas 48.000 Pemudik, Erick Thohir: Semoga Mudik Lebaran Tahun Ini Aman

Dia mengatakan, pada saat personel protokoler dari penumpang yang merupakan pemilik dari senjata api tengah dalam proses mengosongkan peluru dari senjata api.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xOS8xLzE2NTM3My81L3g4azd2OHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Saat ini personel protokoler tersebut sudah diamankan di Posko Airport Security Bandara Sultan Hasanuddin Makassar untuk dimintai keterangan dan telah diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut,&quot; ujar Yogi saat dikonfirmasi, Rabu (19/4/2023).

BACA JUGA:
48 Ribu Pemudik Ikut Program Mudik Gratis BUMN 2023

Untuk keperluan penyelidikan, lanjut Yogi, Angkasa Pura I tidak dapat menyampaikan informasi lebih lanjut. Khususnya, identitas dari pemilik senjata api tersebut, dikarenakan hal tersebut bukan merupakan wewenang dari perusahaan.Agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali, pihak Angkasa Pura I akan melakukan penegasan dan mengingatkan kembali terkait dengan prosedur penanganan membawa senjata api di bandara kepada para protokoler, ground handling, petugas aviation security maskapai, dan stakeholders lainnya yang terlibat.
&quot;Angkasa Pura I senantiasa mengedepankan keselamatan dan keamanan para pengguna jasa bandara,&quot; ucap dia.
Diberitakan sebelumnya, pasca kejadian senjata api yang diduga milik Direktur Utama BUMN itu diamankan pihak Polsek Kawasan Bandara.</content:encoded></item></channel></rss>
