<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Tiktokers Bima Yudho Kritisi Pembangunan Lampung, Erick Thohir: Itu Demokrasi</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir menilai sikap kritis Tiktokers asal Lampung, Bima Yudho Saputro, patut diapresiasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/20/320/2801948/viral-tiktokers-bima-yudho-kritisi-pembangunan-lampung-erick-thohir-itu-demokrasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/20/320/2801948/viral-tiktokers-bima-yudho-kritisi-pembangunan-lampung-erick-thohir-itu-demokrasi"/><item><title>Viral Tiktokers Bima Yudho Kritisi Pembangunan Lampung, Erick Thohir: Itu Demokrasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/20/320/2801948/viral-tiktokers-bima-yudho-kritisi-pembangunan-lampung-erick-thohir-itu-demokrasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/20/320/2801948/viral-tiktokers-bima-yudho-kritisi-pembangunan-lampung-erick-thohir-itu-demokrasi</guid><pubDate>Kamis 20 April 2023 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/20/320/2801948/viral-tiktokers-bima-yudho-kritisi-pembangunan-lampung-erick-thohir-itu-demokrasi-VbWWOISvLN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/20/320/2801948/viral-tiktokers-bima-yudho-kritisi-pembangunan-lampung-erick-thohir-itu-demokrasi-VbWWOISvLN.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai sikap kritis Tiktokers asal Lampung, Bima Yudho Saputro, patut diapresiasi.
Pasalnya, pemerintah butuh generasi mudah yang bisa mengawasi proses pembangunan di Tanah Air.  Bima Yudho sebelumnya dilaporkan oleh pengacara Ginda Asori ke Polda Lampung, lantaran dia mengkritik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang dipandang tak becus menangani permasalahan infrastruktur dan layanan publik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BUMN Bakal Bertemu Investor Baru, Erick Thohir Target Investasi Rp1,6 Triliun

Atas sikap kritisnya, Bima justru dituduh melakukan ujaran kebencian dan mengandung SARA. Berbeda dengan Pemprov Lampung, Erick Thohir memandang kritikan Bima bagian dari iklim demokrasi di Indonesia.
&quot;Kita butuh suara generasi muda untuk mengawasi pembangunan. Itu bagian penting dari demokrasi,&quot; ungkap Erick melalui akun Instagramnya, Kamis (20/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Erick Thohir: Lancar

Menurutnya, kritikan harus dihormati ketika didasarkan fakta dan data. Apalagi, sikap skeptis itu datang dari kalangan anak muda.


&quot;Generasi muda kita itu kritis, dan ini era demokrasi, selama itu fakta dan data, kita harus hormati,&quot; ucapnya.
Erick meyakini pemerintah daerah dan pusat dapat menerima setiap masukan yang diberikan masyarakat. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendorong setiap pejabat untuk turun langsung mendengarkan aspirasi masyarakat.
&quot;Saya berharap nalar kritis generasi muda dapat diiringi dengan sikap adil sejak dalam pikiran. InsyaAllah demokrasi kita akan tumbuh lebih sehat. Ayo generasi muda sama-sama kita membangun Lampung,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai sikap kritis Tiktokers asal Lampung, Bima Yudho Saputro, patut diapresiasi.
Pasalnya, pemerintah butuh generasi mudah yang bisa mengawasi proses pembangunan di Tanah Air.  Bima Yudho sebelumnya dilaporkan oleh pengacara Ginda Asori ke Polda Lampung, lantaran dia mengkritik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang dipandang tak becus menangani permasalahan infrastruktur dan layanan publik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BUMN Bakal Bertemu Investor Baru, Erick Thohir Target Investasi Rp1,6 Triliun

Atas sikap kritisnya, Bima justru dituduh melakukan ujaran kebencian dan mengandung SARA. Berbeda dengan Pemprov Lampung, Erick Thohir memandang kritikan Bima bagian dari iklim demokrasi di Indonesia.
&quot;Kita butuh suara generasi muda untuk mengawasi pembangunan. Itu bagian penting dari demokrasi,&quot; ungkap Erick melalui akun Instagramnya, Kamis (20/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Erick Thohir: Lancar

Menurutnya, kritikan harus dihormati ketika didasarkan fakta dan data. Apalagi, sikap skeptis itu datang dari kalangan anak muda.


&quot;Generasi muda kita itu kritis, dan ini era demokrasi, selama itu fakta dan data, kita harus hormati,&quot; ucapnya.
Erick meyakini pemerintah daerah dan pusat dapat menerima setiap masukan yang diberikan masyarakat. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendorong setiap pejabat untuk turun langsung mendengarkan aspirasi masyarakat.
&quot;Saya berharap nalar kritis generasi muda dapat diiringi dengan sikap adil sejak dalam pikiran. InsyaAllah demokrasi kita akan tumbuh lebih sehat. Ayo generasi muda sama-sama kita membangun Lampung,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
