<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Libur Lebaran, Intip Momen Seru Sri Mulyani Jajan Pisang yang Bikin Rindu Masa Kecil</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati berbagi momen serunya ketika bertemu pedagang Pisang Madu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/24/320/2803344/libur-lebaran-intip-momen-seru-sri-mulyani-jajan-pisang-yang-bikin-rindu-masa-kecil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/24/320/2803344/libur-lebaran-intip-momen-seru-sri-mulyani-jajan-pisang-yang-bikin-rindu-masa-kecil"/><item><title>Libur Lebaran, Intip Momen Seru Sri Mulyani Jajan Pisang yang Bikin Rindu Masa Kecil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/24/320/2803344/libur-lebaran-intip-momen-seru-sri-mulyani-jajan-pisang-yang-bikin-rindu-masa-kecil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/24/320/2803344/libur-lebaran-intip-momen-seru-sri-mulyani-jajan-pisang-yang-bikin-rindu-masa-kecil</guid><pubDate>Senin 24 April 2023 18:49 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/24/320/2803344/libur-lebaran-intip-momen-seru-sri-mulyani-jajan-pisang-yang-bikin-rindu-masa-kecil-Kr6VtRD8EQ.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani. (Foto: Instagram/Sri Mulyani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/24/320/2803344/libur-lebaran-intip-momen-seru-sri-mulyani-jajan-pisang-yang-bikin-rindu-masa-kecil-Kr6VtRD8EQ.JPG</image><title>Sri Mulyani. (Foto: Instagram/Sri Mulyani)</title></images><description>SEMARANG -  Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati berbagi momen serunya ketika bertemu pedagang Pisang Madu Plenet Pak Tri khas Semarang saat melewati liburannya di Semarang, Jawa Tengah, Senin (24/4/2023) pagi.

&quot;Sewaktu jalan kaki di Jalan Pemuda Semarang, di depan toko Oen (yang masih tutup karena Lebaran) dan di dekat lokasi Lumpia Mbak Lien (Lumpia legendaris Semarang)- saya bertemu kembali pedagang &amp;ldquo;Pisang Madu Plenet Pak Tri&amp;rdquo; khas Semarang,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Semarang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Sri Mulyani Nikmati Libur Lebaran, Cicipi Soto Favorit!

Dia menyebu kalau hidangan ini berupa pisang kepok dibakar dan diplenet/dipencet/diplenyet sampai rata, Kemudian dioles mentega dan ditaburi coklat meses atau tepung gula putih.

&quot;Bau wangi khas pisang bakar yang sedikit gosong dan hangat dengan gurih mentega dan manis meises&amp;hellip;kombinasi yang menyenangkan lidah saya&amp;hellip;membawa nostalgia masa 1990an..&quot; ucapnya.

Dulu, dia mengaku dirinya sering membeli pisang plenet ini, karena Pak Tri sudah berdagang lebih 30 tahun. Lokasinya di depan Toko Serba Ada (Toserba) Sri Ratu di Jalan Pemuda, Semarang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rayakan Lebaran, Sri Mulyani: Hari Kemenangan yang Selalu Dinantikan

Sri bercerita, pada tahun 1990, sebelum munculnya mall dan shopping online, Toserba Sri Ratu adalah toko paling hits, top dan serba ada di Semarang.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNy8xLzE2NTMxMS81L3g4azVzazI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Persaingan sengit dan pergantian masa melahirkan pemain-pemain retail yang berbeda, namun Pisang Plenet Pak Tri masih bertahan dan tekun melayani pelanggan lebih 30 tahun yang bernostalgia seperti dirinya.



&quot;Ngangeni Masa Kecil Sampai Tuwe - tulisan di kaca kereta jualannya..sangat tepat. Waktu berlalu..hal baru datang dan pergi..tidak untuk Pak Tri dan Pisang Madu Plenetnya,&quot; tutup Sri.</description><content:encoded>SEMARANG -  Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati berbagi momen serunya ketika bertemu pedagang Pisang Madu Plenet Pak Tri khas Semarang saat melewati liburannya di Semarang, Jawa Tengah, Senin (24/4/2023) pagi.

&quot;Sewaktu jalan kaki di Jalan Pemuda Semarang, di depan toko Oen (yang masih tutup karena Lebaran) dan di dekat lokasi Lumpia Mbak Lien (Lumpia legendaris Semarang)- saya bertemu kembali pedagang &amp;ldquo;Pisang Madu Plenet Pak Tri&amp;rdquo; khas Semarang,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Semarang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Sri Mulyani Nikmati Libur Lebaran, Cicipi Soto Favorit!

Dia menyebu kalau hidangan ini berupa pisang kepok dibakar dan diplenet/dipencet/diplenyet sampai rata, Kemudian dioles mentega dan ditaburi coklat meses atau tepung gula putih.

&quot;Bau wangi khas pisang bakar yang sedikit gosong dan hangat dengan gurih mentega dan manis meises&amp;hellip;kombinasi yang menyenangkan lidah saya&amp;hellip;membawa nostalgia masa 1990an..&quot; ucapnya.

Dulu, dia mengaku dirinya sering membeli pisang plenet ini, karena Pak Tri sudah berdagang lebih 30 tahun. Lokasinya di depan Toko Serba Ada (Toserba) Sri Ratu di Jalan Pemuda, Semarang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rayakan Lebaran, Sri Mulyani: Hari Kemenangan yang Selalu Dinantikan

Sri bercerita, pada tahun 1990, sebelum munculnya mall dan shopping online, Toserba Sri Ratu adalah toko paling hits, top dan serba ada di Semarang.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNy8xLzE2NTMxMS81L3g4azVzazI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Persaingan sengit dan pergantian masa melahirkan pemain-pemain retail yang berbeda, namun Pisang Plenet Pak Tri masih bertahan dan tekun melayani pelanggan lebih 30 tahun yang bernostalgia seperti dirinya.



&quot;Ngangeni Masa Kecil Sampai Tuwe - tulisan di kaca kereta jualannya..sangat tepat. Waktu berlalu..hal baru datang dan pergi..tidak untuk Pak Tri dan Pisang Madu Plenetnya,&quot; tutup Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
