<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tantangan Perusahaan Terapkan 4 Hari Kerja dalam Seminggu</title><description>Penerapan kebijakan empat hari kerja dalam seminggu sangat menarik, tapi banyak tantangan yang dihadapi perusahaan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/25/320/2803489/tantangan-perusahaan-terapkan-4-hari-kerja-dalam-seminggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/25/320/2803489/tantangan-perusahaan-terapkan-4-hari-kerja-dalam-seminggu"/><item><title>Tantangan Perusahaan Terapkan 4 Hari Kerja dalam Seminggu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/25/320/2803489/tantangan-perusahaan-terapkan-4-hari-kerja-dalam-seminggu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/25/320/2803489/tantangan-perusahaan-terapkan-4-hari-kerja-dalam-seminggu</guid><pubDate>Selasa 25 April 2023 22:04 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/25/320/2803489/tantangan-perusahaan-terapkan-4-hari-kerja-dalam-seminggu-MXFaH5u9Yc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uji Coba Kerja 4 Hari dalam Seminggu. (Foto: Okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/25/320/2803489/tantangan-perusahaan-terapkan-4-hari-kerja-dalam-seminggu-MXFaH5u9Yc.jpg</image><title>Uji Coba Kerja 4 Hari dalam Seminggu. (Foto: Okezone.com/Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Penerapan kebijakan empat hari kerja dalam seminggu sangat menarik, tapi banyak tantangan yang dihadapi perusahaan. Bahkan dalam uji coba yang dilakukan di Inggris, tidak semua perusahaan bisa menerapkan kebijakan ini.
Beberapa perusahaan di Inggris memilih mundur dari uji coba ini. Pasalnya keputusan mengurangi jam kerja membuat tantangan baru yang timbul dari waktu kerja yang dipersingkat.
Meskipun ini hanya mencerminkan sebagian kecil dari peserta uji coba, itu berarti empat hari kerja dalam seminggu bukanlah solusi untuk semua bisnis.

BACA JUGA:
Perusahaan di Inggris Uji Coba Kerja 4 Hari, Hasilnya Mengejutkan

Misalnya perusahaan pemasok alat-alat teknik dan industri milik Mark Roderick, Allcap. Dirinya ikut menerapkan uji coba empat hari kerja dalam seminggu.
Setelah beroperasi dengan kecepatan penuh selama pandemi, Direktur Pelaksana Perusahaan yang berbasis di Gloucester ini berharap bahwa program percontohan enam bulan berarti dapat menawarkan hari istirahat ekstra kepada 40 orang di timnya.
&amp;ldquo;Kami melakukannya terlalu cepat. Kami terlambat bergabung dengan program ini, dan tahu bahwa mengimplementasikannya di lima lokasi akan menjadi tantangan terendiri. Tetapi kami ingin dapat memberikan waktu istirahat kepada staf kami selama musim panas,&amp;rdquo; ujar Roderick, dikutip dari BBC Indonesia, Selasa (25/4/2023).

BACA JUGA:
Pengusaha Singapura Diminta Terapkan Sistem Kerja 4 Hari Seminggu

Alih-alih menawarkan tiga hari libur di akhir pekan seperti kebanyakan perusahaan yang menerapkan, karyawan Allcap akan mendapatkan satu hari libur ekstra setiap dua minggu sekali.
&amp;ldquo;Kami adalah bisnis perdagangan. Pelanggan selalu menelepon untuk manufaktur dan komponen konstruksi,&amp;rdquo; kata Roderick.
&amp;ldquo;Karyawan kami sudah lebih dulu berkurang, jadi kami tidak dapat memberi staf satu hari libur tambahan setiap pekan,&amp;rdquo; tambahnya.Selain itu, Roderick mengatakan, penerapan model empat hari kerja dalam seminggu membuat perusahaannya dengan cepat mengalami masalah.
&amp;ldquo;Alih-alih 10 hari kerja normal, kami menemukan bahwa karyawan akan mengalami sembilan hari kerja ekstrem, begitu mereka mendapatkan hari libur yang dijadwalkan, mereka kelelahan. Setelah kami memperhitungkan liburan dan sakit, kami juga kesulitan mencari karyawan pengganti pada hari libur mereka,&amp;rdquo; ujarnya.
Oleh karena itu, Allcap memutuskan membatalkan uji cobanya dua bulan empat hari kerja dalam seminggu di tiga lokasi perdagangan utamanya (gudang dan pusat manufakturnya memiliki sumber daya untuk mengkompensasi empat hari kerja seminggu).
Di samping masalah kepegawaian, sifat industrinya telah membuat bekerja empat hari seminggu lebih sulit untuk diterapkan.
&amp;ldquo;Jika Anda bergerak di bidang layanan profesional, Anda sering mendapatkan pekerjaan berbasis proyek yang memberikan fleksibilitas lebih besar dalam memenuhi tenggat waktu. Di sini, kami punya mesin penggilingan, konter perdagangan, dan pengiriman sepanjang waktu &amp;ndash; bekerja dari rumah tidak mungkin dilakukan, jadi Anda memerlukan jumlah staf minimum di lokasi, atau bisnis Anda tidak jalan,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penerapan kebijakan empat hari kerja dalam seminggu sangat menarik, tapi banyak tantangan yang dihadapi perusahaan. Bahkan dalam uji coba yang dilakukan di Inggris, tidak semua perusahaan bisa menerapkan kebijakan ini.
Beberapa perusahaan di Inggris memilih mundur dari uji coba ini. Pasalnya keputusan mengurangi jam kerja membuat tantangan baru yang timbul dari waktu kerja yang dipersingkat.
Meskipun ini hanya mencerminkan sebagian kecil dari peserta uji coba, itu berarti empat hari kerja dalam seminggu bukanlah solusi untuk semua bisnis.

BACA JUGA:
Perusahaan di Inggris Uji Coba Kerja 4 Hari, Hasilnya Mengejutkan

Misalnya perusahaan pemasok alat-alat teknik dan industri milik Mark Roderick, Allcap. Dirinya ikut menerapkan uji coba empat hari kerja dalam seminggu.
Setelah beroperasi dengan kecepatan penuh selama pandemi, Direktur Pelaksana Perusahaan yang berbasis di Gloucester ini berharap bahwa program percontohan enam bulan berarti dapat menawarkan hari istirahat ekstra kepada 40 orang di timnya.
&amp;ldquo;Kami melakukannya terlalu cepat. Kami terlambat bergabung dengan program ini, dan tahu bahwa mengimplementasikannya di lima lokasi akan menjadi tantangan terendiri. Tetapi kami ingin dapat memberikan waktu istirahat kepada staf kami selama musim panas,&amp;rdquo; ujar Roderick, dikutip dari BBC Indonesia, Selasa (25/4/2023).

BACA JUGA:
Pengusaha Singapura Diminta Terapkan Sistem Kerja 4 Hari Seminggu

Alih-alih menawarkan tiga hari libur di akhir pekan seperti kebanyakan perusahaan yang menerapkan, karyawan Allcap akan mendapatkan satu hari libur ekstra setiap dua minggu sekali.
&amp;ldquo;Kami adalah bisnis perdagangan. Pelanggan selalu menelepon untuk manufaktur dan komponen konstruksi,&amp;rdquo; kata Roderick.
&amp;ldquo;Karyawan kami sudah lebih dulu berkurang, jadi kami tidak dapat memberi staf satu hari libur tambahan setiap pekan,&amp;rdquo; tambahnya.Selain itu, Roderick mengatakan, penerapan model empat hari kerja dalam seminggu membuat perusahaannya dengan cepat mengalami masalah.
&amp;ldquo;Alih-alih 10 hari kerja normal, kami menemukan bahwa karyawan akan mengalami sembilan hari kerja ekstrem, begitu mereka mendapatkan hari libur yang dijadwalkan, mereka kelelahan. Setelah kami memperhitungkan liburan dan sakit, kami juga kesulitan mencari karyawan pengganti pada hari libur mereka,&amp;rdquo; ujarnya.
Oleh karena itu, Allcap memutuskan membatalkan uji cobanya dua bulan empat hari kerja dalam seminggu di tiga lokasi perdagangan utamanya (gudang dan pusat manufakturnya memiliki sumber daya untuk mengkompensasi empat hari kerja seminggu).
Di samping masalah kepegawaian, sifat industrinya telah membuat bekerja empat hari seminggu lebih sulit untuk diterapkan.
&amp;ldquo;Jika Anda bergerak di bidang layanan profesional, Anda sering mendapatkan pekerjaan berbasis proyek yang memberikan fleksibilitas lebih besar dalam memenuhi tenggat waktu. Di sini, kami punya mesin penggilingan, konter perdagangan, dan pengiriman sepanjang waktu &amp;ndash; bekerja dari rumah tidak mungkin dilakukan, jadi Anda memerlukan jumlah staf minimum di lokasi, atau bisnis Anda tidak jalan,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
