<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Turun 2% Tertekan Penguatan Dolar</title><description>Harga minyak dunia turun lebih dari 2% pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2803827/harga-minyak-dunia-turun-2-tertekan-penguatan-dolar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2803827/harga-minyak-dunia-turun-2-tertekan-penguatan-dolar"/><item><title>Harga Minyak Dunia Turun 2% Tertekan Penguatan Dolar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2803827/harga-minyak-dunia-turun-2-tertekan-penguatan-dolar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2803827/harga-minyak-dunia-turun-2-tertekan-penguatan-dolar</guid><pubDate>Rabu 26 April 2023 07:44 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/26/320/2803827/harga-minyak-dunia-turun-2-tertekan-penguatan-dolar-cXSjriRHdG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/26/320/2803827/harga-minyak-dunia-turun-2-tertekan-penguatan-dolar-cXSjriRHdG.jpg</image><title>Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia turun lebih dari 2% pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga minyak mentah turun karena kekhawatiran atas resesi dan dolar yang lebih kuat melebihi harapan permintaan China yang lebih tinggi dan stok minyak mentah AS yang lebih rendah.
Dilansir dari Antara, Rabu (26/4/2023), minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni anjlok USD1,69 atau 2,15% menjadi USD77,07 per barel di New York Mercantile Exchange.

BACA JUGA:
Harga Minyak Dunia Naik, WTI Dibanderol USD80,86/Barel


Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni merosot USD1,96 atau 2,37% menjadi USD80,77 per barel di London ICE Futures Exchange.
Kekhawatiran atas sektor perbankan dan kenaikan suku bunga membebani pasar saham dan harga energi pada Selasa (25/4/2023) dengan dolar AS mencatatkan kenaikan yang kuat.

BACA JUGA:
Harga Minyak Dunia Turun imbas Dibukanya Ekspor dari Irak


Harga minyak merosot karena dolar menguat dan sinyal permintaan minyak mentah sebagian besar tetap bearish karena pemasok jasa-jasa minyak Halliburton mengisyaratkan bahwa pelanggan jelas termotivasi untuk memproduksi lebih banyak minyak dan gas, kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA, pemasok jasa-jasa perdagangan multi-aset daring.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dolar naik di tengah kekhawatiran yang mendalam tentang pendapatan  perusahaan dan ekonomi global. Dolar yang lebih kuat menekan permintaan  minyak karena membuat komoditas lebih mahal bagi pembeli yang memegang  mata uang lain.
Indeks kepercayaan konsumen AS merosot ke 101,3 pada April dari 104  pada Maret, menurut data yang dikeluarkan oleh The Conference Board pada  Selasa (25/4/2023) pagi.
&quot;Sementara penilaian konsumen yang relatif menguntungkan terhadap  lingkungan bisnis saat ini agak membaik pada April, ekspektasi mereka  turun dan tetap di bawah level yang sering menandakan resesi yang  membayangi dalam jangka pendek,&quot; kata Ataman Ozyildirim, direktur  ekonomi senior di The Conference Board.
Minyak WTI mundur ke level USD77 per barel karena permintaan untuk  aset-aset berisiko menurun di tengah kekhawatiran resesi, kata Vladimir  Zernov, analis pemasok informasi pasar FX Empire. Para pedagang sedang  menunggu data stok AS dari American Petroleum Institute (API) pada  Selasa (25/4/2023). Para analis memperkirakan persediaan minyak mentah  turun sekitar 1,7 juta barel.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia turun lebih dari 2% pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga minyak mentah turun karena kekhawatiran atas resesi dan dolar yang lebih kuat melebihi harapan permintaan China yang lebih tinggi dan stok minyak mentah AS yang lebih rendah.
Dilansir dari Antara, Rabu (26/4/2023), minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni anjlok USD1,69 atau 2,15% menjadi USD77,07 per barel di New York Mercantile Exchange.

BACA JUGA:
Harga Minyak Dunia Naik, WTI Dibanderol USD80,86/Barel


Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni merosot USD1,96 atau 2,37% menjadi USD80,77 per barel di London ICE Futures Exchange.
Kekhawatiran atas sektor perbankan dan kenaikan suku bunga membebani pasar saham dan harga energi pada Selasa (25/4/2023) dengan dolar AS mencatatkan kenaikan yang kuat.

BACA JUGA:
Harga Minyak Dunia Turun imbas Dibukanya Ekspor dari Irak


Harga minyak merosot karena dolar menguat dan sinyal permintaan minyak mentah sebagian besar tetap bearish karena pemasok jasa-jasa minyak Halliburton mengisyaratkan bahwa pelanggan jelas termotivasi untuk memproduksi lebih banyak minyak dan gas, kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA, pemasok jasa-jasa perdagangan multi-aset daring.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dolar naik di tengah kekhawatiran yang mendalam tentang pendapatan  perusahaan dan ekonomi global. Dolar yang lebih kuat menekan permintaan  minyak karena membuat komoditas lebih mahal bagi pembeli yang memegang  mata uang lain.
Indeks kepercayaan konsumen AS merosot ke 101,3 pada April dari 104  pada Maret, menurut data yang dikeluarkan oleh The Conference Board pada  Selasa (25/4/2023) pagi.
&quot;Sementara penilaian konsumen yang relatif menguntungkan terhadap  lingkungan bisnis saat ini agak membaik pada April, ekspektasi mereka  turun dan tetap di bawah level yang sering menandakan resesi yang  membayangi dalam jangka pendek,&quot; kata Ataman Ozyildirim, direktur  ekonomi senior di The Conference Board.
Minyak WTI mundur ke level USD77 per barel karena permintaan untuk  aset-aset berisiko menurun di tengah kekhawatiran resesi, kata Vladimir  Zernov, analis pemasok informasi pasar FX Empire. Para pedagang sedang  menunggu data stok AS dari American Petroleum Institute (API) pada  Selasa (25/4/2023). Para analis memperkirakan persediaan minyak mentah  turun sekitar 1,7 juta barel.</content:encoded></item></channel></rss>
