<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perputaran Uang pada Lebaran 2023 Diprediksi Tembus Rp92,3 Triliun</title><description>Perputaran uang selama periode libur Lebaran 2023 diprediksi mencapai Rp92,3 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2803974/perputaran-uang-pada-lebaran-2023-diprediksi-tembus-rp92-3-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2803974/perputaran-uang-pada-lebaran-2023-diprediksi-tembus-rp92-3-triliun"/><item><title>Perputaran Uang pada Lebaran 2023 Diprediksi Tembus Rp92,3 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2803974/perputaran-uang-pada-lebaran-2023-diprediksi-tembus-rp92-3-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2803974/perputaran-uang-pada-lebaran-2023-diprediksi-tembus-rp92-3-triliun</guid><pubDate>Rabu 26 April 2023 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/26/320/2803974/perputaran-uang-pada-lebaran-2023-diprediksi-tembus-rp92-3-triliun-2Jo4DdQNrV.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Perputaran uang lebaran (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/26/320/2803974/perputaran-uang-pada-lebaran-2023-diprediksi-tembus-rp92-3-triliun-2Jo4DdQNrV.jpeg</image><title>Perputaran uang lebaran (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Perputaran uang selama periode libur Lebaran 2023 diprediksi mencapai Rp92,3 triliun. Angka ini didapatkan melalui perhitungan berdasarkan jumlah pemudik yang diprediksi pemerintah mencapai 123,8 juta.
Waketum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang mengatakan, setidaknya terdapat sekitar 30,75 juta keluarga yang akan membawa Rp3 juta ke kampung halaman.

BACA JUGA:
Arus Balik Lebaran: 123.232 Orang Datangi Pulau Jawa Lewat Selat Sunda


&amp;ldquo;Jadi dari 123,8 itu kami bagi 4, karena anggapannya setidaknya 1 keluarga memiliki 4 anggota. Maka terdapat 30.752 juta keluarga yang mudik. Bila mereka membawa uang Rp3 Juta, maka perputaran uang mencapai Rp92,3 triliun,&amp;rdquo; ujar Waketum Kadin Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang pada program Market Review IDX Channel, Rabu (26/4/2023).
Menurutnya, realisasi perputaran uang selama libur lebaran berpotensi lebih besar dari angka prediksi tersebut. Hal ini terjadi karena momentum lebaran juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur ke tempat - tempat wisata. Sarman menyebutkan, tiket penerbangan ke Bali bahkan terjual habis.

BACA JUGA:
Mendag Laporan ke Presiden Jokowi: Harga Pangan Terkendali saat Lebaran


Selain itu, perputaran uang yang tinggi juga didasari oleh beberapa hal. Pertama, pencabutan kebijakan PPKM yang mendorong pergerakan masyarakat. Sarman mengatakan hal ini sesuai dengan teori ekonomi, di mana transaksi keuangan terjadi apabila manusia bergerak. Kedua, peningkatan jumlah uang beredar disinyalir menjadi faktor yang mendorong tingginya perputaran uang.
&amp;ldquo;Masyarakat mendapatkan tunjangan hari raya (THR) pada momentum ini. Dengan demikian bisa mendorong daya beli masyarakat,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNi8xLzE2NTU3OC81L3g4a2Y2Zmg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain perputaran uang yang mencapai Rp92,3 triliun yang disebutkan  sebelumnya, remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) disinyalir  mendorong peningkatan perputaran uang. Sarman menyebutkan, setidaknya  terdapat 10 provinsi yang menjadi penerima remitansi, yakni Jawa Tengah,  Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Bali, Sumatera Utara, Banten, dan  Yogyakarta.
&amp;ldquo;Di 2021, jumlah PMI kita mencapai 3,2 Juta. Bayangkan mereka  mengirimkan Rp5 Juta pada keluarga, jumlah perputaran uang sudah  mencapai Rp16 triliun,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Perputaran uang selama periode libur Lebaran 2023 diprediksi mencapai Rp92,3 triliun. Angka ini didapatkan melalui perhitungan berdasarkan jumlah pemudik yang diprediksi pemerintah mencapai 123,8 juta.
Waketum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang mengatakan, setidaknya terdapat sekitar 30,75 juta keluarga yang akan membawa Rp3 juta ke kampung halaman.

BACA JUGA:
Arus Balik Lebaran: 123.232 Orang Datangi Pulau Jawa Lewat Selat Sunda


&amp;ldquo;Jadi dari 123,8 itu kami bagi 4, karena anggapannya setidaknya 1 keluarga memiliki 4 anggota. Maka terdapat 30.752 juta keluarga yang mudik. Bila mereka membawa uang Rp3 Juta, maka perputaran uang mencapai Rp92,3 triliun,&amp;rdquo; ujar Waketum Kadin Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang pada program Market Review IDX Channel, Rabu (26/4/2023).
Menurutnya, realisasi perputaran uang selama libur lebaran berpotensi lebih besar dari angka prediksi tersebut. Hal ini terjadi karena momentum lebaran juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur ke tempat - tempat wisata. Sarman menyebutkan, tiket penerbangan ke Bali bahkan terjual habis.

BACA JUGA:
Mendag Laporan ke Presiden Jokowi: Harga Pangan Terkendali saat Lebaran


Selain itu, perputaran uang yang tinggi juga didasari oleh beberapa hal. Pertama, pencabutan kebijakan PPKM yang mendorong pergerakan masyarakat. Sarman mengatakan hal ini sesuai dengan teori ekonomi, di mana transaksi keuangan terjadi apabila manusia bergerak. Kedua, peningkatan jumlah uang beredar disinyalir menjadi faktor yang mendorong tingginya perputaran uang.
&amp;ldquo;Masyarakat mendapatkan tunjangan hari raya (THR) pada momentum ini. Dengan demikian bisa mendorong daya beli masyarakat,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNi8xLzE2NTU3OC81L3g4a2Y2Zmg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain perputaran uang yang mencapai Rp92,3 triliun yang disebutkan  sebelumnya, remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) disinyalir  mendorong peningkatan perputaran uang. Sarman menyebutkan, setidaknya  terdapat 10 provinsi yang menjadi penerima remitansi, yakni Jawa Tengah,  Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Bali, Sumatera Utara, Banten, dan  Yogyakarta.
&amp;ldquo;Di 2021, jumlah PMI kita mencapai 3,2 Juta. Bayangkan mereka  mengirimkan Rp5 Juta pada keluarga, jumlah perputaran uang sudah  mencapai Rp16 triliun,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
