<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan Stasiun Kereta Cepat di Halim Ditargetkan Rampung Juni 2023</title><description>Pembangunan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Halim rampung pada Juni 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2804211/pembangunan-stasiun-kereta-cepat-di-halim-ditargetkan-rampung-juni-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2804211/pembangunan-stasiun-kereta-cepat-di-halim-ditargetkan-rampung-juni-2023"/><item><title>Pembangunan Stasiun Kereta Cepat di Halim Ditargetkan Rampung Juni 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2804211/pembangunan-stasiun-kereta-cepat-di-halim-ditargetkan-rampung-juni-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/320/2804211/pembangunan-stasiun-kereta-cepat-di-halim-ditargetkan-rampung-juni-2023</guid><pubDate>Rabu 26 April 2023 19:25 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/26/320/2804211/pembangunan-stasiun-kereta-cepat-di-halim-ditargetkan-rampung-juni-2023-I4wsOsBy6l.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/26/320/2804211/pembangunan-stasiun-kereta-cepat-di-halim-ditargetkan-rampung-juni-2023-I4wsOsBy6l.JPG</image><title>Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menargetkan pembangunan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Halim rampung pada Juni 2023. Saat ini proses konstruksi terus dilakukan.

Corporate Secretary KCIC, Rahadian Ratry, mengatakan progres pembangunan stasiun kereta cepat Halim masih berjalan dan hampir rampung. Saat ini sedang dilakukan penyelesaian pekerjaan arsitektur berupa dinding, langit-langit, fasad, atap, mechanical, electrical, dan plumbing.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KCIC Sebut Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lebih Cepat dari Buatan Jepang

&quot;Saat ini pembangunan Stasiun KA Cepat Halim terus berjalan. Konstruksi struktur bangunan sudah hampir selesai dan saat ini sedang dilakukan percepatan penyelesaian untuk pekerjaan arsitektur yaitu dinding, langit-langit, fasad, dan atap serta pekerjaan mechanical, electrical dan plumbing,&quot; ujar Rahadian, Rabu (26/4/2023).

Dia memastikan, KCIC terus mengawal pembangunan Stasiun Halim agar pengerjaannya selesai tepat waktu dan dilanjutkan dengan tahapan-tahapan selanjutnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KCIC Minta Masa Konsesi Kereta Cepat Jadi 80 Tahun, Kemenhub: Harus Dilakukan Kajian&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Di lain sisi, area retail di stasiun kereta cepat akan dikelola PT Sarinah (Persero). Hal itu ditandai dengan penandatanganan MoU antara KCIC dan Sarinah terkait pengelolaan dan pemasaran area retail seluruh Stasiun KCJB dan Stasiun Integrasi LRT Halim.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wOS80LzE1ODQ4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sarinah sendiri dinilai berpengalaman mengembangkan suatu properti menjadi sebuah pusat aktivitas dan perbelanjaan masyarakat.



&quot;Stasiun kereta cepat Halim sendiri nantinya akan menjadi sebuah titik pertemuan bagi banyak orang yang menggunakan KCJB, LRT Jabodebek, dan berbagai moda transportasi lainnya&quot; tambah Rahadian.



KCIC juga terus mengoptimalkan berbagai potensi pendapatan dari sisi non farebox. Adapun bentuk-bentuk pengusahaan asetnya meliputi penyewaan properti, retail, advertising, parking, utilitas, dan lainnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menargetkan pembangunan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Halim rampung pada Juni 2023. Saat ini proses konstruksi terus dilakukan.

Corporate Secretary KCIC, Rahadian Ratry, mengatakan progres pembangunan stasiun kereta cepat Halim masih berjalan dan hampir rampung. Saat ini sedang dilakukan penyelesaian pekerjaan arsitektur berupa dinding, langit-langit, fasad, atap, mechanical, electrical, dan plumbing.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KCIC Sebut Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lebih Cepat dari Buatan Jepang

&quot;Saat ini pembangunan Stasiun KA Cepat Halim terus berjalan. Konstruksi struktur bangunan sudah hampir selesai dan saat ini sedang dilakukan percepatan penyelesaian untuk pekerjaan arsitektur yaitu dinding, langit-langit, fasad, dan atap serta pekerjaan mechanical, electrical dan plumbing,&quot; ujar Rahadian, Rabu (26/4/2023).

Dia memastikan, KCIC terus mengawal pembangunan Stasiun Halim agar pengerjaannya selesai tepat waktu dan dilanjutkan dengan tahapan-tahapan selanjutnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KCIC Minta Masa Konsesi Kereta Cepat Jadi 80 Tahun, Kemenhub: Harus Dilakukan Kajian&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Di lain sisi, area retail di stasiun kereta cepat akan dikelola PT Sarinah (Persero). Hal itu ditandai dengan penandatanganan MoU antara KCIC dan Sarinah terkait pengelolaan dan pemasaran area retail seluruh Stasiun KCJB dan Stasiun Integrasi LRT Halim.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wOS80LzE1ODQ4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sarinah sendiri dinilai berpengalaman mengembangkan suatu properti menjadi sebuah pusat aktivitas dan perbelanjaan masyarakat.



&quot;Stasiun kereta cepat Halim sendiri nantinya akan menjadi sebuah titik pertemuan bagi banyak orang yang menggunakan KCJB, LRT Jabodebek, dan berbagai moda transportasi lainnya&quot; tambah Rahadian.



KCIC juga terus mengoptimalkan berbagai potensi pendapatan dari sisi non farebox. Adapun bentuk-bentuk pengusahaan asetnya meliputi penyewaan properti, retail, advertising, parking, utilitas, dan lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
