<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tingkat Hunian Hotel di Nusa Dua Capai 78,37% Selama Libur Lebaran</title><description>Tingkat hunian hotel selama libur Lebaran 2023 membaik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/470/2803924/tingkat-hunian-hotel-di-nusa-dua-capai-78-37-selama-libur-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/470/2803924/tingkat-hunian-hotel-di-nusa-dua-capai-78-37-selama-libur-lebaran"/><item><title>Tingkat Hunian Hotel di Nusa Dua Capai 78,37% Selama Libur Lebaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/470/2803924/tingkat-hunian-hotel-di-nusa-dua-capai-78-37-selama-libur-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/26/470/2803924/tingkat-hunian-hotel-di-nusa-dua-capai-78-37-selama-libur-lebaran</guid><pubDate>Rabu 26 April 2023 11:25 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/26/470/2803924/tingkat-hunian-hotel-di-nusa-dua-capai-78-37-selama-libur-lebaran-O2fzbnV0s7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Okupansi Hotel (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/26/470/2803924/tingkat-hunian-hotel-di-nusa-dua-capai-78-37-selama-libur-lebaran-O2fzbnV0s7.jpg</image><title>Okupansi Hotel (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tingkat hunian hotel selama libur Lebaran 2023 membaik. General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, tingkat hunian rata-rata (occupancy rate) di Kawasan The Nusa Dua mencapai 78,37% pada periode libur lebaran 19 - 25 April 2023.
Angka tersebut meningkat 13,58% dibandingkan dengan tingkat okupansi pada Libur Lebaran 2022 yang sebesar 69%.

BACA JUGA:
Rayakan Momen Idul Fitri dengan Makan Spesial Bersama Keluarga di Next Hotel Yogyakarta

&amp;ldquo;Angka tersebut bahkan meningkat sangat pesat bila dibandingkan dengan tingkat okupansi libur Lebaran 2021 lalu yang hanya sebesar 11,14%,&amp;rdquo; ujar General Manager The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita dalam keterangan tertulis, Rabu (26/4/2023).
Selama periode libur Lebaran pada tahun ini, terdapat 18 hotel mencapai okupansi di atas 70%. Menurutnya, hal ini terjadi karena adanya peningkatan kunjungan wisata karena perekonomian masyarakat yang kembali pulih dan pencabutan kebijakan pembatasan.

BACA JUGA:
Belum Dapat Hotel Buat Mudik? Pesan di Mister Aladin Aja, Mulai dari Rp250.000!


Selain itu, terdapat berbagai strategi yang diterapkan oleh perusahaan untuk menarik wisatawan, yakni menyediakan berbagai promo dan menawarkan fasilitas serta atraksi yang menarik. Kedua hal tersebut dinilai mampu menarik wisatawan untuk menghabiskan momen libur Lebaran di Kawasan The Nusa Dua.
&amp;ldquo;Kami berharap momentum peningkatan ini dapat terus terjaga sepanjang tahun ini seiring dengan semakin maraknya kegiatan kepariwisataan yang akan berlangsung di Bali,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNi8xLzE2NTU3NS81L3g4a2Y0bmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ardita menjelaskan, tingkat okupansi hotel memang mengalami  peningkatan seiring dengan pemulihan ekonomi. Pada bulan Maret 2023,  tingkat okupansi di kawasan The Nusa Dua mencapai 60,25% atau tumbuh 82%  dibandingkan tingkat hunian Maret 2022 sebesar 33,11%.
Sedangkan kunjungan wisatawan, yang didominasi oleh wisatawan  mancanegara, pada Maret 2023 tumbuh sebesar 67,43%, yaitu 62.973 orang  dari 37.611 orang pada Maret 2022.
Peningkatan okupansi hotel sesuai dengan pernyataan Menteri  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi  Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno sebelumnya.  Ia memproyeksikan perputaran ekonomi saat momen mudik dan libur lebaran  tahun ini akan mencapai Rp240,1 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tingkat hunian hotel selama libur Lebaran 2023 membaik. General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, tingkat hunian rata-rata (occupancy rate) di Kawasan The Nusa Dua mencapai 78,37% pada periode libur lebaran 19 - 25 April 2023.
Angka tersebut meningkat 13,58% dibandingkan dengan tingkat okupansi pada Libur Lebaran 2022 yang sebesar 69%.

BACA JUGA:
Rayakan Momen Idul Fitri dengan Makan Spesial Bersama Keluarga di Next Hotel Yogyakarta

&amp;ldquo;Angka tersebut bahkan meningkat sangat pesat bila dibandingkan dengan tingkat okupansi libur Lebaran 2021 lalu yang hanya sebesar 11,14%,&amp;rdquo; ujar General Manager The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita dalam keterangan tertulis, Rabu (26/4/2023).
Selama periode libur Lebaran pada tahun ini, terdapat 18 hotel mencapai okupansi di atas 70%. Menurutnya, hal ini terjadi karena adanya peningkatan kunjungan wisata karena perekonomian masyarakat yang kembali pulih dan pencabutan kebijakan pembatasan.

BACA JUGA:
Belum Dapat Hotel Buat Mudik? Pesan di Mister Aladin Aja, Mulai dari Rp250.000!


Selain itu, terdapat berbagai strategi yang diterapkan oleh perusahaan untuk menarik wisatawan, yakni menyediakan berbagai promo dan menawarkan fasilitas serta atraksi yang menarik. Kedua hal tersebut dinilai mampu menarik wisatawan untuk menghabiskan momen libur Lebaran di Kawasan The Nusa Dua.
&amp;ldquo;Kami berharap momentum peningkatan ini dapat terus terjaga sepanjang tahun ini seiring dengan semakin maraknya kegiatan kepariwisataan yang akan berlangsung di Bali,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNi8xLzE2NTU3NS81L3g4a2Y0bmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ardita menjelaskan, tingkat okupansi hotel memang mengalami  peningkatan seiring dengan pemulihan ekonomi. Pada bulan Maret 2023,  tingkat okupansi di kawasan The Nusa Dua mencapai 60,25% atau tumbuh 82%  dibandingkan tingkat hunian Maret 2022 sebesar 33,11%.
Sedangkan kunjungan wisatawan, yang didominasi oleh wisatawan  mancanegara, pada Maret 2023 tumbuh sebesar 67,43%, yaitu 62.973 orang  dari 37.611 orang pada Maret 2022.
Peningkatan okupansi hotel sesuai dengan pernyataan Menteri  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi  Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno sebelumnya.  Ia memproyeksikan perputaran ekonomi saat momen mudik dan libur lebaran  tahun ini akan mencapai Rp240,1 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
