<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisnis Lesu, Perusahaan Daging Terbesar AS Bakal PHK Karyawan</title><description>Perusahaan daging terbesar Amerika Serikat, Tyson Foods Inc (TSN.N) akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/27/320/2804421/bisnis-lesu-perusahaan-daging-terbesar-as-bakal-phk-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/27/320/2804421/bisnis-lesu-perusahaan-daging-terbesar-as-bakal-phk-karyawan"/><item><title>Bisnis Lesu, Perusahaan Daging Terbesar AS Bakal PHK Karyawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/27/320/2804421/bisnis-lesu-perusahaan-daging-terbesar-as-bakal-phk-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/27/320/2804421/bisnis-lesu-perusahaan-daging-terbesar-as-bakal-phk-karyawan</guid><pubDate>Kamis 27 April 2023 11:09 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/27/320/2804421/bisnis-lesu-perusahaan-daging-terbesar-as-bakal-phk-karyawan-4CJQ929kHo.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Perusahaan Daging PHK massal (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/27/320/2804421/bisnis-lesu-perusahaan-daging-terbesar-as-bakal-phk-karyawan-4CJQ929kHo.jpeg</image><title>Perusahaan Daging PHK massal (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Perusahaan daging terbesar Amerika Serikat, Tyson Foods Inc (TSN.N) akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap  10% karyawan perusahaan. Hal ini disampaikan perusahaan melalui Kepala Eksekutif Tyson Foods Inc, Donnie King kepada karyawan pada hari Rabu (26/4).
PHK adalah langkah pemotongan biaya terbaru yang dilakukan lantaran perusahaan bergulat dengan penurunan laba dan perjuangan untuk meningkatkan hasil dalam bisnis ayam ikoniknya.

BACA JUGA:
Amazon PHK 9.000 Karyawan demi Penghematan


&quot;Kami akan mendorong efisiensi dengan berfokus pada inisiatif yang lebih sedikit dengan intensitas yang lebih besar dan menghilangkan duplikasi pekerjaan,&quot; ujar Kepala Eksekutif Tyson Foods Inc, Donnie King dilansir Reuters, Kamis (27/4/2023).
Diskusi dengan sebagian besar karyawan yang terkena dampak dijadwalkan berlangsung pada pekan ini. Saham ditutup 1,1% lebih rendah di USD 60,35 pada hari Rabu.

BACA JUGA:
Perusahaan 3M PHK 6.000 Karyawan demi Hemat Rp13,4 Triliun


Berdasarkan pengajuan peraturan (regulatory filings) Tyson memiliki sekitar 6.000 karyawan AS yang bekerja di kantor perusahaan pada 1 Oktober dan 118.000 pekerja di lokasi non-perusahaan seperti pabrik daging dan gudang.
Beberapa karyawan perusahaan sudah berhenti setelah perusahaan pada bulan Oktober memindahkan semua pekerjaan ke kantor pusatnya di Springdale, Arkansas. Kendati demikian, pengurangan 10% dalam peran perusahaan bukan terjadi karena karyawan memilih untuk meninggalkan perusahaan daripada pindah ke Arkansas.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS80LzE1OTA1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara untuk peran yang dihilangkan dalam kepemimpinan senior  sebagian besar adalah Wakil Presiden dan Wakil Presiden Senior, kata  juru bicara perusahaan.
Perusahaan memecat Chris Langholz sebagai presiden bisnis  internasionalnya pada bulan Agustus. Pada bulan September, perusahaan  mengatakan Noelle O'Mara, yang memimpin divisi makanan siap saji, telah  meninggalkan perusahaan. John R. Tyson, cicit dari pendiri perusahaan,  mengambil alih sebagai kepala keuangan.
&quot;Perubahan yang sering terjadi dalam tim kepemimpinan selama beberapa  tahun terakhir menunjukkan bahwa ada inefisiensi dalam kantor  perusahaan,&quot; kata analis ekuitas senior di CFRA Research, Arun Sundaram.
Perusahaan telah berjuang selama bertahun-tahun untuk meningkatkan  hasil dalam bisnis ayamnya dan mengatakan pada bulan Maret akan menutup  dua pabrik pengolahan AS yang memiliki hampir 1.700 karyawan.
Padahal, perusahaan pengemas daging secara umum mendapatkan masa  kejayaannya pada Pandemi karena adanya peningkatan permintaan.  Perusahaan bahkan meningkatkan gaji untuk pekerja pabrik pada periode  tersebut. Namun, mereka menghadapi margin operasi yang menurun dan harus  semakin bersaing untuk membeli ternak dan menjalankan pabrik dengan  biaya besar lantaran kapasitas penyembelihan dilakukan secara penuh.
Laba Tyson disesuaikan sebesar 85 sen per saham pada kuartal yang  berakhir 31 Desember, atau turun 70% dari tahun sebelumnya. Perusahaan  akan melaporkan hasil kuartalan berikutnya pada 8 Mei.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Perusahaan daging terbesar Amerika Serikat, Tyson Foods Inc (TSN.N) akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap  10% karyawan perusahaan. Hal ini disampaikan perusahaan melalui Kepala Eksekutif Tyson Foods Inc, Donnie King kepada karyawan pada hari Rabu (26/4).
PHK adalah langkah pemotongan biaya terbaru yang dilakukan lantaran perusahaan bergulat dengan penurunan laba dan perjuangan untuk meningkatkan hasil dalam bisnis ayam ikoniknya.

BACA JUGA:
Amazon PHK 9.000 Karyawan demi Penghematan


&quot;Kami akan mendorong efisiensi dengan berfokus pada inisiatif yang lebih sedikit dengan intensitas yang lebih besar dan menghilangkan duplikasi pekerjaan,&quot; ujar Kepala Eksekutif Tyson Foods Inc, Donnie King dilansir Reuters, Kamis (27/4/2023).
Diskusi dengan sebagian besar karyawan yang terkena dampak dijadwalkan berlangsung pada pekan ini. Saham ditutup 1,1% lebih rendah di USD 60,35 pada hari Rabu.

BACA JUGA:
Perusahaan 3M PHK 6.000 Karyawan demi Hemat Rp13,4 Triliun


Berdasarkan pengajuan peraturan (regulatory filings) Tyson memiliki sekitar 6.000 karyawan AS yang bekerja di kantor perusahaan pada 1 Oktober dan 118.000 pekerja di lokasi non-perusahaan seperti pabrik daging dan gudang.
Beberapa karyawan perusahaan sudah berhenti setelah perusahaan pada bulan Oktober memindahkan semua pekerjaan ke kantor pusatnya di Springdale, Arkansas. Kendati demikian, pengurangan 10% dalam peran perusahaan bukan terjadi karena karyawan memilih untuk meninggalkan perusahaan daripada pindah ke Arkansas.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS80LzE1OTA1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara untuk peran yang dihilangkan dalam kepemimpinan senior  sebagian besar adalah Wakil Presiden dan Wakil Presiden Senior, kata  juru bicara perusahaan.
Perusahaan memecat Chris Langholz sebagai presiden bisnis  internasionalnya pada bulan Agustus. Pada bulan September, perusahaan  mengatakan Noelle O'Mara, yang memimpin divisi makanan siap saji, telah  meninggalkan perusahaan. John R. Tyson, cicit dari pendiri perusahaan,  mengambil alih sebagai kepala keuangan.
&quot;Perubahan yang sering terjadi dalam tim kepemimpinan selama beberapa  tahun terakhir menunjukkan bahwa ada inefisiensi dalam kantor  perusahaan,&quot; kata analis ekuitas senior di CFRA Research, Arun Sundaram.
Perusahaan telah berjuang selama bertahun-tahun untuk meningkatkan  hasil dalam bisnis ayamnya dan mengatakan pada bulan Maret akan menutup  dua pabrik pengolahan AS yang memiliki hampir 1.700 karyawan.
Padahal, perusahaan pengemas daging secara umum mendapatkan masa  kejayaannya pada Pandemi karena adanya peningkatan permintaan.  Perusahaan bahkan meningkatkan gaji untuk pekerja pabrik pada periode  tersebut. Namun, mereka menghadapi margin operasi yang menurun dan harus  semakin bersaing untuk membeli ternak dan menjalankan pabrik dengan  biaya besar lantaran kapasitas penyembelihan dilakukan secara penuh.
Laba Tyson disesuaikan sebesar 85 sen per saham pada kuartal yang  berakhir 31 Desember, atau turun 70% dari tahun sebelumnya. Perusahaan  akan melaporkan hasil kuartalan berikutnya pada 8 Mei.</content:encoded></item></channel></rss>
