<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Dinamakan Mall? Ini Penjelasan Lengkapnya</title><description>Kenapa dinamakan mall? Pusat perbelanjaan di kota-kota mungkin menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk sekedar berbelanja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/27/470/2804573/kenapa-dinamakan-mall-ini-penjelasan-lengkapnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/27/470/2804573/kenapa-dinamakan-mall-ini-penjelasan-lengkapnya"/><item><title>Kenapa Dinamakan Mall? Ini Penjelasan Lengkapnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/27/470/2804573/kenapa-dinamakan-mall-ini-penjelasan-lengkapnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/27/470/2804573/kenapa-dinamakan-mall-ini-penjelasan-lengkapnya</guid><pubDate>Kamis 27 April 2023 21:06 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/27/470/2804573/kenapa-dinamakan-mall-ini-penjelasan-lengkapnya-1iWexHGovw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mal. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/27/470/2804573/kenapa-dinamakan-mall-ini-penjelasan-lengkapnya-1iWexHGovw.jpg</image><title>Mal. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kenapa dinamakan mall? Pusat perbelanjaan di kota-kota mungkin menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk sekedar berbelanja, berkumpul bersama teman dan keluarga atau pun hanya sekedar jalan-jalan.
Tempat yang selalu ramai ini yang disebut dengan Mall tersebut ternyata sebenarnya berasal dari bahasa Perancis &amp;lsquo;Maille&amp;rsquo; yang memiliki arti palu kayu  dengan tangkai panjang.

BACA JUGA:
9 Mall Paling Mewah dan Terkenal di Kota Medan

Dikutip dari situs gotomalls.com, Kamis (27/4/2023) disebutkan jika Maille tersebut dahulu digunakan untuk memukul bola dalam permainan kriket.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNi8xLzE2NTI3OC81L3g4azRsaDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dahulu kala di negara-negara Eropa seperti Itali, inggris, dan Perancis terdapat sebuah permainan sejenis kroket yang disebut &amp;lsquo;palle maille&amp;rsquo;.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Cerita Lucu di Hari Pertama Masuk Kantor: Ada yang Salah Pakai Seragam

Permainan ini dimainkan di lorong-lorong atau jalanan sepi yang tidak dilewati kendaraan. Karena hal tersebut, orang-orang kemudian mulai menyebut jalanan untuk bermainan sebagai &amp;lsquo;pall malls&amp;rsquo;.Dari situ munculah ide untuk berjualan mengingat ramainya pemain dan penonton yang ada di jalanan.
Kemudian para pengusaha mulai membuka toko di sepanjang tepi &amp;lsquo;pall malls&amp;rsquo;. Akhirnya semakin banyak toko yang buka disepanjang jalan.
Walaupuan permainan tersebut tidak dimainkan lagi, orang-orang masih senang berkunjung ke toko-toko tersebut. Dari situlah istilah mall lahir sebagai sebutan untuk pusat perbelanjaan.</description><content:encoded>JAKARTA - Kenapa dinamakan mall? Pusat perbelanjaan di kota-kota mungkin menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk sekedar berbelanja, berkumpul bersama teman dan keluarga atau pun hanya sekedar jalan-jalan.
Tempat yang selalu ramai ini yang disebut dengan Mall tersebut ternyata sebenarnya berasal dari bahasa Perancis &amp;lsquo;Maille&amp;rsquo; yang memiliki arti palu kayu  dengan tangkai panjang.

BACA JUGA:
9 Mall Paling Mewah dan Terkenal di Kota Medan

Dikutip dari situs gotomalls.com, Kamis (27/4/2023) disebutkan jika Maille tersebut dahulu digunakan untuk memukul bola dalam permainan kriket.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNi8xLzE2NTI3OC81L3g4azRsaDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dahulu kala di negara-negara Eropa seperti Itali, inggris, dan Perancis terdapat sebuah permainan sejenis kroket yang disebut &amp;lsquo;palle maille&amp;rsquo;.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Cerita Lucu di Hari Pertama Masuk Kantor: Ada yang Salah Pakai Seragam

Permainan ini dimainkan di lorong-lorong atau jalanan sepi yang tidak dilewati kendaraan. Karena hal tersebut, orang-orang kemudian mulai menyebut jalanan untuk bermainan sebagai &amp;lsquo;pall malls&amp;rsquo;.Dari situ munculah ide untuk berjualan mengingat ramainya pemain dan penonton yang ada di jalanan.
Kemudian para pengusaha mulai membuka toko di sepanjang tepi &amp;lsquo;pall malls&amp;rsquo;. Akhirnya semakin banyak toko yang buka disepanjang jalan.
Walaupuan permainan tersebut tidak dimainkan lagi, orang-orang masih senang berkunjung ke toko-toko tersebut. Dari situlah istilah mall lahir sebagai sebutan untuk pusat perbelanjaan.</content:encoded></item></channel></rss>
