<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral saat Pandemi, Kini Clubhouse PHK 50% Karyawan</title><description>Clubhouse segera melakukan Pemutusan Tenaga Kerja (PHK) terhadap 50% tenaga kerjanya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/28/320/2805322/viral-saat-pandemi-kini-clubhouse-phk-50-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/28/320/2805322/viral-saat-pandemi-kini-clubhouse-phk-50-karyawan"/><item><title>Viral saat Pandemi, Kini Clubhouse PHK 50% Karyawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/28/320/2805322/viral-saat-pandemi-kini-clubhouse-phk-50-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/28/320/2805322/viral-saat-pandemi-kini-clubhouse-phk-50-karyawan</guid><pubDate>Jum'at 28 April 2023 19:58 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/28/320/2805322/viral-saat-pandemi-kini-clubhouse-phk-50-karyawan-QLbVj3S4Yn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Clubhouse PHK Karyawan. (Foto: Okezone.com/PCMA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/28/320/2805322/viral-saat-pandemi-kini-clubhouse-phk-50-karyawan-QLbVj3S4Yn.jpg</image><title>Clubhouse PHK Karyawan. (Foto: Okezone.com/PCMA)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Platform streaming berbasis audio, Clubhouse segera melakukan Pemutusan Tenaga Kerja (PHK) terhadap 50% tenaga kerjanya. Hal ini dilakukan sebagai upaya melakukan strukturisasi ulang terhadap perusahaan dan berfokus pada tim yang lebih kecil.
Clubhouse mengatakan akan tetap memenuhi hak karyawan yang terkena PHK. Pertama, memberikan gaji penuh dan membayarkan asuransi kesehatan hingga 31 Agustus 2023.

BACA JUGA:
Dropbox PHK 16% Karyawan Gegara Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kedua, mempercepat pemberian ekuitas. Ketiga, memberikan laptop perusahaan kepada yang terdampak. Terakhir, memberikan dukungan karier.
&amp;ldquo;Kami perlu mengatur ulang perusahaan, menghilangkan peran dan membawanya ke tim yang lebih kecil dan berfokus pada produk,&amp;rdquo; ujar Founder Clubhouse, Paul Davison dan Rohan Seth dalam note kepada karyawan, dilansir website resmi Clubhouse, Jumat (28/4/2023).
Sebelumnya, platform ini sangat viral ketika pandemi. Hampir seluruh kalangan memanfaatkan Clubhouse untuk melakukan diskusi mengenai topik tertentu. Bahkan, diketahui valuasi perusahaan berhasil meningkat dari USD 1 juta menjadi USD 4 miliar dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun.

BACA JUGA:
Bisnis Lesu, Perusahaan Daging Terbesar AS Bakal PHK Karyawan

Namun, jumlah pengguna Clubhouse terus mengalami penurunan yang sangat drastis setelah pandemi. Hal ini tentu membuat kondisi keuangan perusahaan kian menurun hingga terpaksa harus melakukan PHK massal.Kendati demikian, perusahaan mengklaim memiliki modal yang cukup untuk melanjutkan bisnisnya. Sehingga mereka meminta karyawan yang tersisa untuk tidak khawatir.
&amp;ldquo;Kami ingin anda tahu bahwa kami membuat perubahan ini untuk memastikan bahwa masa depan kami kuat,&amp;rdquo; pungkasnya.
Terlepas dari PHK, Davison dan Seth mengklaim bahwa perusahaan masih berkomitmen pada visinya untuk membangun produk yang lebih baik. Visi untuk Clubhouse 2.0 akan bertujuan untuk pulih lebih cepat dan membangun produk yang tepat.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Platform streaming berbasis audio, Clubhouse segera melakukan Pemutusan Tenaga Kerja (PHK) terhadap 50% tenaga kerjanya. Hal ini dilakukan sebagai upaya melakukan strukturisasi ulang terhadap perusahaan dan berfokus pada tim yang lebih kecil.
Clubhouse mengatakan akan tetap memenuhi hak karyawan yang terkena PHK. Pertama, memberikan gaji penuh dan membayarkan asuransi kesehatan hingga 31 Agustus 2023.

BACA JUGA:
Dropbox PHK 16% Karyawan Gegara Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kedua, mempercepat pemberian ekuitas. Ketiga, memberikan laptop perusahaan kepada yang terdampak. Terakhir, memberikan dukungan karier.
&amp;ldquo;Kami perlu mengatur ulang perusahaan, menghilangkan peran dan membawanya ke tim yang lebih kecil dan berfokus pada produk,&amp;rdquo; ujar Founder Clubhouse, Paul Davison dan Rohan Seth dalam note kepada karyawan, dilansir website resmi Clubhouse, Jumat (28/4/2023).
Sebelumnya, platform ini sangat viral ketika pandemi. Hampir seluruh kalangan memanfaatkan Clubhouse untuk melakukan diskusi mengenai topik tertentu. Bahkan, diketahui valuasi perusahaan berhasil meningkat dari USD 1 juta menjadi USD 4 miliar dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun.

BACA JUGA:
Bisnis Lesu, Perusahaan Daging Terbesar AS Bakal PHK Karyawan

Namun, jumlah pengguna Clubhouse terus mengalami penurunan yang sangat drastis setelah pandemi. Hal ini tentu membuat kondisi keuangan perusahaan kian menurun hingga terpaksa harus melakukan PHK massal.Kendati demikian, perusahaan mengklaim memiliki modal yang cukup untuk melanjutkan bisnisnya. Sehingga mereka meminta karyawan yang tersisa untuk tidak khawatir.
&amp;ldquo;Kami ingin anda tahu bahwa kami membuat perubahan ini untuk memastikan bahwa masa depan kami kuat,&amp;rdquo; pungkasnya.
Terlepas dari PHK, Davison dan Seth mengklaim bahwa perusahaan masih berkomitmen pada visinya untuk membangun produk yang lebih baik. Visi untuk Clubhouse 2.0 akan bertujuan untuk pulih lebih cepat dan membangun produk yang tepat.</content:encoded></item></channel></rss>
