<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bidik Cuan, Elon Musk Bakal Pungut 10% Konten Berlangganan di Twitter</title><description>Elon Musk mengumumkan bahwa platform media sosial itu baru akan menerapkan pungutan 10%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/30/320/2805865/bidik-cuan-elon-musk-bakal-pungut-10-konten-berlangganan-di-twitter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/30/320/2805865/bidik-cuan-elon-musk-bakal-pungut-10-konten-berlangganan-di-twitter"/><item><title>Bidik Cuan, Elon Musk Bakal Pungut 10% Konten Berlangganan di Twitter</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/30/320/2805865/bidik-cuan-elon-musk-bakal-pungut-10-konten-berlangganan-di-twitter</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/30/320/2805865/bidik-cuan-elon-musk-bakal-pungut-10-konten-berlangganan-di-twitter</guid><pubDate>Minggu 30 April 2023 09:44 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/30/320/2805865/bidik-cuan-elon-musk-bakal-pungut-10-konten-berlangganan-di-twitter-ohGCZYUFfP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Elon Musk (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/30/320/2805865/bidik-cuan-elon-musk-bakal-pungut-10-konten-berlangganan-di-twitter-ohGCZYUFfP.jpg</image><title>Elon Musk (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - CEO Twitter Elon Musk mengumumkan bahwa platform media sosial itu baru akan menerapkan pungutan 10% untuk konten berlangganan setelah tahun pertama.
Dilansir oleh VOA Indonesia, Minggu (30/4/2023), langkah itu adalah strategi Twitter meraup cuan dari konten website untuk mendiversifikasi sumber-sumber penghasilan.

BACA JUGA:
Harta Bos Louis Vuitton Lebih Banyak Rp1.000 Triliun Dibanding Elon Musk

Awal bulan ini, Elon mengatakan pengguna Twitter bisa menawarkan para pengikut mereka untuk berlangganan konten, termasuk teks panjang dan video berdurasi beberapa jam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNy8xLzE2NTAyNS81L3g4anYwaDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia juga pernah mengatakan Twitter tidak akan mengambil pungutan untuk 12 bulan pertama untuk konten berlangganan.

BACA JUGA:
LVMH Vs Tesla, Harta Kekayaan Bernard Arnault Lebih Banyak Rp1.000 Triliun dari Elon Musk&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Elon telah menerapkan berbagai perubahan pada Twitter untuk meningkatkan pemasukan setelah pendapatan dari iklan anjlok tahun lalu menjelang akuisisi Twitter senilai USD44 miliar.Akuisisi Twitter oleh Elon rampung pada Oktober 2022.
Dia menambahkan perusahaan akan menurunkan pungutan untuk berlangganan melalui iOS dan platform menjadi 15% pada tahun kedua, dari 30% pada tahun pertama.</description><content:encoded>JAKARTA - CEO Twitter Elon Musk mengumumkan bahwa platform media sosial itu baru akan menerapkan pungutan 10% untuk konten berlangganan setelah tahun pertama.
Dilansir oleh VOA Indonesia, Minggu (30/4/2023), langkah itu adalah strategi Twitter meraup cuan dari konten website untuk mendiversifikasi sumber-sumber penghasilan.

BACA JUGA:
Harta Bos Louis Vuitton Lebih Banyak Rp1.000 Triliun Dibanding Elon Musk

Awal bulan ini, Elon mengatakan pengguna Twitter bisa menawarkan para pengikut mereka untuk berlangganan konten, termasuk teks panjang dan video berdurasi beberapa jam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNy8xLzE2NTAyNS81L3g4anYwaDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia juga pernah mengatakan Twitter tidak akan mengambil pungutan untuk 12 bulan pertama untuk konten berlangganan.

BACA JUGA:
LVMH Vs Tesla, Harta Kekayaan Bernard Arnault Lebih Banyak Rp1.000 Triliun dari Elon Musk&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Elon telah menerapkan berbagai perubahan pada Twitter untuk meningkatkan pemasukan setelah pendapatan dari iklan anjlok tahun lalu menjelang akuisisi Twitter senilai USD44 miliar.Akuisisi Twitter oleh Elon rampung pada Oktober 2022.
Dia menambahkan perusahaan akan menurunkan pungutan untuk berlangganan melalui iOS dan platform menjadi 15% pada tahun kedua, dari 30% pada tahun pertama.</content:encoded></item></channel></rss>
