<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Phapros (PEHA) Turun 15,9% Jadi Rp4,7 Miliar di Kuartal I-2023</title><description>Laba PT Phapros Tbk (PEHA) mengalami penurunan 15,9% menjadi Rp4,70 miliar di tiga bulan pertama tahun 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/278/2806770/laba-phapros-peha-turun-15-9-jadi-rp4-7-miliar-di-kuartal-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/278/2806770/laba-phapros-peha-turun-15-9-jadi-rp4-7-miliar-di-kuartal-i-2023"/><item><title>Laba Phapros (PEHA) Turun 15,9% Jadi Rp4,7 Miliar di Kuartal I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/278/2806770/laba-phapros-peha-turun-15-9-jadi-rp4-7-miliar-di-kuartal-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/278/2806770/laba-phapros-peha-turun-15-9-jadi-rp4-7-miliar-di-kuartal-i-2023</guid><pubDate>Selasa 02 Mei 2023 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/02/278/2806770/laba-phapros-peha-turun-15-9-jadi-rp4-7-miliar-di-kuartal-i-2023-S9EkdSrhFV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Phapros alami penurunan (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/02/278/2806770/laba-phapros-peha-turun-15-9-jadi-rp4-7-miliar-di-kuartal-i-2023-S9EkdSrhFV.jpg</image><title>Laba Phapros alami penurunan (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Phapros Tbk (PEHA) mengalami penurunan 15,9% menjadi Rp4,70 miliar di tiga bulan pertama tahun 2023. Laba PEHA turun 15,91% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,59 miliar.
Di samping itu, penjualan emiten farmasi ini juga susut 3,07% menjadi Rp260,97 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp269,25 miliar. Berdasarkan produknya, segmen produk obat resep bermerek atau etikal mencatatkan penjualan sebesar Rp76,88 miliar.

BACA JUGA:
18 Aksi Emiten Hari Ini, Ada Pembayaran Dividen ROTI hingga SIDO 


&amp;ldquo;Kontribusi terbesar disumbangkan oleh produk Dextamine yang tumbuh lebih dari 60% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, dan produk Pehacain Injeksi tumbuh lebih dari 37%,&amp;rdquo; kata Direktur Utama PEHA, Hadi Kardoko dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (2/5/2023).
Selanjutnya, segmen produk obat generik berlogo (OGB) mencatatkan penjualan sebesar Rp144,80 miliar, produk tablet tambah darah dan Omeprazole merupakan kontributor pertumbuhan dari segmen ini.

BACA JUGA:
Emiten PO Bus (WEHA) Kantongi Laba Rp5,16 Miliar di Kuartal I-2023, Naik 237%


Penjualan produk over the counter (OTC) atau obat-obatan yang bisa dibeli tanpa resep dokter tercatat sebesar Rp34,04 miliar, serta segmen toll-in mencatatkan penjualan sebesar Rp5,23 miliar.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan PEHA di kuartal I 2023 tercatat sebesar Rp126,55 miliar, turun dari sebelumnya sebesar Rp133,81 miliar. Sementara itu, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp115,85 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp117,15 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Total nilai aset PEHA per Maret 2023 tercatat sebesar Rp1,79 triliun,  turun tipis dari posisi akhir tahun lalu yang sebesar Rp1,80 triliun.  Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,01 triliun dan ekuitas sebesar  Rp777,80 miliar.
Hingga akhir tahun 2023, manajemen PEHA optimistis kinerja akan terus  bertumbuh. Adapun, lini usaha yang dioptimalkan untuk menunjang kinerja  PEHA yakni segmen produk etikal, di mana perseroan akan memiliki lebih  banyak produk obat resep bermerek dibandingkan obat generik.
Hadi menyebut, perseroan kinerja perseroan akan tetap tumbuh seiring  dengan akan diluncurkannya 8-10 produk baru dari beberapa kelas terapi,  terutama di pilar etikal.
&amp;ldquo;Pertumbuhan di pilar etikal ini adalah salah satu strategi kami agar  di akhir tahun 2023, portfolio produk baru Phapros akan terdiri dari  lebih dari 60% branded dan sisanya generik,&amp;rdquo; ujar Hadi.
Di samping itu, pasar ekspor juga masih terbuka cukup lebar bagi  produk seperti multivitamin, antibiotik, anti analgesik, produk untuk  menyamankan perjalanan, antialergi hingga antituberkulosis.
&amp;ldquo;Kami optimistis bisa meningkatkan growth net sales di akhir 2023,  karena masih banyak negara-negara lain yang akan menjadi target  Phapros,&amp;rdquo; imbuh Hadi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Phapros Tbk (PEHA) mengalami penurunan 15,9% menjadi Rp4,70 miliar di tiga bulan pertama tahun 2023. Laba PEHA turun 15,91% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,59 miliar.
Di samping itu, penjualan emiten farmasi ini juga susut 3,07% menjadi Rp260,97 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp269,25 miliar. Berdasarkan produknya, segmen produk obat resep bermerek atau etikal mencatatkan penjualan sebesar Rp76,88 miliar.

BACA JUGA:
18 Aksi Emiten Hari Ini, Ada Pembayaran Dividen ROTI hingga SIDO 


&amp;ldquo;Kontribusi terbesar disumbangkan oleh produk Dextamine yang tumbuh lebih dari 60% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, dan produk Pehacain Injeksi tumbuh lebih dari 37%,&amp;rdquo; kata Direktur Utama PEHA, Hadi Kardoko dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (2/5/2023).
Selanjutnya, segmen produk obat generik berlogo (OGB) mencatatkan penjualan sebesar Rp144,80 miliar, produk tablet tambah darah dan Omeprazole merupakan kontributor pertumbuhan dari segmen ini.

BACA JUGA:
Emiten PO Bus (WEHA) Kantongi Laba Rp5,16 Miliar di Kuartal I-2023, Naik 237%


Penjualan produk over the counter (OTC) atau obat-obatan yang bisa dibeli tanpa resep dokter tercatat sebesar Rp34,04 miliar, serta segmen toll-in mencatatkan penjualan sebesar Rp5,23 miliar.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan PEHA di kuartal I 2023 tercatat sebesar Rp126,55 miliar, turun dari sebelumnya sebesar Rp133,81 miliar. Sementara itu, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp115,85 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp117,15 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Total nilai aset PEHA per Maret 2023 tercatat sebesar Rp1,79 triliun,  turun tipis dari posisi akhir tahun lalu yang sebesar Rp1,80 triliun.  Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,01 triliun dan ekuitas sebesar  Rp777,80 miliar.
Hingga akhir tahun 2023, manajemen PEHA optimistis kinerja akan terus  bertumbuh. Adapun, lini usaha yang dioptimalkan untuk menunjang kinerja  PEHA yakni segmen produk etikal, di mana perseroan akan memiliki lebih  banyak produk obat resep bermerek dibandingkan obat generik.
Hadi menyebut, perseroan kinerja perseroan akan tetap tumbuh seiring  dengan akan diluncurkannya 8-10 produk baru dari beberapa kelas terapi,  terutama di pilar etikal.
&amp;ldquo;Pertumbuhan di pilar etikal ini adalah salah satu strategi kami agar  di akhir tahun 2023, portfolio produk baru Phapros akan terdiri dari  lebih dari 60% branded dan sisanya generik,&amp;rdquo; ujar Hadi.
Di samping itu, pasar ekspor juga masih terbuka cukup lebar bagi  produk seperti multivitamin, antibiotik, anti analgesik, produk untuk  menyamankan perjalanan, antialergi hingga antituberkulosis.
&amp;ldquo;Kami optimistis bisa meningkatkan growth net sales di akhir 2023,  karena masih banyak negara-negara lain yang akan menjadi target  Phapros,&amp;rdquo; imbuh Hadi.</content:encoded></item></channel></rss>
