<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Telkom Untung Rp6,4 Triliun dalam 3 Bulan di 2023</title><description>PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) atau Telkom untung Rp6,4 triliun di tiga bulan pertama 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/278/2806865/telkom-untung-rp6-4-triliun-dalam-3-bulan-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/278/2806865/telkom-untung-rp6-4-triliun-dalam-3-bulan-di-2023"/><item><title>Telkom Untung Rp6,4 Triliun dalam 3 Bulan di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/278/2806865/telkom-untung-rp6-4-triliun-dalam-3-bulan-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/278/2806865/telkom-untung-rp6-4-triliun-dalam-3-bulan-di-2023</guid><pubDate>Selasa 02 Mei 2023 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/02/278/2806865/telkom-untung-rp6-4-triliun-dalam-3-bulan-di-2023-jhnCIYfCIa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Telkom raup laba di kuartal I 2023 (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/02/278/2806865/telkom-untung-rp6-4-triliun-dalam-3-bulan-di-2023-jhnCIYfCIa.jpg</image><title>Telkom raup laba di kuartal I 2023 (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) atau Telkom untung Rp6,4 triliun di tiga bulan pertama 2023. Sementara pendapatan capai Rp36,1 triliun atau tumbuh 2,5% YoY dengan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) Rp18,9 triliun.
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, tahun ini Telkom akan semakin gencar mengimplementasikan strategi Five Bold Moves, yakni FMC, Data Center Co, Infra Co, B2B Digital IT Service Co, dan DigiCo demi menciptakan value yang optimal dan keberlangsungan perusahaan yang semakin baik ke depannya.

BACA JUGA:
Merger, Telkom Segera Integrasikan IndiHome ke Telkomsel


&amp;ldquo;Kinerja tiga bulan pertama tahun 2023 ini menjadi awal yang baik dan motivasi bagi TelkomGroup untuk dapat terus memberikan pencapaian dan kontribusi terbaik bagi perusahaan, pelanggan, masyarakat dan negara,&amp;rdquo; ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Selasa (2/5/2023).
Pada segmen Mobile, Telkomsel selaku anak usaha Telkom membukukan pendapatan Rp21,5 triliun atau tumbuh 1,1% dari periode yang sama tahun lalu. Digital Business menjadi kontributor pertumbuhan kinerja dengan kontribusi sebesar 84,4% dari total pendapatan.

BACA JUGA:
Erick Thohir Pede Kapitalisasi Telkom Capai Rp500 Triliun di 2025


Segmen ini tumbuh positif 7,1% YoY mencapai Rp18,2 triliun dibanding periode yang sama di tahun 2022. Telkomsel melayani 151,1 juta pelanggan dengan data payload yang tumbuh positif hingga 11,0 % YoY menjadi 4.217.405 TB dan konsumsi payload menyentuh 12.324 MB per pengguna layanan data atau tumbuh 11,7% YoY.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pada segmen Consumer, pendapatan IndiHome tercatat sebesar Rp7,2  triliun atau tumbuh positif 5,0 % dari periode yang sama tahun lalu,  dengan kontribusi 19,9% dari total pendapatan Perseroan dan EBITDA yang  stabil pada kisaran 50%. Pertumbuhan pelanggan IndiHome sebesar 7,0%  dari akhir tahun lalu menjadi 9,4 juta pelanggan, 65% di antaranya  merupakan pelanggan Dual Play dan 35% pelanggan Triple Play. ARPU  IndiHome berada pada kisaran harga Rp264 ribu
Pada segmen Enterprise, perseroan mencatat kinerja sebesar Rp4,5  triliun atau tumbuh 7,8% YoY dengan layanan B2B Digital IT Services dan  Enterprise Connectivity sebagai kontributor utama pendapatan. Telkom  terus memperkuat kapabilitas di bisnis cloud melalui kerja sama  strategis dengan pemain teknologi global, di samping terus meningkatkan  kualitas dalam memberikan solusi digital kepada pelanggan. Sementara itu  pendapatan segmen Wholesale and International tumbuh 4,0% YoY menjadi  Rp4,0 triliun dikontribusi pertumbuhan pada bisnis layanan suara  wholesale internasional dan bisnis infrastruktur digital.
Pada bisnis tower, Mitratel selaku anak usaha Telkom menutup triwulan  pertama 2023 ini dengan kepemilikan sebanyak 36.439 unit tower dengan  tenancy ratio 1,46x. Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp2,1  triliun atau tumbuh 9,9% YoY, yang utamanya didorong oleh perolehan dari  sewa menara. EBITDA dan laba bersih perusahaan pada tiga bulan pertama  tahun ini tumbuh 16,2% dan 9,1% YoY. Demi memperkuat portofolio bisnis,  Mitratel mengembangkan bisnis Fiber-to-the-Tower dengan membangun 19.496  km fiber optik dan mengakuisisi kabel lainnya sepanjang 6.012 km.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) atau Telkom untung Rp6,4 triliun di tiga bulan pertama 2023. Sementara pendapatan capai Rp36,1 triliun atau tumbuh 2,5% YoY dengan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) Rp18,9 triliun.
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, tahun ini Telkom akan semakin gencar mengimplementasikan strategi Five Bold Moves, yakni FMC, Data Center Co, Infra Co, B2B Digital IT Service Co, dan DigiCo demi menciptakan value yang optimal dan keberlangsungan perusahaan yang semakin baik ke depannya.

BACA JUGA:
Merger, Telkom Segera Integrasikan IndiHome ke Telkomsel


&amp;ldquo;Kinerja tiga bulan pertama tahun 2023 ini menjadi awal yang baik dan motivasi bagi TelkomGroup untuk dapat terus memberikan pencapaian dan kontribusi terbaik bagi perusahaan, pelanggan, masyarakat dan negara,&amp;rdquo; ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Selasa (2/5/2023).
Pada segmen Mobile, Telkomsel selaku anak usaha Telkom membukukan pendapatan Rp21,5 triliun atau tumbuh 1,1% dari periode yang sama tahun lalu. Digital Business menjadi kontributor pertumbuhan kinerja dengan kontribusi sebesar 84,4% dari total pendapatan.

BACA JUGA:
Erick Thohir Pede Kapitalisasi Telkom Capai Rp500 Triliun di 2025


Segmen ini tumbuh positif 7,1% YoY mencapai Rp18,2 triliun dibanding periode yang sama di tahun 2022. Telkomsel melayani 151,1 juta pelanggan dengan data payload yang tumbuh positif hingga 11,0 % YoY menjadi 4.217.405 TB dan konsumsi payload menyentuh 12.324 MB per pengguna layanan data atau tumbuh 11,7% YoY.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pada segmen Consumer, pendapatan IndiHome tercatat sebesar Rp7,2  triliun atau tumbuh positif 5,0 % dari periode yang sama tahun lalu,  dengan kontribusi 19,9% dari total pendapatan Perseroan dan EBITDA yang  stabil pada kisaran 50%. Pertumbuhan pelanggan IndiHome sebesar 7,0%  dari akhir tahun lalu menjadi 9,4 juta pelanggan, 65% di antaranya  merupakan pelanggan Dual Play dan 35% pelanggan Triple Play. ARPU  IndiHome berada pada kisaran harga Rp264 ribu
Pada segmen Enterprise, perseroan mencatat kinerja sebesar Rp4,5  triliun atau tumbuh 7,8% YoY dengan layanan B2B Digital IT Services dan  Enterprise Connectivity sebagai kontributor utama pendapatan. Telkom  terus memperkuat kapabilitas di bisnis cloud melalui kerja sama  strategis dengan pemain teknologi global, di samping terus meningkatkan  kualitas dalam memberikan solusi digital kepada pelanggan. Sementara itu  pendapatan segmen Wholesale and International tumbuh 4,0% YoY menjadi  Rp4,0 triliun dikontribusi pertumbuhan pada bisnis layanan suara  wholesale internasional dan bisnis infrastruktur digital.
Pada bisnis tower, Mitratel selaku anak usaha Telkom menutup triwulan  pertama 2023 ini dengan kepemilikan sebanyak 36.439 unit tower dengan  tenancy ratio 1,46x. Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp2,1  triliun atau tumbuh 9,9% YoY, yang utamanya didorong oleh perolehan dari  sewa menara. EBITDA dan laba bersih perusahaan pada tiga bulan pertama  tahun ini tumbuh 16,2% dan 9,1% YoY. Demi memperkuat portofolio bisnis,  Mitratel mengembangkan bisnis Fiber-to-the-Tower dengan membangun 19.496  km fiber optik dan mengakuisisi kabel lainnya sepanjang 6.012 km.</content:encoded></item></channel></rss>
