<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Tahunan April 2023 Tembus 4,33%, Ini Penyebabnya</title><description>Inflasi tahunan April 2023 tembus  4,33% (yoy).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806780/inflasi-tahunan-april-2023-tembus-4-33-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806780/inflasi-tahunan-april-2023-tembus-4-33-ini-penyebabnya"/><item><title>Inflasi Tahunan April 2023 Tembus 4,33%, Ini Penyebabnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806780/inflasi-tahunan-april-2023-tembus-4-33-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806780/inflasi-tahunan-april-2023-tembus-4-33-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Selasa 02 Mei 2023 12:51 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/02/320/2806780/inflasi-tahunan-april-2023-tembus-4-33-ini-penyebabnya-O94T8yYflw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi April 2023 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/02/320/2806780/inflasi-tahunan-april-2023-tembus-4-33-ini-penyebabnya-O94T8yYflw.jpg</image><title>Inflasi April 2023 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Inflasi tahunan April 2023 tembus  4,33% (yoy). Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono mengatakan bahwa secara komponen, inflasi tahunan dominan disumbang oleh komponen harga diatur pemerintah (administered prices).
&quot;Komponen administered prices mengalami inflasi tahunan sebesar 10,32% dan ini lebih rendah dibandingkan 11,56% di Maret 2023. Andilnya terhadap inflasi di bulan April sebesar 1,85%,&quot; ujar Margo dalam Rilis BPS di Jakarta, Selasa (2/5/2023).

BACA JUGA:
Inflasi April 2023 Lebih Tinggi, Ini Biang Keroknya


Tekanan inflasi administered prices ini secara tahunan masih tinggi namun menunjukkan tren penurunan sejak Januari 2023. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi selama setahun terakhir adalah bensin, rokok kretek filter, tarif angkutan udara, bahan bakar rumah tangga, dan tarif angkutan dalam kota.
&quot;Komponen inti mengalami inflasi tahunan sebesar 2,83%, lebih rendah dibandingkan Maret 2023 sebesar 2,94%. Komponen inti memberikan andil kepada inflasi bulan April sebesar 1,84%,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Inflasi April 2023 Tembus 0,33%, Efek Ada Lebaran


Margo mencatat, komoditas di komponen inti yang memberikan andil inflasi diantaranya adalah tarif kontrak rumah, sewa rumah, biaya perguruan tinggi, upah asisten rumah tangga, emas perhiasan, dan nasi dengan lauk.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMS80LzE2MzU0NC81L3g4ajVkbng=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, pada komponen harga bergejolak terjadi inflasi sebesar  3,74% dan ini lebih rendah jika dibandingkan dengan 5,83% di Maret  2023.
&quot;Komponen ini memberikan andil terhadap inflasi tahunan April 2023  sebesar 0,64%, dengan komoditas yang dominan memberikan andil inflasi  selama setahun terakhir antara lain beras, telur ayam ras, dan bawang  merah,&quot; pungkas Margo.</description><content:encoded>JAKARTA - Inflasi tahunan April 2023 tembus  4,33% (yoy). Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono mengatakan bahwa secara komponen, inflasi tahunan dominan disumbang oleh komponen harga diatur pemerintah (administered prices).
&quot;Komponen administered prices mengalami inflasi tahunan sebesar 10,32% dan ini lebih rendah dibandingkan 11,56% di Maret 2023. Andilnya terhadap inflasi di bulan April sebesar 1,85%,&quot; ujar Margo dalam Rilis BPS di Jakarta, Selasa (2/5/2023).

BACA JUGA:
Inflasi April 2023 Lebih Tinggi, Ini Biang Keroknya


Tekanan inflasi administered prices ini secara tahunan masih tinggi namun menunjukkan tren penurunan sejak Januari 2023. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi selama setahun terakhir adalah bensin, rokok kretek filter, tarif angkutan udara, bahan bakar rumah tangga, dan tarif angkutan dalam kota.
&quot;Komponen inti mengalami inflasi tahunan sebesar 2,83%, lebih rendah dibandingkan Maret 2023 sebesar 2,94%. Komponen inti memberikan andil kepada inflasi bulan April sebesar 1,84%,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Inflasi April 2023 Tembus 0,33%, Efek Ada Lebaran


Margo mencatat, komoditas di komponen inti yang memberikan andil inflasi diantaranya adalah tarif kontrak rumah, sewa rumah, biaya perguruan tinggi, upah asisten rumah tangga, emas perhiasan, dan nasi dengan lauk.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMS80LzE2MzU0NC81L3g4ajVkbng=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, pada komponen harga bergejolak terjadi inflasi sebesar  3,74% dan ini lebih rendah jika dibandingkan dengan 5,83% di Maret  2023.
&quot;Komponen ini memberikan andil terhadap inflasi tahunan April 2023  sebesar 0,64%, dengan komoditas yang dominan memberikan andil inflasi  selama setahun terakhir antara lain beras, telur ayam ras, dan bawang  merah,&quot; pungkas Margo.</content:encoded></item></channel></rss>
