<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tarif Pesawat Penyumbang Terbesar Inflasi April 2023</title><description>Margo Yuwono menyatakan bahwa tarif angkutan udara merupakan penyumbang terbesar inflasi April yang mencapai 0,33%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806916/tarif-pesawat-penyumbang-terbesar-inflasi-april-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806916/tarif-pesawat-penyumbang-terbesar-inflasi-april-2023"/><item><title>Tarif Pesawat Penyumbang Terbesar Inflasi April 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806916/tarif-pesawat-penyumbang-terbesar-inflasi-april-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806916/tarif-pesawat-penyumbang-terbesar-inflasi-april-2023</guid><pubDate>Selasa 02 Mei 2023 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/02/320/2806916/tarif-pesawat-penyumbang-terbesar-inflasi-april-2023-LmdnHYLkdn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Nyumbang Inflasi Terbesar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/02/320/2806916/tarif-pesawat-penyumbang-terbesar-inflasi-april-2023-LmdnHYLkdn.jpg</image><title>Pesawat Nyumbang Inflasi Terbesar (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyatakan bahwa tarif angkutan udara merupakan penyumbang terbesar inflasi April yang mencapai 0,33% secara bulanan (month-to-month/mtm).
&quot;Tarif angkutan udara memberi sumbangan terbesar dengan andil ke inflasi sebesar 0,06%,&quot; kata Margo dalam rilis perkembangan Indeks Harga Konsumen April 2023 dikutip Antara di Jakarta, Senin (2/5/2023).

BACA JUGA:
BPS: 26,3 Juta Pergerakan Masyarakat Selama Lebaran 2023

Selain tarif angkutan udara, tarif angkutan antarkota turut menyumbang inflasi nasional secara bulanan cukup tinggi, yaitu dengan andil 0,03%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wMS8xLzE2NTcxNy81L3g4a2s3Nng=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan demikian berdasarkan kelompok pengeluaran, Margo mengungkapkan transportasi memberikan andil inflasi terbesar yakni 0,11%. Kelompok ini tercatat mengalami inflasi 0,84% (mtm).

BACA JUGA:
BPS Catat Harga Beras Turun, Begini Pergerakannya

Tak hanya tarif angkutan, terdapat beberapa komoditas lainnya yang menjadi penyumbang inflasi April 2023 terbesar secara bulanan yakni emas perhiasan, daging ayam ras, beras, dan rokok kretek filter dengan masing-masing memberikan andil 0,02%.Maka dari itu, sebagian besar kelompok pengeluaran tercatat mengalami inflasi kecuali kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang mengalami deflasi 0,02% (mtm) meski hanya memberi sedikit andil kepada deflasi yakni 0,00%.
Setelah transportasi, ia menuturkan makanan, minuman, dan tembakau merupakan kelompok terbesar lainnya yang menyumbang inflasi April 2023 secara bulanan dengan andil 0,09% lantaran mengalami inflasi 0,34% (mtm) pada periode tersebut.
Kelompok dengan andil terbesar selanjutnya yakni perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi 0,68% (mtm) dengan andil 0,04%.
Terdapat pula kelompok pakaian dan alas kaki dengan inflasi 0,61% (mtm) serta penyediaan makanan dan minuman/restoran dengan inflasi 0,34% (mtm) yang menjadi penyumbang terbesar, dengan sumbangan terhadap inflasi umum masing-masing 0,03%.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyatakan bahwa tarif angkutan udara merupakan penyumbang terbesar inflasi April yang mencapai 0,33% secara bulanan (month-to-month/mtm).
&quot;Tarif angkutan udara memberi sumbangan terbesar dengan andil ke inflasi sebesar 0,06%,&quot; kata Margo dalam rilis perkembangan Indeks Harga Konsumen April 2023 dikutip Antara di Jakarta, Senin (2/5/2023).

BACA JUGA:
BPS: 26,3 Juta Pergerakan Masyarakat Selama Lebaran 2023

Selain tarif angkutan udara, tarif angkutan antarkota turut menyumbang inflasi nasional secara bulanan cukup tinggi, yaitu dengan andil 0,03%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wMS8xLzE2NTcxNy81L3g4a2s3Nng=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan demikian berdasarkan kelompok pengeluaran, Margo mengungkapkan transportasi memberikan andil inflasi terbesar yakni 0,11%. Kelompok ini tercatat mengalami inflasi 0,84% (mtm).

BACA JUGA:
BPS Catat Harga Beras Turun, Begini Pergerakannya

Tak hanya tarif angkutan, terdapat beberapa komoditas lainnya yang menjadi penyumbang inflasi April 2023 terbesar secara bulanan yakni emas perhiasan, daging ayam ras, beras, dan rokok kretek filter dengan masing-masing memberikan andil 0,02%.Maka dari itu, sebagian besar kelompok pengeluaran tercatat mengalami inflasi kecuali kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang mengalami deflasi 0,02% (mtm) meski hanya memberi sedikit andil kepada deflasi yakni 0,00%.
Setelah transportasi, ia menuturkan makanan, minuman, dan tembakau merupakan kelompok terbesar lainnya yang menyumbang inflasi April 2023 secara bulanan dengan andil 0,09% lantaran mengalami inflasi 0,34% (mtm) pada periode tersebut.
Kelompok dengan andil terbesar selanjutnya yakni perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi 0,68% (mtm) dengan andil 0,04%.
Terdapat pula kelompok pakaian dan alas kaki dengan inflasi 0,61% (mtm) serta penyediaan makanan dan minuman/restoran dengan inflasi 0,34% (mtm) yang menjadi penyumbang terbesar, dengan sumbangan terhadap inflasi umum masing-masing 0,03%.</content:encoded></item></channel></rss>
