<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembentukan Palm Co Bisa Tingkatkan Nilai Tambah CPO Dalam Negeri</title><description>Pembentukan Palm Co bisa meningkatkan nilai tambah CPO dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806928/pembentukan-palm-co-bisa-tingkatkan-nilai-tambah-cpo-dalam-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806928/pembentukan-palm-co-bisa-tingkatkan-nilai-tambah-cpo-dalam-negeri"/><item><title>Pembentukan Palm Co Bisa Tingkatkan Nilai Tambah CPO Dalam Negeri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806928/pembentukan-palm-co-bisa-tingkatkan-nilai-tambah-cpo-dalam-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/02/320/2806928/pembentukan-palm-co-bisa-tingkatkan-nilai-tambah-cpo-dalam-negeri</guid><pubDate>Selasa 02 Mei 2023 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/02/320/2806928/pembentukan-palm-co-bisa-tingkatkan-nilai-tambah-cpo-dalam-negeri-IeKvuCdIy3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Palm Co tingkatkan nilai tambah CPO (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/02/320/2806928/pembentukan-palm-co-bisa-tingkatkan-nilai-tambah-cpo-dalam-negeri-IeKvuCdIy3.jpg</image><title>Palm Co tingkatkan nilai tambah CPO (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pembentukan Palm Co bisa meningkatkan nilai tambah CPO dalam negeri. Untuk itu, Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) mendukung program transformasi Holding Perkebunan Nusantara III Persero melalui pembentukan sub holding Palm Co dan Supporting Co usai sukses integrasi Sugar Co.
Ketua Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara Asmanudin Sinaga mengatakan, langkah transformasi  memperkuat industri perkebunan baik itu sawit, karet, teh, kopi dan komoditas lainnya secara nasional dari hulu hingga ke hilir.

BACA JUGA:
Pembentukan Palm Co Untungkan Industri Sawit dan Ekonomi RI


&quot;Kami menyakini bahwa pembentukan tranformasi melalui sub holding Palm Co dan Supporting Co akan menguntungkan perusahaan dan perekonomian nasional, sehingga sebagai serikat pekerja kita mendukung penuh langkah tersebut,&quot; katanya, Selasa (2/5/2023).
Khusus untuk Palm Co melalui penggabungan PTPN V, VI dan XIII akan bergabung ke dalam PTPN IV, ia menjelaskan bahwa industri kelapa sawit nasional membutuhkan terobosan dan inovasi.  Menurutnya, Palm Co akan meningkatkan nilai tambah CPO di dalam negeri, mengingat saat ini, Indonesia hanya memproduksi 47 produk turunan dari CPO.

BACA JUGA:
Erick Thohir Ungkap Rencana Palm Co Melantai di Bursa


Padahal, kata dia, jika mengintip negeri jiran, Malaysia telah memproduksi sekitar 100 jenis produk turunan CPO dan hampir semuanya telah dipasarkan di pasar regional dan internasional. Adapun, Indonesia masih mengandalkan CPO dan minyak goreng.
&amp;ldquo;Adanya PalmCo dalam rangka hilirisasi ini adalah langkah sangat jitu,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMS80LzE2MzU0My81L3g4ajVkbno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dari hasil konsolidasi, lanjut dia, Palm Co akan menjadi salah satu  perusahaan sawit terbesar di dunia dari sisi luas lahan, yaitu mencapai  lebih dari 600.000 Ha pada tahun 2026, dan akan menjadi pemain utama  industri sawit dunia.
Terkait minyak goreng, PTPN nantinya akan mampu meningkatkan produksi  minyak goreng curah dalam negeri dan meningkatkan produksi CPO. Melalui  Palm Co, diharapkan pada 2026, PTPN akan mampu memproduksi 1,8 juta ton  minyak goreng.
Begitu juga dengan Supporting Co yang ia nilai sebagai salah satu  program nasional dalam rangka penguatan ketahanan ekonomi, pemerataan  perkembangan wilayah, dan membangun lingkungan hidup yang berkeadilan.
&amp;ldquo;Untuk Supporting Co merupakan program hilirisasi sektor pangan dalam  rangka penguatan ketahanan pangan. Kami yakin Supporting.co ini  prospeknya sangat besar, karena mengelola komoditas-komoditas di luar  kelapa sawit dan gula ditambah usaha lain-lain. Untuk itu, kami segenap  karyawan memiliki kepercayaan penuh akan program transformasi ini,&amp;rdquo; kata  dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pembentukan Palm Co bisa meningkatkan nilai tambah CPO dalam negeri. Untuk itu, Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) mendukung program transformasi Holding Perkebunan Nusantara III Persero melalui pembentukan sub holding Palm Co dan Supporting Co usai sukses integrasi Sugar Co.
Ketua Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara Asmanudin Sinaga mengatakan, langkah transformasi  memperkuat industri perkebunan baik itu sawit, karet, teh, kopi dan komoditas lainnya secara nasional dari hulu hingga ke hilir.

BACA JUGA:
Pembentukan Palm Co Untungkan Industri Sawit dan Ekonomi RI


&quot;Kami menyakini bahwa pembentukan tranformasi melalui sub holding Palm Co dan Supporting Co akan menguntungkan perusahaan dan perekonomian nasional, sehingga sebagai serikat pekerja kita mendukung penuh langkah tersebut,&quot; katanya, Selasa (2/5/2023).
Khusus untuk Palm Co melalui penggabungan PTPN V, VI dan XIII akan bergabung ke dalam PTPN IV, ia menjelaskan bahwa industri kelapa sawit nasional membutuhkan terobosan dan inovasi.  Menurutnya, Palm Co akan meningkatkan nilai tambah CPO di dalam negeri, mengingat saat ini, Indonesia hanya memproduksi 47 produk turunan dari CPO.

BACA JUGA:
Erick Thohir Ungkap Rencana Palm Co Melantai di Bursa


Padahal, kata dia, jika mengintip negeri jiran, Malaysia telah memproduksi sekitar 100 jenis produk turunan CPO dan hampir semuanya telah dipasarkan di pasar regional dan internasional. Adapun, Indonesia masih mengandalkan CPO dan minyak goreng.
&amp;ldquo;Adanya PalmCo dalam rangka hilirisasi ini adalah langkah sangat jitu,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMS80LzE2MzU0My81L3g4ajVkbno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dari hasil konsolidasi, lanjut dia, Palm Co akan menjadi salah satu  perusahaan sawit terbesar di dunia dari sisi luas lahan, yaitu mencapai  lebih dari 600.000 Ha pada tahun 2026, dan akan menjadi pemain utama  industri sawit dunia.
Terkait minyak goreng, PTPN nantinya akan mampu meningkatkan produksi  minyak goreng curah dalam negeri dan meningkatkan produksi CPO. Melalui  Palm Co, diharapkan pada 2026, PTPN akan mampu memproduksi 1,8 juta ton  minyak goreng.
Begitu juga dengan Supporting Co yang ia nilai sebagai salah satu  program nasional dalam rangka penguatan ketahanan ekonomi, pemerataan  perkembangan wilayah, dan membangun lingkungan hidup yang berkeadilan.
&amp;ldquo;Untuk Supporting Co merupakan program hilirisasi sektor pangan dalam  rangka penguatan ketahanan pangan. Kami yakin Supporting.co ini  prospeknya sangat besar, karena mengelola komoditas-komoditas di luar  kelapa sawit dan gula ditambah usaha lain-lain. Untuk itu, kami segenap  karyawan memiliki kepercayaan penuh akan program transformasi ini,&amp;rdquo; kata  dia.</content:encoded></item></channel></rss>
