<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Samator Indo Gas (AGII) Turun Jadi Rp41,40 Miliar di Kuartal I-2023</title><description>PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mencatat laba bersih sebesar Rp41,40 miliar di kuartal I 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/278/2807394/laba-samator-indo-gas-agii-turun-jadi-rp41-40-miliar-di-kuartal-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/278/2807394/laba-samator-indo-gas-agii-turun-jadi-rp41-40-miliar-di-kuartal-i-2023"/><item><title>Laba Samator Indo Gas (AGII) Turun Jadi Rp41,40 Miliar di Kuartal I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/278/2807394/laba-samator-indo-gas-agii-turun-jadi-rp41-40-miliar-di-kuartal-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/278/2807394/laba-samator-indo-gas-agii-turun-jadi-rp41-40-miliar-di-kuartal-i-2023</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 11:03 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/03/278/2807394/laba-samator-indo-gas-agii-turun-jadi-rp41-40-miliar-di-kuartal-i-2023-eMY0bHIR9j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba AGII turun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/03/278/2807394/laba-samator-indo-gas-agii-turun-jadi-rp41-40-miliar-di-kuartal-i-2023-eMY0bHIR9j.jpg</image><title>Laba AGII turun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mencatat laba bersih sebesar Rp41,40 miliar di kuartal I 2023. Laba AGII turun 6,80% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp44,42 miliar.
Sejalan dengan laba, penjualan perseroan tercatat turun tipis 0,58% menjadi Rp678,57 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp682,57 miliar. Berdasarkan produknya, penjualan gas tercatat sebesar Rp605,35 miliar, serta penjualan jasa dan peralatan tercatat sebesar Rp73,22 miliar.

BACA JUGA:
IATA Raup Laba Rp232,3 Miliar di Kuartal I-2023, Cadangan Batu Bara Bertambah


Direktur Utama AGII, Rachmat Harsono mengungkapkan bahwa pada kuartal I tahun ini perseroan kembali dihadapkan dengan normalisasi penjualan gas medis akibat lonjakan permintaan gas medis yang terjadi pada tahun sebelumnya. Namun, perseroan tidak melihat hal tersebut sebagai tantangan bisnis.
&amp;ldquo;Melalui kesempatan ini, kami melihat peluang untuk berdedikasi mengelola  pelayanan optimal terhadap pelanggan di sektor lain, terutama untuk melayani kebangkitan pada sektor barang konsumsi dan infrastruktur di kuartal ini,&amp;rdquo; kata Rachmat dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:
IATA Raup Laba Rp232,3 Miliar di Kuartal I-2023, Cadangan Batu Bara Bertambah


Sementara itu, beban pokok penjualan perseroan tercatat sebesar Rp365,02 miliar, turun dari sebelumnya sebesar Rp386,44 miliar. Adapun, beban penjualan tercatat sebesar Rp115,87 miliar, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp76,76 miliar, serta beban pendanaan sebesar Rp79,30 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Per Maret 2023, total nilai aset AGII tercatat sebesar Rp7,89 triliun  atau turun 1,77% dari akhir Desember 2022 yang sebesar Rp8,04 triliun.  Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp4,13 triliun dan ekuitas  tercatat sebesar Rp3,76 triliun.
Lebih lanjut,  hingga akhir kuartal I 2023 lalu, AGII mencatatkan dua  aktivitas pengembangan strategis antara lain, menjalin kerja sama  dengan CVC Asia V sebagai perusahaan investasi global dan melakukan  seremoni peletakan batu pertama di area yang akan menjadi pabrik ke-56  AGII. Adapun pabrik tersebut berlokasi di Kawasan Industri Terpadu  Batang (KITB), Jawa Tengah.
&amp;ldquo;Dengan nilai investasi CVC Asia V terhadap saham minoritas yang  signifikan yakni sekitar USD155 juta, AGII akan memaksimalkan pengalaman  industri dan sumber daya untuk meningkatkan keunggulan operasional dan  human value creation kami,&amp;rdquo; ujar Rachmat.
Selain itu, ekspansi pabrik AGII di wilayah Jawa Tengah turut menjadi  suatu kebanggaan bagi perseroan untuk dapat berkontribusi dalam era  industrialisasi cerdas dan berkelanjutan, dengan mendukung proyek  hilirisasi industri nasional.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mencatat laba bersih sebesar Rp41,40 miliar di kuartal I 2023. Laba AGII turun 6,80% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp44,42 miliar.
Sejalan dengan laba, penjualan perseroan tercatat turun tipis 0,58% menjadi Rp678,57 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp682,57 miliar. Berdasarkan produknya, penjualan gas tercatat sebesar Rp605,35 miliar, serta penjualan jasa dan peralatan tercatat sebesar Rp73,22 miliar.

BACA JUGA:
IATA Raup Laba Rp232,3 Miliar di Kuartal I-2023, Cadangan Batu Bara Bertambah


Direktur Utama AGII, Rachmat Harsono mengungkapkan bahwa pada kuartal I tahun ini perseroan kembali dihadapkan dengan normalisasi penjualan gas medis akibat lonjakan permintaan gas medis yang terjadi pada tahun sebelumnya. Namun, perseroan tidak melihat hal tersebut sebagai tantangan bisnis.
&amp;ldquo;Melalui kesempatan ini, kami melihat peluang untuk berdedikasi mengelola  pelayanan optimal terhadap pelanggan di sektor lain, terutama untuk melayani kebangkitan pada sektor barang konsumsi dan infrastruktur di kuartal ini,&amp;rdquo; kata Rachmat dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:
IATA Raup Laba Rp232,3 Miliar di Kuartal I-2023, Cadangan Batu Bara Bertambah


Sementara itu, beban pokok penjualan perseroan tercatat sebesar Rp365,02 miliar, turun dari sebelumnya sebesar Rp386,44 miliar. Adapun, beban penjualan tercatat sebesar Rp115,87 miliar, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp76,76 miliar, serta beban pendanaan sebesar Rp79,30 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Per Maret 2023, total nilai aset AGII tercatat sebesar Rp7,89 triliun  atau turun 1,77% dari akhir Desember 2022 yang sebesar Rp8,04 triliun.  Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp4,13 triliun dan ekuitas  tercatat sebesar Rp3,76 triliun.
Lebih lanjut,  hingga akhir kuartal I 2023 lalu, AGII mencatatkan dua  aktivitas pengembangan strategis antara lain, menjalin kerja sama  dengan CVC Asia V sebagai perusahaan investasi global dan melakukan  seremoni peletakan batu pertama di area yang akan menjadi pabrik ke-56  AGII. Adapun pabrik tersebut berlokasi di Kawasan Industri Terpadu  Batang (KITB), Jawa Tengah.
&amp;ldquo;Dengan nilai investasi CVC Asia V terhadap saham minoritas yang  signifikan yakni sekitar USD155 juta, AGII akan memaksimalkan pengalaman  industri dan sumber daya untuk meningkatkan keunggulan operasional dan  human value creation kami,&amp;rdquo; ujar Rachmat.
Selain itu, ekspansi pabrik AGII di wilayah Jawa Tengah turut menjadi  suatu kebanggaan bagi perseroan untuk dapat berkontribusi dalam era  industrialisasi cerdas dan berkelanjutan, dengan mendukung proyek  hilirisasi industri nasional.</content:encoded></item></channel></rss>
