<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalbe Farma (KLBF) Tebar Dividen Rp1,76 Triliun, Kapan?</title><description>PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,76 triliun atau setara Rp38 per saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/278/2807480/kalbe-farma-klbf-tebar-dividen-rp1-76-triliun-kapan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/278/2807480/kalbe-farma-klbf-tebar-dividen-rp1-76-triliun-kapan"/><item><title>Kalbe Farma (KLBF) Tebar Dividen Rp1,76 Triliun, Kapan?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/278/2807480/kalbe-farma-klbf-tebar-dividen-rp1-76-triliun-kapan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/278/2807480/kalbe-farma-klbf-tebar-dividen-rp1-76-triliun-kapan</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/03/278/2807480/kalbe-farma-klbf-tebar-dividen-rp1-76-triliun-kapan-44QLPtbM9W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/03/278/2807480/kalbe-farma-klbf-tebar-dividen-rp1-76-triliun-kapan-44QLPtbM9W.jpg</image><title>Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,76 triliun atau setara Rp38 per saham.

Pembagian dividen tunai telah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham Perseroan yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan yang digelar di Gedung Kalbe Business Innovation Center, Pulogadung, Jakarta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kalbe Farma (KLBF) Anggarkan Capex Rp1,5 Triliun di 2023

Sesuai dengan peraturan pasar modal yang berlaku, pembayaran dividen akan dilakukan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman hasil RUPST dengan jadwal dan tata cara yang akan segera diumumkan.

Presiden Direktur Kalbe Farma, Vidjongtius mengatakan, pemulihan kondisi makroekonomi pasca pandemi menciptakan peluang pertumbuhan.

&amp;ldquo;Kami terus menerapkan strategi untuk menjaga pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis Perseroan, sambil tetap mewaspadai dampak inflasi serta gangguan rantai pasokan yang berkepanjangan,&amp;rdquo; katanya, Rabu (3/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Emiten Dokter Terkaya RI, Kalbe Farma (KLBF) Akuisisi 100% Saham Sanofi Aventis

&amp;ldquo;Kami senantiasa memperhatikan pentingnya pengelolaan rantai pasok, mengelola kenaikan biaya bahan baku dengan kebijakan kenaikan harga, mengelola portofolio produk, dan menjaga efisiensi biaya operasional,&amp;rdquo; imbuh dia.

Adapun Kalbe juga mempertahankan likuiditas keuangan yang kuat untuk mengelola modal kerja dan melakukan ekspansi.

Perseroan terus berfokus melakukan inovasi produk dan layanan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Di tahun 2023, Perseroan tetap optimis akan potensi pertumbuhan dan memproyeksikan pertumbuhan penjualan dan laba bersih sebesar 13-15%.

Belanja modal dianggarkan sebesar Rp1 trilliun untuk meningkatkan kapasitas produksi dan jaringan distribusi Perseroan.

Anggaran belanja juga akan digunakan untuk pemeliharaan dan penyelesaian proyek yang sedang berjalan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3Ny81L3g4ajk5ZGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dengan mempertimbangkan arus kas dan kebutuhan dana operasional maupun investasi, Perseroan akan mempertahankan kebijakan untuk membagikan dividen sekitar 45-55% dari laba bersih.



KLBF tercatat mengantongi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp855,71 miliar dalam tiga bulan pertama 2023.



Capaian tersebut meningkat 2,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp834,88 miliar.



Dengan efisiensi yang diterapkan, laba usaha Kalbe Farma meningkat 9,4% year on year (YoY) menjadi Rp1,15 triliun pada kuartal I 2023 dan rasio laba usaha terhadap penjualan sebesar 14,6%.



Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan pada kuartal pertama 2023 sebesar Rp1,09 triliun dan margin sebesar 13,9%. Laba per saham mencapai Rp18,40 per saham atau naik 3,1% daripada Rp17,85 pada Kuartal I 2022.



Kalbe Farma terakhir kali membagikan dividen total sebesar Rp35 per saham untuk tahun buku 2021. Dividen itu merefleksikan rasio pembayaran sebesar 52% dari laba bersih.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,76 triliun atau setara Rp38 per saham.

Pembagian dividen tunai telah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham Perseroan yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan yang digelar di Gedung Kalbe Business Innovation Center, Pulogadung, Jakarta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kalbe Farma (KLBF) Anggarkan Capex Rp1,5 Triliun di 2023

Sesuai dengan peraturan pasar modal yang berlaku, pembayaran dividen akan dilakukan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman hasil RUPST dengan jadwal dan tata cara yang akan segera diumumkan.

Presiden Direktur Kalbe Farma, Vidjongtius mengatakan, pemulihan kondisi makroekonomi pasca pandemi menciptakan peluang pertumbuhan.

&amp;ldquo;Kami terus menerapkan strategi untuk menjaga pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis Perseroan, sambil tetap mewaspadai dampak inflasi serta gangguan rantai pasokan yang berkepanjangan,&amp;rdquo; katanya, Rabu (3/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Emiten Dokter Terkaya RI, Kalbe Farma (KLBF) Akuisisi 100% Saham Sanofi Aventis

&amp;ldquo;Kami senantiasa memperhatikan pentingnya pengelolaan rantai pasok, mengelola kenaikan biaya bahan baku dengan kebijakan kenaikan harga, mengelola portofolio produk, dan menjaga efisiensi biaya operasional,&amp;rdquo; imbuh dia.

Adapun Kalbe juga mempertahankan likuiditas keuangan yang kuat untuk mengelola modal kerja dan melakukan ekspansi.

Perseroan terus berfokus melakukan inovasi produk dan layanan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Di tahun 2023, Perseroan tetap optimis akan potensi pertumbuhan dan memproyeksikan pertumbuhan penjualan dan laba bersih sebesar 13-15%.

Belanja modal dianggarkan sebesar Rp1 trilliun untuk meningkatkan kapasitas produksi dan jaringan distribusi Perseroan.

Anggaran belanja juga akan digunakan untuk pemeliharaan dan penyelesaian proyek yang sedang berjalan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3Ny81L3g4ajk5ZGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dengan mempertimbangkan arus kas dan kebutuhan dana operasional maupun investasi, Perseroan akan mempertahankan kebijakan untuk membagikan dividen sekitar 45-55% dari laba bersih.



KLBF tercatat mengantongi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp855,71 miliar dalam tiga bulan pertama 2023.



Capaian tersebut meningkat 2,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp834,88 miliar.



Dengan efisiensi yang diterapkan, laba usaha Kalbe Farma meningkat 9,4% year on year (YoY) menjadi Rp1,15 triliun pada kuartal I 2023 dan rasio laba usaha terhadap penjualan sebesar 14,6%.



Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan pada kuartal pertama 2023 sebesar Rp1,09 triliun dan margin sebesar 13,9%. Laba per saham mencapai Rp18,40 per saham atau naik 3,1% daripada Rp17,85 pada Kuartal I 2022.



Kalbe Farma terakhir kali membagikan dividen total sebesar Rp35 per saham untuk tahun buku 2021. Dividen itu merefleksikan rasio pembayaran sebesar 52% dari laba bersih.</content:encoded></item></channel></rss>
