<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indeks PMI Manufaktur Indonesia Menguat ke 52,7 di April 2023</title><description>Sektor Manufaktur Indonesia secara konsisten mengalami ekspansi dalam 20 bulan berturut-turut hingga April 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/320/2807440/indeks-pmi-manufaktur-indonesia-menguat-ke-52-7-di-april-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/320/2807440/indeks-pmi-manufaktur-indonesia-menguat-ke-52-7-di-april-2023"/><item><title>Indeks PMI Manufaktur Indonesia Menguat ke 52,7 di April 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/320/2807440/indeks-pmi-manufaktur-indonesia-menguat-ke-52-7-di-april-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/320/2807440/indeks-pmi-manufaktur-indonesia-menguat-ke-52-7-di-april-2023</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 12:14 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/03/320/2807440/indeks-pmi-manufaktur-indonesia-ke-52-7-di-april-2023-2JuCdVabv2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sektor manufaktur RI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/03/320/2807440/indeks-pmi-manufaktur-indonesia-ke-52-7-di-april-2023-2JuCdVabv2.jpg</image><title>Sektor manufaktur RI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sektor Manufaktur Indonesia secara konsisten mengalami ekspansi dalam 20 bulan berturut-turut hingga April 2023 dan menguat ke level 52,7 dibandingkan 51,9 di Maret 2023.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Febrio Kacaribu mengatakan penguatan PMI manufaktur didorong oleh permintaan dalam negeri yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri.

BACA JUGA:
Indonesia Jadi Tujuan Investasi Manufaktur Dunia, Ini Keunggulannya

Penguatan aktivitas produksi tercermin pada pembelian barang input untuk memenuhi permintaan tersebut. Peningkatan produksi juga ditandai dengan pembukaan lapangan kerja yang turut meningkat.

BACA JUGA:
Sejarah Karoseri Rahayu Santosa: Perusahaan Manufaktur Tertua yang Harus Gulung Tikar

&quot;Namun demikian, seiring dengan perlambatan ekonomi global, permintaan ekspor diindikasikan masih moderat. Sejalan dengan PMI Indonesia, PMI Manufaktur negara-negara ASEAN seperti Thailand dan Myanmar juga tercatat meningkat di bulan April yaitu masing-masing di level 60,4 dan 57,4,&quot; ujar Febrio di Jakarta, Rabu (3/5/2023).
Sementara, PMI Jepang dan Malaysia masih terkontraksi di level 49,5 dan 48,8.


Secara keseluruhan, sentimen bisnis pada sektor manufaktur tetap  menunjukkan optimisme yang kuat dan tertinggi sejak November 2022.  Produsen memandang prospek pertumbuhan jangka pendek masih relatif baik  untuk mendorong output produksi mereka di masa depan.
&amp;ldquo;Dengan optimisme ini, perkembangan pertumbuhan permintaan yang  berkelanjutan perlu dijaga untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan  memberikan bantalan yang kuat dalam menghadapi risiko gejolak ekonomi  global,&amp;rdquo; ungkap Febrio.</description><content:encoded>JAKARTA - Sektor Manufaktur Indonesia secara konsisten mengalami ekspansi dalam 20 bulan berturut-turut hingga April 2023 dan menguat ke level 52,7 dibandingkan 51,9 di Maret 2023.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Febrio Kacaribu mengatakan penguatan PMI manufaktur didorong oleh permintaan dalam negeri yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri.

BACA JUGA:
Indonesia Jadi Tujuan Investasi Manufaktur Dunia, Ini Keunggulannya

Penguatan aktivitas produksi tercermin pada pembelian barang input untuk memenuhi permintaan tersebut. Peningkatan produksi juga ditandai dengan pembukaan lapangan kerja yang turut meningkat.

BACA JUGA:
Sejarah Karoseri Rahayu Santosa: Perusahaan Manufaktur Tertua yang Harus Gulung Tikar

&quot;Namun demikian, seiring dengan perlambatan ekonomi global, permintaan ekspor diindikasikan masih moderat. Sejalan dengan PMI Indonesia, PMI Manufaktur negara-negara ASEAN seperti Thailand dan Myanmar juga tercatat meningkat di bulan April yaitu masing-masing di level 60,4 dan 57,4,&quot; ujar Febrio di Jakarta, Rabu (3/5/2023).
Sementara, PMI Jepang dan Malaysia masih terkontraksi di level 49,5 dan 48,8.


Secara keseluruhan, sentimen bisnis pada sektor manufaktur tetap  menunjukkan optimisme yang kuat dan tertinggi sejak November 2022.  Produsen memandang prospek pertumbuhan jangka pendek masih relatif baik  untuk mendorong output produksi mereka di masa depan.
&amp;ldquo;Dengan optimisme ini, perkembangan pertumbuhan permintaan yang  berkelanjutan perlu dijaga untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan  memberikan bantalan yang kuat dalam menghadapi risiko gejolak ekonomi  global,&amp;rdquo; ungkap Febrio.</content:encoded></item></channel></rss>
