<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hubungan RI-Korsel Masuki Usia Emas 50 Tahun, Ini Harapan Sri Mulyani</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa hubungan Indonesia dan Korea Selatan telah memasuki usia emasnya, 50 tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/320/2807590/hubungan-ri-korsel-masuki-usia-emas-50-tahun-ini-harapan-sri-mulyani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/320/2807590/hubungan-ri-korsel-masuki-usia-emas-50-tahun-ini-harapan-sri-mulyani"/><item><title>Hubungan RI-Korsel Masuki Usia Emas 50 Tahun, Ini Harapan Sri Mulyani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/320/2807590/hubungan-ri-korsel-masuki-usia-emas-50-tahun-ini-harapan-sri-mulyani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/03/320/2807590/hubungan-ri-korsel-masuki-usia-emas-50-tahun-ini-harapan-sri-mulyani</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 15:32 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/03/320/2807590/hubungan-ri-korsel-masuki-usia-emas-50-tahun-ini-harapan-sri-mulyani-MiRPv3Gx8C.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani. (Foto: Instagram/smindrawati)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/03/320/2807590/hubungan-ri-korsel-masuki-usia-emas-50-tahun-ini-harapan-sri-mulyani-MiRPv3Gx8C.JPG</image><title>Sri Mulyani. (Foto: Instagram/smindrawati)</title></images><description>INCHEON - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa hubungan Indonesia dan Korea Selatan telah memasuki usia emasnya, 50 tahun.
Menurutnya, usia hubungan ini adalah sebuah usia yang tidak lagi muda.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ekonomi ASEAN Disebut Kuat, Sri Mulyani: Tapi Kita Harus Waspada

&quot;Menyambut usia emas ini, saya menghadiri sebuah forum bisnis di Incheon, South Korea Re:Invest Indonesia 2023. Turut hadir bersama saya Pak Perry Warjiyo (Gubernur @bank_indonesia), Pak Bambang Susantono (Kepala Otorita IKN), dan Pak @gandisulis (Duta Besar LBPP Republik Indonesia kepada Republik Korea),&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Incheon, Rabu (3/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hardiknas 2023, Sri Mulyani: Realisasi Anggaran Pendidikan Rp119,1 Triliun

Pada forum ini, mereka berdialog dengan perusahaan dan investor dari Korea Selatan utamanya terkait rencana investasi pada energi terbarukan.
Indonesia sendiri berkomitmen penuh untuk terus mengakselerasi transisi menuju energi bersih dan terbarukan, salah satunya melalui platform Mekanisme Transisi Energi (Energy Transition Mechanism/ETM) yang diluncurkan pada saat Presidensi G20 Indonesia November 2022 lalu.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS80LzE2NTE0OC81L3g4ano2NWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Komitmen ini juga diwujudkan melalui beragam roadmap dan kebijakan yang ditargetkan tercapai dalam jangka menengah (2030) dan jangka panjang (2060),&quot; ungkap Sri.



Dalam upaya mewujudkan filosofi transisi energi yang adil dan terjangkau (just and affordable transition) di sektor energi, Indonesia terus berkomitmen akan sejumlah hal.



&quot;Pertama, memastikan stabilitas ketersediaan layanan esensial seperti kelistrikan, kedua, stabilitas harga energi, pangan, dan transportasi publik,&quot; ucap Sri.



Kemudian, Indonesia juga turut memastikan perlindungan sosial bagi yang miskin dan rentan, dan penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.



&quot;Sebagai dua negara yang sama-sama memiliki fokus pada pengembangan energi terbarukan, saya harap Indonesia dan Korea Selatan akan terus memiliki hubungan yang konstruktif dan harmonis. Lets power our future together!&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>INCHEON - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa hubungan Indonesia dan Korea Selatan telah memasuki usia emasnya, 50 tahun.
Menurutnya, usia hubungan ini adalah sebuah usia yang tidak lagi muda.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ekonomi ASEAN Disebut Kuat, Sri Mulyani: Tapi Kita Harus Waspada

&quot;Menyambut usia emas ini, saya menghadiri sebuah forum bisnis di Incheon, South Korea Re:Invest Indonesia 2023. Turut hadir bersama saya Pak Perry Warjiyo (Gubernur @bank_indonesia), Pak Bambang Susantono (Kepala Otorita IKN), dan Pak @gandisulis (Duta Besar LBPP Republik Indonesia kepada Republik Korea),&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Incheon, Rabu (3/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hardiknas 2023, Sri Mulyani: Realisasi Anggaran Pendidikan Rp119,1 Triliun

Pada forum ini, mereka berdialog dengan perusahaan dan investor dari Korea Selatan utamanya terkait rencana investasi pada energi terbarukan.
Indonesia sendiri berkomitmen penuh untuk terus mengakselerasi transisi menuju energi bersih dan terbarukan, salah satunya melalui platform Mekanisme Transisi Energi (Energy Transition Mechanism/ETM) yang diluncurkan pada saat Presidensi G20 Indonesia November 2022 lalu.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS80LzE2NTE0OC81L3g4ano2NWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Komitmen ini juga diwujudkan melalui beragam roadmap dan kebijakan yang ditargetkan tercapai dalam jangka menengah (2030) dan jangka panjang (2060),&quot; ungkap Sri.



Dalam upaya mewujudkan filosofi transisi energi yang adil dan terjangkau (just and affordable transition) di sektor energi, Indonesia terus berkomitmen akan sejumlah hal.



&quot;Pertama, memastikan stabilitas ketersediaan layanan esensial seperti kelistrikan, kedua, stabilitas harga energi, pangan, dan transportasi publik,&quot; ucap Sri.



Kemudian, Indonesia juga turut memastikan perlindungan sosial bagi yang miskin dan rentan, dan penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.



&quot;Sebagai dua negara yang sama-sama memiliki fokus pada pengembangan energi terbarukan, saya harap Indonesia dan Korea Selatan akan terus memiliki hubungan yang konstruktif dan harmonis. Lets power our future together!&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
