<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pergerakan IHSG Hari Ini Bakal Cenderung Melemah</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi bergerak mixed cenderung melemah pada sepanjang perdagangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/278/2808619/pergerakan-ihsg-hari-ini-bakal-cenderung-melemah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/278/2808619/pergerakan-ihsg-hari-ini-bakal-cenderung-melemah"/><item><title>Pergerakan IHSG Hari Ini Bakal Cenderung Melemah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/278/2808619/pergerakan-ihsg-hari-ini-bakal-cenderung-melemah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/278/2808619/pergerakan-ihsg-hari-ini-bakal-cenderung-melemah</guid><pubDate>Jum'at 05 Mei 2023 07:58 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/05/278/2808619/pergerakan-ihsg-hari-ini-bakal-cenderung-melemah-Wx1geMJmUk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/05/278/2808619/pergerakan-ihsg-hari-ini-bakal-cenderung-melemah-Wx1geMJmUk.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi bergerak mixed cenderung melemah pada sepanjang perdagangan. Adapun pergerakan IHSG hari ini akan berada di kisaran 6.774 &amp;ndash; 6.856.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project William Hartanto mengatakan, melanjutkan ulasan sebelumnya pihaknya sepakat jika ada yang menganggap IHSG akan rebound pada perdagangan kemarin.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 0,46% ke 6.844, Transaksi Rp10,6 Triliun


&quot;Hal ini dikarenakan optimisme pasar yang terbangun dengan melihat IHSG yang berhasil bertahan di atas level 6800,&quot; tulis William dalam analisisnya, Jumat (5/5/2023).
Menurut William, penguatan terbatas, dengan posisi candlestick masih di bawah MA5, secara teknikal adalah indikasi yang biasa disebut dengan dead cat bounce, penguatan ini tidak mengindikasikan reversal dan hanya sementara.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah ke Level 6809


&quot;Sehingga jika membuat analisis teknikal terhadap pergerakan IHSG kemarin, kami menilai bahwa masih ada ruang pelemahan untuk IHSG pada hari ini dan pekan depan,&quot; jelas dia.
Namun penyebab dari pelemahan ini sebenarnya bukan efek sentimen Sell In May &amp;amp; Go Away, terlalu dipaksakan hanya karena kebetulan IHSG sudah melemah tepat di awal bulan Mei.
&quot;Sentimen Fed rate sendiri sudah diantisipasi pasar dan oleh karena itu IHSG tidak pernah mengalami window dressing sejak awal tahun,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Menurut William, hanya karena rotasi sektor saja. Tekanan IHSG yang  terbesar saat ini berada pada sektor pertambangan, baik karena efek  dividend trap, maupun karena rotasi ini.
&quot;Mengingat sektor pertambangan khususnya batu bara sudah menguat  sejak tahun 2021 sehingga wajar jika sekarang terjadi pelemahan, kondisi  yang sama terjadi pada saham-saham bank digital,&quot; ujar William.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat sebesar 31.30 poin (+0.46%) menuju  6844,02 pada perdagangan hari Kamis 4 Mei 2023. Sebanyak 282 saham  menguat, 239 saham menurun, dan 212 saham tidak mengalami perubahan  harga pada perdagangan kemarin.
Nilai transaksi mencapai Rp10.754 triliun (all market). Nilai  transaksi tidak mengalami perubahan signifikan dibanding nilai transaksi  sebelumnya.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
CTRA, buy, support 970, resistance 1.115.
TRJA, buy, support 338, resistance 380.
SSIA, buy, support 394, resistance 474.
MNCN, buy, support 565, resistance 650.
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi bergerak mixed cenderung melemah pada sepanjang perdagangan. Adapun pergerakan IHSG hari ini akan berada di kisaran 6.774 &amp;ndash; 6.856.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project William Hartanto mengatakan, melanjutkan ulasan sebelumnya pihaknya sepakat jika ada yang menganggap IHSG akan rebound pada perdagangan kemarin.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 0,46% ke 6.844, Transaksi Rp10,6 Triliun


&quot;Hal ini dikarenakan optimisme pasar yang terbangun dengan melihat IHSG yang berhasil bertahan di atas level 6800,&quot; tulis William dalam analisisnya, Jumat (5/5/2023).
Menurut William, penguatan terbatas, dengan posisi candlestick masih di bawah MA5, secara teknikal adalah indikasi yang biasa disebut dengan dead cat bounce, penguatan ini tidak mengindikasikan reversal dan hanya sementara.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah ke Level 6809


&quot;Sehingga jika membuat analisis teknikal terhadap pergerakan IHSG kemarin, kami menilai bahwa masih ada ruang pelemahan untuk IHSG pada hari ini dan pekan depan,&quot; jelas dia.
Namun penyebab dari pelemahan ini sebenarnya bukan efek sentimen Sell In May &amp;amp; Go Away, terlalu dipaksakan hanya karena kebetulan IHSG sudah melemah tepat di awal bulan Mei.
&quot;Sentimen Fed rate sendiri sudah diantisipasi pasar dan oleh karena itu IHSG tidak pernah mengalami window dressing sejak awal tahun,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Menurut William, hanya karena rotasi sektor saja. Tekanan IHSG yang  terbesar saat ini berada pada sektor pertambangan, baik karena efek  dividend trap, maupun karena rotasi ini.
&quot;Mengingat sektor pertambangan khususnya batu bara sudah menguat  sejak tahun 2021 sehingga wajar jika sekarang terjadi pelemahan, kondisi  yang sama terjadi pada saham-saham bank digital,&quot; ujar William.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat sebesar 31.30 poin (+0.46%) menuju  6844,02 pada perdagangan hari Kamis 4 Mei 2023. Sebanyak 282 saham  menguat, 239 saham menurun, dan 212 saham tidak mengalami perubahan  harga pada perdagangan kemarin.
Nilai transaksi mencapai Rp10.754 triliun (all market). Nilai  transaksi tidak mengalami perubahan signifikan dibanding nilai transaksi  sebelumnya.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
CTRA, buy, support 970, resistance 1.115.
TRJA, buy, support 338, resistance 380.
SSIA, buy, support 394, resistance 474.
MNCN, buy, support 565, resistance 650.
</content:encoded></item></channel></rss>
