<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN Cetak Laba Bersih Terbesar Sepanjang Sejarah, Ini Penopangnya</title><description>PT PLN (Persero) mencatat laba bersih terbesar sepanjang sejarah dalam kinerja keuangan di 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/278/2808907/pln-cetak-laba-bersih-terbesar-sepanjang-sejarah-ini-penopangnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/278/2808907/pln-cetak-laba-bersih-terbesar-sepanjang-sejarah-ini-penopangnya"/><item><title>PLN Cetak Laba Bersih Terbesar Sepanjang Sejarah, Ini Penopangnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/278/2808907/pln-cetak-laba-bersih-terbesar-sepanjang-sejarah-ini-penopangnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/278/2808907/pln-cetak-laba-bersih-terbesar-sepanjang-sejarah-ini-penopangnya</guid><pubDate>Jum'at 05 Mei 2023 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/05/278/2808907/pln-cetak-laba-bersih-terbesar-sepanjang-sejarah-ini-penopangnya-H3yoBki0RW.JPG" expression="full" type="image/jpeg">PLN. (Foto: PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/05/278/2808907/pln-cetak-laba-bersih-terbesar-sepanjang-sejarah-ini-penopangnya-H3yoBki0RW.JPG</image><title>PLN. (Foto: PLN)</title></images><description>JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat laba bersih terbesar sepanjang sejarah dalam kinerja keuangan di 2022. Laba bersih perseroan mencapai Rp14,4 triliun atau lebih tinggi 124% dari target yang ditetapkan Pemerintah sebesar Rp6,4 triliun.

Peneliti Asosiasi Ekonomi dan Politik Indonesia (AEPI) Salamudin Daeng menilao capaian kinerja PLN selama 2022 seakan membalikkan keadaan beberapa tahun sebelumnya. Menurutnya, pada 2020 PLN mengalami oversupply listrik mencapai 30%. Untuk itu, ia mengapresiasi sejumlah gebrakan yang dilakukan PLN untuk mendongkrak kinerja keuangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Olah Sampah Jadi Biomassa Mampu Tingkatkan Ekonomi Rakyat, Pemkot Cilegon Apresiasi PLN

&amp;ldquo;Sebenarnya, sekarang ke luar dari zona rugi saja sudah untung. Ternyata, setelah melihat laporan keuangannya, ada kenaikan dari penjualan, dan tentu ini juga faktor dari pemulihan ekonomi,&amp;rdquo; ujarnya, Jumat (6/5/2023).

PLN berhasil meningkatkan penjualan listrik sebesar 6,3% dari 257,6 Terrawatt hour (TWh) pada tahun 2021, menjadi 273,8 TWh pada 2022. Hal ini berdampak pada meningkatnya pendapatan penjualan tenaga listrik 7,7% dari Rp288,9 triliun pada tahun 2021, menjadi Rp311,1 triliun pada tahun 2022.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

PLN Mau Masuk Bisnis Migas, Ini Kata Menteri ESDM

Salamudin mengataka, PLN sulit melakukan pengembangan bisnis, karena aturan pemerintah yang ketat. Untuk itu, apabila PLN ingin melakukan inovasi, harus mengikuti aturan-aturan yang ada.

Dia mencontohkan, seperti ketentuan tarif dasar listrik, harga batu-bara ataupun gas bumi yang sudah ditetapkan pemerintah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yOC80LzE2NTYzNi81L3g4a2hqdnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kalau dicermati dari laporan keuangan PLN (2022), terjadi beberapa penyusutan biaya di beberapa bidang dan itu sangat membantu. Dari hal ini, efisiensi terlihat dilakukan,&amp;rdquo; ujarnya.



Kinerja moncer PLN pada tahun lalu juga diakui datang dari solidnya koordinasi di internal perusahaan. Salamudin mengatakan hal itu tampak terjadi dari mulusnya proses Holding &amp;ndash; Subholding di tubuh PLN. Kesuksesan ini juga dapat diterjemahkan sebagai wujud nyata transformasi yang dilakukan PLN memang berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Direktur Utama Darmawan Prasodjo, mengungkapkan, di bawah kepemimpinannya PLN berhasil melewati masa sulit yang saat itu diprediksi banyak korporasi bertumbangan. Transformasi yang dilakukan PLN menjadi kunci keberhasilan perusahaan.

Dia menuturkan, melalui Transformasi, PLN mengubah paradigma dan cara kerja menjadi lebih lincah dan produktif sehingga tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan namun juga di saat bersamaan berhasil melakukan efisiensi operasional maupun keuangan perusahaan.

&amp;ldquo;Capaian ini bukan sekadar angka. Di balik itu semua, ada kerja keras, dedikasi, dan loyalitas seluruh insan PLN yang melakukan transformasi dengan fondasi digitalisasi. Menata seluruh proses bisnis yang berserak menjadi unified, yang terfragmentasi menjadi streamlined. Mengubah kultur organisasi dari bureaucratic like menjadi business like. Mengubah sistem pelayanan pelanggan yang sebelumnya lambat, tidak responsif menjadi cepat dan sangat memuaskan,&amp;rdquo; terang Darmawan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat laba bersih terbesar sepanjang sejarah dalam kinerja keuangan di 2022. Laba bersih perseroan mencapai Rp14,4 triliun atau lebih tinggi 124% dari target yang ditetapkan Pemerintah sebesar Rp6,4 triliun.

Peneliti Asosiasi Ekonomi dan Politik Indonesia (AEPI) Salamudin Daeng menilao capaian kinerja PLN selama 2022 seakan membalikkan keadaan beberapa tahun sebelumnya. Menurutnya, pada 2020 PLN mengalami oversupply listrik mencapai 30%. Untuk itu, ia mengapresiasi sejumlah gebrakan yang dilakukan PLN untuk mendongkrak kinerja keuangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Olah Sampah Jadi Biomassa Mampu Tingkatkan Ekonomi Rakyat, Pemkot Cilegon Apresiasi PLN

&amp;ldquo;Sebenarnya, sekarang ke luar dari zona rugi saja sudah untung. Ternyata, setelah melihat laporan keuangannya, ada kenaikan dari penjualan, dan tentu ini juga faktor dari pemulihan ekonomi,&amp;rdquo; ujarnya, Jumat (6/5/2023).

PLN berhasil meningkatkan penjualan listrik sebesar 6,3% dari 257,6 Terrawatt hour (TWh) pada tahun 2021, menjadi 273,8 TWh pada 2022. Hal ini berdampak pada meningkatnya pendapatan penjualan tenaga listrik 7,7% dari Rp288,9 triliun pada tahun 2021, menjadi Rp311,1 triliun pada tahun 2022.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

PLN Mau Masuk Bisnis Migas, Ini Kata Menteri ESDM

Salamudin mengataka, PLN sulit melakukan pengembangan bisnis, karena aturan pemerintah yang ketat. Untuk itu, apabila PLN ingin melakukan inovasi, harus mengikuti aturan-aturan yang ada.

Dia mencontohkan, seperti ketentuan tarif dasar listrik, harga batu-bara ataupun gas bumi yang sudah ditetapkan pemerintah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yOC80LzE2NTYzNi81L3g4a2hqdnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kalau dicermati dari laporan keuangan PLN (2022), terjadi beberapa penyusutan biaya di beberapa bidang dan itu sangat membantu. Dari hal ini, efisiensi terlihat dilakukan,&amp;rdquo; ujarnya.



Kinerja moncer PLN pada tahun lalu juga diakui datang dari solidnya koordinasi di internal perusahaan. Salamudin mengatakan hal itu tampak terjadi dari mulusnya proses Holding &amp;ndash; Subholding di tubuh PLN. Kesuksesan ini juga dapat diterjemahkan sebagai wujud nyata transformasi yang dilakukan PLN memang berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Direktur Utama Darmawan Prasodjo, mengungkapkan, di bawah kepemimpinannya PLN berhasil melewati masa sulit yang saat itu diprediksi banyak korporasi bertumbangan. Transformasi yang dilakukan PLN menjadi kunci keberhasilan perusahaan.

Dia menuturkan, melalui Transformasi, PLN mengubah paradigma dan cara kerja menjadi lebih lincah dan produktif sehingga tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan namun juga di saat bersamaan berhasil melakukan efisiensi operasional maupun keuangan perusahaan.

&amp;ldquo;Capaian ini bukan sekadar angka. Di balik itu semua, ada kerja keras, dedikasi, dan loyalitas seluruh insan PLN yang melakukan transformasi dengan fondasi digitalisasi. Menata seluruh proses bisnis yang berserak menjadi unified, yang terfragmentasi menjadi streamlined. Mengubah kultur organisasi dari bureaucratic like menjadi business like. Mengubah sistem pelayanan pelanggan yang sebelumnya lambat, tidak responsif menjadi cepat dan sangat memuaskan,&amp;rdquo; terang Darmawan.</content:encoded></item></channel></rss>
