<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diumumkan Hari Ini, Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 4,9% di Kuartal I-2023</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 4,94% secara year on year pada kuartal I 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2808301/diumumkan-hari-ini-ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-9-di-kuartal-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2808301/diumumkan-hari-ini-ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-9-di-kuartal-i-2023"/><item><title>Diumumkan Hari Ini, Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 4,9% di Kuartal I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2808301/diumumkan-hari-ini-ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-9-di-kuartal-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2808301/diumumkan-hari-ini-ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-9-di-kuartal-i-2023</guid><pubDate>Jum'at 05 Mei 2023 04:08 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/04/320/2808301/diumumkan-hari-ini-ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-9-di-kuartal-i-2023-dnuUWSh11C.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi ekonomi RI. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/04/320/2808301/diumumkan-hari-ini-ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-9-di-kuartal-i-2023-dnuUWSh11C.JPG</image><title>Ilustrasi ekonomi RI. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 4,94% secara year on year pada kuartal I 2023 atau melemah dibandingkan 5,01% pada kuartal IV 2022.

Adapun pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2023 didukung oleh perbaikan perekonomian dalam negeri sebagaimana tampak dari konsumsi rumah tangga yang tumbuh seperti pada kuartal IV 2022.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Bocorkan Rahasia Pemulihan Ekonomi di Asia Pasca Pandemi

&quot;Pelemahan tersebut terutama disebabkan oleh dampak inflasi tahunan yang relatif tinggi atau di atas kisaran target 2-4 persen, dan risiko perlambatan ekonomi global yang sedikit menghambat aktivitas konsumsi, investasi, dan ekspor,&quot; kata Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman dalam keterangan resmi, Kamis, 4 Mei 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IMF Prediksi Ekonomi Asia Pasifik Tumbuh 4,6% Tahun Ini

Sebagaimana konsumsi rumah tangga, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi di kuartal I 2023 juga diperkirakan akan tumbuh datar dari kuartal IV 2022, sebagian besar ditopang oleh investasi nonbangunan dan infrastruktur, tapi investasi gedung dan struktur juga sudah tampak mulai membaik.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi80LzE2Mzg1Ny81L3g4ajVhcjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Pengeluaran pemerintah diperkirakan pulih dari kontraksi di kuartal IV 2022 menjadi membukukan pertumbuhan di kuartal I 2023 karena belanja material meningkat tajam,&quot; imbuhnya.



&quot;Baik aktivitas ekspor maupun impor terlihat melemah, menyusul melambatnya aktivitas perdagangan global akibat prospek ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian sehingga membebani permintaan global secara keseluruhan,&quot; katanya.







Baca selengkapnya: Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 4,94% di Kuartal I-2023


</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 4,94% secara year on year pada kuartal I 2023 atau melemah dibandingkan 5,01% pada kuartal IV 2022.

Adapun pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2023 didukung oleh perbaikan perekonomian dalam negeri sebagaimana tampak dari konsumsi rumah tangga yang tumbuh seperti pada kuartal IV 2022.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Bocorkan Rahasia Pemulihan Ekonomi di Asia Pasca Pandemi

&quot;Pelemahan tersebut terutama disebabkan oleh dampak inflasi tahunan yang relatif tinggi atau di atas kisaran target 2-4 persen, dan risiko perlambatan ekonomi global yang sedikit menghambat aktivitas konsumsi, investasi, dan ekspor,&quot; kata Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman dalam keterangan resmi, Kamis, 4 Mei 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IMF Prediksi Ekonomi Asia Pasifik Tumbuh 4,6% Tahun Ini

Sebagaimana konsumsi rumah tangga, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi di kuartal I 2023 juga diperkirakan akan tumbuh datar dari kuartal IV 2022, sebagian besar ditopang oleh investasi nonbangunan dan infrastruktur, tapi investasi gedung dan struktur juga sudah tampak mulai membaik.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi80LzE2Mzg1Ny81L3g4ajVhcjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Pengeluaran pemerintah diperkirakan pulih dari kontraksi di kuartal IV 2022 menjadi membukukan pertumbuhan di kuartal I 2023 karena belanja material meningkat tajam,&quot; imbuhnya.



&quot;Baik aktivitas ekspor maupun impor terlihat melemah, menyusul melambatnya aktivitas perdagangan global akibat prospek ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian sehingga membebani permintaan global secara keseluruhan,&quot; katanya.







Baca selengkapnya: Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 4,94% di Kuartal I-2023


</content:encoded></item></channel></rss>
