<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Alasan Ekonomi RI Tumbuh 5,03% pada Kuartal I-2023</title><description>Alasan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,03% secara year on year pada kuartal I-2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2808722/ini-alasan-ekonomi-ri-tumbuh-5-03-pada-kuartal-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2808722/ini-alasan-ekonomi-ri-tumbuh-5-03-pada-kuartal-i-2023"/><item><title>Ini Alasan Ekonomi RI Tumbuh 5,03% pada Kuartal I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2808722/ini-alasan-ekonomi-ri-tumbuh-5-03-pada-kuartal-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2808722/ini-alasan-ekonomi-ri-tumbuh-5-03-pada-kuartal-i-2023</guid><pubDate>Jum'at 05 Mei 2023 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/05/320/2808722/ini-alasan-ekonomi-ri-tumbuh-5-03-pada-kuartal-i-2023-5yLntDI9P4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan Ekonomi RI Tumbuh 5,03% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/05/320/2808722/ini-alasan-ekonomi-ri-tumbuh-5-03-pada-kuartal-i-2023-5yLntDI9P4.jpg</image><title>Alasan Ekonomi RI Tumbuh 5,03% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Alasan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,03% secara year on year pada kuartal I-2023. Pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) .


&quot;Secara year on year pertumbuhan ekonomi kita (kuartal I-2023) 5,03%,&quot; kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS  Moh Edy Mahmud dalam konferensi pers, Jumat (5/5/2023).

BACA JUGA:Breaking News: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,03% pada Kuartal I-2023


Namun, angka pertumbuhan ekonomi ini mengalami kontraksi 0,92% dibandingkan pada kuartal IV-2022.

Edy menjelaskan, kontraksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 0,92% di kuartal I-2023 dibandingkan kuartal IV-2022 membentuk pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dia mencontohkan, pada kuartal I-2022 kontraksi sebesar 0,94%, kuartal I-2021 juga kontraksi 0,93% dan kuartal I-2022 terkontraksi sebesar 2,41%.

&quot;Jadi, memang secara Q to Q untuk triwulan I polanya memang demikian selalu terkontraksi,&quot; tutur Edy.

BACA JUGA:Pengangguran di RI Turun, Sisa 7,99 Juta Orang Masih&amp;nbsp;Nganggur&amp;nbsp;


Kendati demikian, dia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2023 masih tumbuh d iatas 5% yakni 5,03% dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

&quot;Ini tandanya pertumbuhan ekonomi Indonesia masih stabil,&quot; kata Edy.


Dia melanjutkan, dapat dilihat dari kuartal IV-2021 sampai dengan kuartal I-2023 perekonomian Indonesia tumbuh pada level 5% ke atas.







Di samping itu, ekonomi Indonesia jika dihitung berdasarkan PDB pada kuartal I-2023 atas dasar harga berlaku sebesar mencapai Rp5.071,7 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 Rp2.961,2 triliun.





Adapun lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi tersebut antara lain industri pengolahan, perdagangan dan pertambahan tumbuh moderat, sedangkan pertanian dan konstruksi tetap tumbuh meskipun relatif rendah.







Sementara, terdapat tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi, meliputi transportasi dan pergudangan tumbuh 15,93%, akomodasi dan makan minum 11,55% serta jasa lainnya tumbuh 8,90%



Kata Edy, pertumbuhan tiga sektor ini ditopang oleh peningkatan mobilitas masyarakat, peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, serta terselenggaranya beberapa acara nasional dan internasional.</description><content:encoded>JAKARTA - Alasan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,03% secara year on year pada kuartal I-2023. Pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) .


&quot;Secara year on year pertumbuhan ekonomi kita (kuartal I-2023) 5,03%,&quot; kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS  Moh Edy Mahmud dalam konferensi pers, Jumat (5/5/2023).

BACA JUGA:Breaking News: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,03% pada Kuartal I-2023


Namun, angka pertumbuhan ekonomi ini mengalami kontraksi 0,92% dibandingkan pada kuartal IV-2022.

Edy menjelaskan, kontraksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 0,92% di kuartal I-2023 dibandingkan kuartal IV-2022 membentuk pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dia mencontohkan, pada kuartal I-2022 kontraksi sebesar 0,94%, kuartal I-2021 juga kontraksi 0,93% dan kuartal I-2022 terkontraksi sebesar 2,41%.

&quot;Jadi, memang secara Q to Q untuk triwulan I polanya memang demikian selalu terkontraksi,&quot; tutur Edy.

BACA JUGA:Pengangguran di RI Turun, Sisa 7,99 Juta Orang Masih&amp;nbsp;Nganggur&amp;nbsp;


Kendati demikian, dia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2023 masih tumbuh d iatas 5% yakni 5,03% dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

&quot;Ini tandanya pertumbuhan ekonomi Indonesia masih stabil,&quot; kata Edy.


Dia melanjutkan, dapat dilihat dari kuartal IV-2021 sampai dengan kuartal I-2023 perekonomian Indonesia tumbuh pada level 5% ke atas.







Di samping itu, ekonomi Indonesia jika dihitung berdasarkan PDB pada kuartal I-2023 atas dasar harga berlaku sebesar mencapai Rp5.071,7 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 Rp2.961,2 triliun.





Adapun lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi tersebut antara lain industri pengolahan, perdagangan dan pertambahan tumbuh moderat, sedangkan pertanian dan konstruksi tetap tumbuh meskipun relatif rendah.







Sementara, terdapat tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi, meliputi transportasi dan pergudangan tumbuh 15,93%, akomodasi dan makan minum 11,55% serta jasa lainnya tumbuh 8,90%



Kata Edy, pertumbuhan tiga sektor ini ditopang oleh peningkatan mobilitas masyarakat, peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, serta terselenggaranya beberapa acara nasional dan internasional.</content:encoded></item></channel></rss>
