<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tumbuh di Atas 5%, Sri Mulyani Pamer Kekuatan Ekonomi Indonesia</title><description>Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa seiring pertumbuhan ekonomi RI 5,03% di kuartal I-2023, dari sisi produksi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2809035/tumbuh-di-atas-5-sri-mulyani-pamer-kekuatan-ekonomi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2809035/tumbuh-di-atas-5-sri-mulyani-pamer-kekuatan-ekonomi-indonesia"/><item><title>Tumbuh di Atas 5%, Sri Mulyani Pamer Kekuatan Ekonomi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2809035/tumbuh-di-atas-5-sri-mulyani-pamer-kekuatan-ekonomi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/320/2809035/tumbuh-di-atas-5-sri-mulyani-pamer-kekuatan-ekonomi-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 05 Mei 2023 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/05/320/2809035/tumbuh-di-atas-5-sri-mulyani-pamer-kekuatan-ekonomi-indonesia-Vd7v2rv1TI.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/05/320/2809035/tumbuh-di-atas-5-sri-mulyani-pamer-kekuatan-ekonomi-indonesia-Vd7v2rv1TI.jfif</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa seiring pertumbuhan ekonomi RI 5,03% di kuartal I-2023, dari sisi produksi, sektor-sektor unggulan tetap tumbuh positif, termasuk sektor primer.
&quot;Perekonomian nasional terus menunjukkan resiliensi, baik dari sisi konsumsi maupun produksi,&quot; ujarnya di Jakarta, Jumat (5/5/2023).

BACA JUGA:
Ekonomi RI Tumbuh 5,03%, Sri Mulyani: Kalahkan China

Dia menyebut sektor pertanian tumbuh relatif moderat sebesar 0,3% (yoy), salah satunya disebabkan oleh pergeseran masa panen ke triwulan II akibat perubahan cuaca.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wNS80LzE2NTg2OC81L3g4a29nNGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sub-sektor tanaman perkebunan tumbuh sebesar 4,7% sejalan dengan tingginyapermintaan komoditas sawit. Sektor pertambangan masih tumbuh kuat sebesar 4,9% di tengah moderasi harga komoditas global.

BACA JUGA:
Bak Drakor, Intip Cantiknya Sri Mulyani Jalan-Jalan di Seoul Pakai Hanbok

&amp;ldquo;Bahkan di saat harga komoditas termoderasi dan mulai menurun, sektor pertambangan Indonesia tetap dapat tumbuh sebesar 4,9%&amp;rdquo; lanjut Sri.Sektor manufaktur dan perdagangan menjadi kontributor utama dari sisi produksi. Sektor manufaktur tumbuh sebesar 4,4% (yoy) ditopang oleh masih kuatnya permintaan domestik menjelang bulan Ramadhan dan tingginya permintaan atas komoditas hilirisasi seperti CPO dan olahan mineral.
Pertumbuhan sub-sektor pengolahan makanan dan minuman serta pengolahan logam dasar tumbuh masing-masing sebesar 5,3% dan 15,5% pada triwulan I 2023.
&quot;Sementara itu, sektor alat angkutan mampu tumbuh signifikan sebesar 17,3%, didorong oleh peningkatan permintaan kendaraan baru menjelang hari raya Idulfitri serta peningkatan produksi kendaraan bermotor listrik. Sejalan dengan pertumbuhan sektor manufaktur yang cukup kuat, sektor perdagangan juga tumbuh tinggi sebesar 4,9%, terutama didorong oleh pertumbuhan perdagangan otomotif sebesar 6,9%,&quot; terang Sri.
Di sisi lain, sektor penunjang pariwisata melanjutkan pemulihan yang kuat dan kembali tumbuh dua digit di triwulan I. Sektor transportasi dan akomodasi masing-masing tumbuh sebesar 15,9% dan 11,6% (yoy). Arus pariwisata terutama mancanegara terus masuk dengan kuat ke dalam negeri.
Rata-rata level kunjungan turis asing terus naik di triwulan I mencapai 750 ribu per bulan dan mulai mendekati tingkat kunjungan prapandemi (1,2 juta).
&quot;Relaksasi pembatasan sosial di dunia, terutama relaksasi restriksi mobilisasi di China, mendorong keberlanjutan pemulihan sektor ini. Selain itu, penyelenggaraan gelaran baik level nasional maupun internasional juga mendorong daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata,&quot; terang Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa seiring pertumbuhan ekonomi RI 5,03% di kuartal I-2023, dari sisi produksi, sektor-sektor unggulan tetap tumbuh positif, termasuk sektor primer.
&quot;Perekonomian nasional terus menunjukkan resiliensi, baik dari sisi konsumsi maupun produksi,&quot; ujarnya di Jakarta, Jumat (5/5/2023).

BACA JUGA:
Ekonomi RI Tumbuh 5,03%, Sri Mulyani: Kalahkan China

Dia menyebut sektor pertanian tumbuh relatif moderat sebesar 0,3% (yoy), salah satunya disebabkan oleh pergeseran masa panen ke triwulan II akibat perubahan cuaca.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wNS80LzE2NTg2OC81L3g4a29nNGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sub-sektor tanaman perkebunan tumbuh sebesar 4,7% sejalan dengan tingginyapermintaan komoditas sawit. Sektor pertambangan masih tumbuh kuat sebesar 4,9% di tengah moderasi harga komoditas global.

BACA JUGA:
Bak Drakor, Intip Cantiknya Sri Mulyani Jalan-Jalan di Seoul Pakai Hanbok

&amp;ldquo;Bahkan di saat harga komoditas termoderasi dan mulai menurun, sektor pertambangan Indonesia tetap dapat tumbuh sebesar 4,9%&amp;rdquo; lanjut Sri.Sektor manufaktur dan perdagangan menjadi kontributor utama dari sisi produksi. Sektor manufaktur tumbuh sebesar 4,4% (yoy) ditopang oleh masih kuatnya permintaan domestik menjelang bulan Ramadhan dan tingginya permintaan atas komoditas hilirisasi seperti CPO dan olahan mineral.
Pertumbuhan sub-sektor pengolahan makanan dan minuman serta pengolahan logam dasar tumbuh masing-masing sebesar 5,3% dan 15,5% pada triwulan I 2023.
&quot;Sementara itu, sektor alat angkutan mampu tumbuh signifikan sebesar 17,3%, didorong oleh peningkatan permintaan kendaraan baru menjelang hari raya Idulfitri serta peningkatan produksi kendaraan bermotor listrik. Sejalan dengan pertumbuhan sektor manufaktur yang cukup kuat, sektor perdagangan juga tumbuh tinggi sebesar 4,9%, terutama didorong oleh pertumbuhan perdagangan otomotif sebesar 6,9%,&quot; terang Sri.
Di sisi lain, sektor penunjang pariwisata melanjutkan pemulihan yang kuat dan kembali tumbuh dua digit di triwulan I. Sektor transportasi dan akomodasi masing-masing tumbuh sebesar 15,9% dan 11,6% (yoy). Arus pariwisata terutama mancanegara terus masuk dengan kuat ke dalam negeri.
Rata-rata level kunjungan turis asing terus naik di triwulan I mencapai 750 ribu per bulan dan mulai mendekati tingkat kunjungan prapandemi (1,2 juta).
&quot;Relaksasi pembatasan sosial di dunia, terutama relaksasi restriksi mobilisasi di China, mendorong keberlanjutan pemulihan sektor ini. Selain itu, penyelenggaraan gelaran baik level nasional maupun internasional juga mendorong daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata,&quot; terang Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
