<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Passing Grade PPPK Akan Dikaji Ulang</title><description>BKN diminta untuk membuat simulasi dan kajian terkait kelulusan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/455/2808461/alasan-passing-grade-pppk-akan-dikaji-ulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/455/2808461/alasan-passing-grade-pppk-akan-dikaji-ulang"/><item><title>Alasan Passing Grade PPPK Akan Dikaji Ulang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/455/2808461/alasan-passing-grade-pppk-akan-dikaji-ulang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/05/455/2808461/alasan-passing-grade-pppk-akan-dikaji-ulang</guid><pubDate>Jum'at 05 Mei 2023 06:50 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/04/455/2808461/alasan-passing-grade-pppk-akan-dikaji-ulang-hTBefxwzpx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Passing Grade PPPK (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/04/455/2808461/alasan-passing-grade-pppk-akan-dikaji-ulang-hTBefxwzpx.jpg</image><title>Passing Grade PPPK (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) diminta untuk membuat simulasi dan kajian terkait kelulusan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu menyusul banyaknya masukan melalui media sosial maupun secara langsung kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas  terkait nilai ambang batas (passing grade). Sebelumnya, passing grade tersebut diusulkan masing-masing instansi pembina.

&amp;ldquo;Saya sudah bahas soal passing grade dengan BKN. Pertama, kita sedang simulasi tentang penyesuaian passing grade, untuk potensi ada afirmasi-afirmasi (penambahan nilai). Kedua, kita akan kumpulkan puluhan instansi pembina, agar kebutuhan instansi pembina bisa tetap terjawab dengan hasil rekrutmen yang ada. Tentu Kemenpan RB harus mengetahui kebutuhan kompetensi dari instansi pembina masing-masing jabatan,&amp;rdquo; ujar Menpan RB Anas dalam keterangan tertulis, Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:

Ini Link Pengumuman PPPK Kemenag, 29.109 Peserta Dinyatakan Lolos&amp;nbsp;
Anas mengatakan, reformulasi dan simulasi yang dilakukan BKN sedang dalam proses. Nantinya bisa diputuskan adanya potensi penambahan nilai (afirmasi) bagi penentuan passing grade seleksi PPPK.

&amp;ldquo;Jadi berbagai masukan terkait passing grade yang disebut menyebabkan ada sejumlah peserta dinyatakan tidak lolos, itu sudah kita bahas. Tapi tentu Kementerian PANRB dan BKN juga harus melibatkan instansi pembina, karena instansi pembina yang mengusulkan skema passing grade sesuai kebutuhan mereka,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Selengkapnya: Menpan RB Anas Minta BKN Kaji Tingkat Kelulusan Passing Grade PPPK

Orang Batak juga banyak yang memilih jadi raja bagi dirinya sendiri atau membuka usaha. Adapun, membuka usaha tambal ban adalah karena keterbatasan lowongan pekerjaan di kota-kota besar.
Sehingga karena sulit dapat kerja mereka memilih untuk mandiri dan membuka usahanya sendiri dengan menjadi pengusaha tambal ban.
Baca Selengkapnya: Kenapa Banyak Orang Batak Jadi Tukang Tambal Ban? Ternyata Ini Alasannya</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) diminta untuk membuat simulasi dan kajian terkait kelulusan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu menyusul banyaknya masukan melalui media sosial maupun secara langsung kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas  terkait nilai ambang batas (passing grade). Sebelumnya, passing grade tersebut diusulkan masing-masing instansi pembina.

&amp;ldquo;Saya sudah bahas soal passing grade dengan BKN. Pertama, kita sedang simulasi tentang penyesuaian passing grade, untuk potensi ada afirmasi-afirmasi (penambahan nilai). Kedua, kita akan kumpulkan puluhan instansi pembina, agar kebutuhan instansi pembina bisa tetap terjawab dengan hasil rekrutmen yang ada. Tentu Kemenpan RB harus mengetahui kebutuhan kompetensi dari instansi pembina masing-masing jabatan,&amp;rdquo; ujar Menpan RB Anas dalam keterangan tertulis, Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:

Ini Link Pengumuman PPPK Kemenag, 29.109 Peserta Dinyatakan Lolos&amp;nbsp;
Anas mengatakan, reformulasi dan simulasi yang dilakukan BKN sedang dalam proses. Nantinya bisa diputuskan adanya potensi penambahan nilai (afirmasi) bagi penentuan passing grade seleksi PPPK.

&amp;ldquo;Jadi berbagai masukan terkait passing grade yang disebut menyebabkan ada sejumlah peserta dinyatakan tidak lolos, itu sudah kita bahas. Tapi tentu Kementerian PANRB dan BKN juga harus melibatkan instansi pembina, karena instansi pembina yang mengusulkan skema passing grade sesuai kebutuhan mereka,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Selengkapnya: Menpan RB Anas Minta BKN Kaji Tingkat Kelulusan Passing Grade PPPK

Orang Batak juga banyak yang memilih jadi raja bagi dirinya sendiri atau membuka usaha. Adapun, membuka usaha tambal ban adalah karena keterbatasan lowongan pekerjaan di kota-kota besar.
Sehingga karena sulit dapat kerja mereka memilih untuk mandiri dan membuka usahanya sendiri dengan menjadi pengusaha tambal ban.
Baca Selengkapnya: Kenapa Banyak Orang Batak Jadi Tukang Tambal Ban? Ternyata Ini Alasannya</content:encoded></item></channel></rss>
