<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Bank Besar AS Bangkrut</title><description>Fakta bank besar Amerika Serikat bangkrut. Regulator keuangan Amerika telah mengambil alih First Republic Bank yang bermasalah</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/07/320/2808990/4-fakta-bank-besar-as-bangkrut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/07/320/2808990/4-fakta-bank-besar-as-bangkrut"/><item><title>4 Fakta Bank Besar AS Bangkrut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/07/320/2808990/4-fakta-bank-besar-as-bangkrut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/07/320/2808990/4-fakta-bank-besar-as-bangkrut</guid><pubDate>Minggu 07 Mei 2023 05:19 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/05/320/2808990/4-fakta-bank-besar-as-bangkrut-OsGBLWRmG0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank besar AS Bangkrut (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/05/320/2808990/4-fakta-bank-besar-as-bangkrut-OsGBLWRmG0.jpg</image><title>Bank besar AS Bangkrut (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Fakta bank besar Amerika Serikat bangkrut. Regulator keuangan Amerika telah mengambil alih First Republic Bank yang bermasalah.
Dilansir VOA di Jakarta, Rabu (3/5/2023) menjual aset-asetnya pada JPMorgan Chase Bank. Ini merupakan kegagalan bank besar ketiga di Amerika dalam dua bulan terakhir.
Okezone merangkum fakta terkait bank besar AS bangkrut, Minggu (7/5/2023):

BACA JUGA:
Ajay Banga Jadi Presiden Bank Dunia yang Baru, Lahir di India dan Mantan Bos Kartu Kredit


1.	Kegagalan First Republic Bank
Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) mengatakan semua deposito First Republic Bank yang berkantor di San Fransisco akan menjadi pelanggan JPMorgan dan memiliki akses langsung dan penuh pada uang mereka.
Adapun dari kesepakatan itu, JPMorgan mengakuisisi &amp;ldquo;secara substansial semua aset First Republic Bank, dan setuju untuk bertanggungjawab atas simpanannya, termasuk simpanan yang berada di atas batas asuransi federal sebear USD250.000 per rekening.
Dari kegagalan First Republic Bank diperkirakan akan merugikan FDIC sekitar USD13 miliar, kata agensi itu. Uang itu akan berasal dari dana asuransi simpanan FDIC, yang disumbangkan oleh bank-bank yang diasuransikan itu setiap tiga bulan.

BACA JUGA:
Wall Street Anjlok 1% Imbas Runtuhnya Bank-Bank AS


2.	Keputusan investasi keuangan buruk dari manajer bank
Kegagalan beberapa bank itu baru-baru ini merupakan akibat keputusan investasi keuangan yang buruk oleh manajer bank, dan penarikan uang oleh deposan secara tajam.
Di First Republic Bank, dalam beberapa minggu terakhir ini para deposan telah menarik lebih dari USD100 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC81L3g4ajZna3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3.	Joe Biden pastikan kondisi perbankan Amerika tetap sehat
Sebelumnya, Presiden Joe Biden memastikan bahwa kondisi perbankan Amerika tetap sehat.
&amp;ldquo;Langkah pengambilalihan (First Republic Bank) bertujuan untuk  memastikan bahwa sistem perbankan Amerika sehat. Ini mencakup upaya  melindungi UKM di seluruh Amerika yang harus membayar pekerja dan  operasi usaha kecil mereka,&quot; bebernya.
4.	Tidak ada jaminan bahwa bank lain tidak akan gagal
Kepala Eksekutif JPMorgan Jamie Dimon mengatakan kepada para analis  keuangan, tidak ada jaminan bahwa bank-bank lain tidak akan gagal.  Tetapi yakin bahwa keadaan darurat itu akan dapat segera diselesaikan,  dan bahwa sistem perbankan Amerika tetap sehat.
&amp;ldquo;Bagian dari krisis ini sudah berakhir,&amp;rdquo; ujar Dimon.
Dia mengakui, bagaimana pun juga, ketika suku bunga terus meningkat,  ekonomi Amerika yang terbesar di dunia dapat menghadapi lebih banyak  kesulitan.</description><content:encoded>JAKARTA - Fakta bank besar Amerika Serikat bangkrut. Regulator keuangan Amerika telah mengambil alih First Republic Bank yang bermasalah.
Dilansir VOA di Jakarta, Rabu (3/5/2023) menjual aset-asetnya pada JPMorgan Chase Bank. Ini merupakan kegagalan bank besar ketiga di Amerika dalam dua bulan terakhir.
Okezone merangkum fakta terkait bank besar AS bangkrut, Minggu (7/5/2023):

BACA JUGA:
Ajay Banga Jadi Presiden Bank Dunia yang Baru, Lahir di India dan Mantan Bos Kartu Kredit


1.	Kegagalan First Republic Bank
Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) mengatakan semua deposito First Republic Bank yang berkantor di San Fransisco akan menjadi pelanggan JPMorgan dan memiliki akses langsung dan penuh pada uang mereka.
Adapun dari kesepakatan itu, JPMorgan mengakuisisi &amp;ldquo;secara substansial semua aset First Republic Bank, dan setuju untuk bertanggungjawab atas simpanannya, termasuk simpanan yang berada di atas batas asuransi federal sebear USD250.000 per rekening.
Dari kegagalan First Republic Bank diperkirakan akan merugikan FDIC sekitar USD13 miliar, kata agensi itu. Uang itu akan berasal dari dana asuransi simpanan FDIC, yang disumbangkan oleh bank-bank yang diasuransikan itu setiap tiga bulan.

BACA JUGA:
Wall Street Anjlok 1% Imbas Runtuhnya Bank-Bank AS


2.	Keputusan investasi keuangan buruk dari manajer bank
Kegagalan beberapa bank itu baru-baru ini merupakan akibat keputusan investasi keuangan yang buruk oleh manajer bank, dan penarikan uang oleh deposan secara tajam.
Di First Republic Bank, dalam beberapa minggu terakhir ini para deposan telah menarik lebih dari USD100 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC81L3g4ajZna3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3.	Joe Biden pastikan kondisi perbankan Amerika tetap sehat
Sebelumnya, Presiden Joe Biden memastikan bahwa kondisi perbankan Amerika tetap sehat.
&amp;ldquo;Langkah pengambilalihan (First Republic Bank) bertujuan untuk  memastikan bahwa sistem perbankan Amerika sehat. Ini mencakup upaya  melindungi UKM di seluruh Amerika yang harus membayar pekerja dan  operasi usaha kecil mereka,&quot; bebernya.
4.	Tidak ada jaminan bahwa bank lain tidak akan gagal
Kepala Eksekutif JPMorgan Jamie Dimon mengatakan kepada para analis  keuangan, tidak ada jaminan bahwa bank-bank lain tidak akan gagal.  Tetapi yakin bahwa keadaan darurat itu akan dapat segera diselesaikan,  dan bahwa sistem perbankan Amerika tetap sehat.
&amp;ldquo;Bagian dari krisis ini sudah berakhir,&amp;rdquo; ujar Dimon.
Dia mengakui, bagaimana pun juga, ketika suku bunga terus meningkat,  ekonomi Amerika yang terbesar di dunia dapat menghadapi lebih banyak  kesulitan.</content:encoded></item></channel></rss>
