<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resmi Listing, Harga Saham Era Media (DOOH) Turun 7%</title><description>PT Era Media Sejahtera Tbk resmi listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode DOOH.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/278/2810058/resmi-listing-harga-saham-era-media-dooh-turun-7</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/278/2810058/resmi-listing-harga-saham-era-media-dooh-turun-7"/><item><title>Resmi Listing, Harga Saham Era Media (DOOH) Turun 7%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/278/2810058/resmi-listing-harga-saham-era-media-dooh-turun-7</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/278/2810058/resmi-listing-harga-saham-era-media-dooh-turun-7</guid><pubDate>Senin 08 Mei 2023 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/278/2810058/resmi-listing-harga-saham-era-media-dooh-turun-7-NSU9Jog4ES.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham DOOH listing hari ini (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/278/2810058/resmi-listing-harga-saham-era-media-dooh-turun-7-NSU9Jog4ES.jpg</image><title>Saham DOOH listing hari ini (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Era Media Sejahtera Tbk resmi listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode DOOH. Harga saham DOOH turun 7% ke level Rp93 dari harga penawaran awal yang ditetapkan sebesar Rp100 per saham pada perdagangan perdananya.

BACA JUGA:
Saham Jatis Mobile (JATI) Melesat 20% di Perdagangan Perdana


Hingga pukul 09.15 WIB, harga saham DOOH masih berada di posisi Rp93 per saham. Sementara itu, total saham perseroan yang diperdagangkan sebanyak 40,57 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp3,77 miliar, dan ditransaksikan sebanyak 742 kali.
&quot;Ini merupakan langkah awal untuk mencapai visi menjadi perusahaan media periklanan bertaraf global, yang dapat berkontribusi pencapaian profitabilitas klien-klien kami,&quot; kata Direktur Utama DOOH, Doni Teguh di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (8/5/2023).

BACA JUGA:
Melantai di Bursa, Saham Produsen Ban (TYRE) Dibuka Naik 34,78%


Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) ini, perseroan menawarkan sebanyak 1,54 miliar saham atau 20% dari modal disetor dan ditempatkan. Bersamaan dengan IPO, perseroan juga menerbitkan sebanyak 1,23 miliar Waran Seri I atau sebesar 20% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Adapun, Waran Seri I dapat dilaksanakan setelah enam bulan sejak diterbitkan dengan harga pelaksanaan Rp135.
Sebesar 7,07% dana hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal berupa biaya pengadaan aset media periklanan yang dibeli dari pihak ketiga, dan akan ditempatkan di berbagai lokasi atau media spot yang bekerja sama dengan perseroan, di antaranya pada 206 titik pada PD Pasar Jaya dan sebanyak 50 unit pada Gudang Induk Koperasi Unit Desa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, sebesar 92,93% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal  kerja perseroan dengan rincian, akan digunakan untuk biaya penyewaan  slot iklan baik berupa penyewaan Media OOH (out of Home), media DOOH  (digital out of home) ataupun dalam bentuk media lainnya baik digital  maupun media kreatif lainnya.
Dana hasil IPO juga akan digunakan untuk biaya pemasaran dan  penjualan serta operasional berupa biaya konektivitas jaringan, biaya  listrik, biaya air dan biaya utilitas lainnya. Lalu, akan digunakan  untuk biaya penyewaan infrastruktur jasa cloud dan jasa internet, serta  product development untuk menunjang layanan yang paripurna kepada  pelanggan perseroan.
Perseroan juga akan menggunakan dana hasil IPO untuk biaya tenaga  kerja berikut biaya sertifikasi, biaya pelatihan SDM berbasis kompetensi  termasuk pelatihan SDM di bidang IT, SDM untuk Creative Design untuk  menunjang bisnis Media (Adtech) berbasis teknologi. Terakhir, dana hasil  IPO akan digunakan untuk biaya peningkatan kapasitas layanan media  berupa pemeliharaan sistem IT dan biaya pemeliharaan perangkat media  perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Era Media Sejahtera Tbk resmi listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode DOOH. Harga saham DOOH turun 7% ke level Rp93 dari harga penawaran awal yang ditetapkan sebesar Rp100 per saham pada perdagangan perdananya.

BACA JUGA:
Saham Jatis Mobile (JATI) Melesat 20% di Perdagangan Perdana


Hingga pukul 09.15 WIB, harga saham DOOH masih berada di posisi Rp93 per saham. Sementara itu, total saham perseroan yang diperdagangkan sebanyak 40,57 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp3,77 miliar, dan ditransaksikan sebanyak 742 kali.
&quot;Ini merupakan langkah awal untuk mencapai visi menjadi perusahaan media periklanan bertaraf global, yang dapat berkontribusi pencapaian profitabilitas klien-klien kami,&quot; kata Direktur Utama DOOH, Doni Teguh di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (8/5/2023).

BACA JUGA:
Melantai di Bursa, Saham Produsen Ban (TYRE) Dibuka Naik 34,78%


Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) ini, perseroan menawarkan sebanyak 1,54 miliar saham atau 20% dari modal disetor dan ditempatkan. Bersamaan dengan IPO, perseroan juga menerbitkan sebanyak 1,23 miliar Waran Seri I atau sebesar 20% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Adapun, Waran Seri I dapat dilaksanakan setelah enam bulan sejak diterbitkan dengan harga pelaksanaan Rp135.
Sebesar 7,07% dana hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal berupa biaya pengadaan aset media periklanan yang dibeli dari pihak ketiga, dan akan ditempatkan di berbagai lokasi atau media spot yang bekerja sama dengan perseroan, di antaranya pada 206 titik pada PD Pasar Jaya dan sebanyak 50 unit pada Gudang Induk Koperasi Unit Desa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, sebesar 92,93% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal  kerja perseroan dengan rincian, akan digunakan untuk biaya penyewaan  slot iklan baik berupa penyewaan Media OOH (out of Home), media DOOH  (digital out of home) ataupun dalam bentuk media lainnya baik digital  maupun media kreatif lainnya.
Dana hasil IPO juga akan digunakan untuk biaya pemasaran dan  penjualan serta operasional berupa biaya konektivitas jaringan, biaya  listrik, biaya air dan biaya utilitas lainnya. Lalu, akan digunakan  untuk biaya penyewaan infrastruktur jasa cloud dan jasa internet, serta  product development untuk menunjang layanan yang paripurna kepada  pelanggan perseroan.
Perseroan juga akan menggunakan dana hasil IPO untuk biaya tenaga  kerja berikut biaya sertifikasi, biaya pelatihan SDM berbasis kompetensi  termasuk pelatihan SDM di bidang IT, SDM untuk Creative Design untuk  menunjang bisnis Media (Adtech) berbasis teknologi. Terakhir, dana hasil  IPO akan digunakan untuk biaya peningkatan kapasitas layanan media  berupa pemeliharaan sistem IT dan biaya pemeliharaan perangkat media  perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
