<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Ungkap Peran Penting Ritel dalam Pemulihan Ekonomi RI</title><description>Ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,3%. Persentase ini lebih tinggi dibandingkan 2021 sebesar 3,7%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/320/2809947/mendag-ungkap-peran-penting-ritel-dalam-pemulihan-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/320/2809947/mendag-ungkap-peran-penting-ritel-dalam-pemulihan-ekonomi-ri"/><item><title>Mendag Ungkap Peran Penting Ritel dalam Pemulihan Ekonomi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/320/2809947/mendag-ungkap-peran-penting-ritel-dalam-pemulihan-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/320/2809947/mendag-ungkap-peran-penting-ritel-dalam-pemulihan-ekonomi-ri</guid><pubDate>Senin 08 Mei 2023 06:55 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/320/2809947/mendag-ungkap-peran-penting-ritel-dalam-pemulihan-ekonomi-ri-Sg0ppU5Wat.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sektor ritel kunci pemulihan ekonomi (Foto: Kemendag)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/320/2809947/mendag-ungkap-peran-penting-ritel-dalam-pemulihan-ekonomi-ri-Sg0ppU5Wat.jpg</image><title>Sektor ritel kunci pemulihan ekonomi (Foto: Kemendag)</title></images><description>JAKARTA - Ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,3%. Persentase ini lebih tinggi dibandingkan 2021 sebesar 3,7%.
Menurut Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, sektor ritel mempunyai peran penting dalam memulihkan konsumsi rumah tangga. Dirinya lalu menyebut kontribusi rumah tangga pada 2022 mencapai 51,87.

BACA JUGA:
Menko Airlangga Sebut ASEAN Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia


&amp;ldquo;Sektor ritel (perdagangan eceran) memiliki peran penting dalam memulihkan konsumsi rumah tangga. Pemulihan ini diharapkan semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu, Kementerian Perdagangan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi sektor ritel dengan berbagai pihak,&amp;rdquo; jelasnya, Senin (8/5/2023).
Oleh karena itu, untuk memperkuat sektor ritel, Kemendag membangun sinergi empat pilar. Pilar pertama yaitu UMKM yang terbuka terhadap perubahan, inovatif dan punya kemauan berkembang.

BACA JUGA:
Pertumbuhan Ekonomi ASEAN Belum Kebal Krisis Global


Pilar kedua sinergi lokapasar (marketplace) dengan UMKM. Pilar ketiga, kemitraan ritel modern dengan UMKM. Pilar keempat, akses lembaga pembiayaan/perbankan dengan UMKM.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wNy8yMC8xNjU5MTUvNS94OGtxbzJ5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pihaknya bersama jajarannya juga terus dan tetap berkomitmen  mendorong pelaku usaha di berbagai wilayah melalui berbagai program.
Di antaranya dengan program pemberdayaan toko/ warung tradisional,  digitalisasi UMKM, promosi dan pendampingan ekspor produk UMKM,  penjajakan kerja sama bisnis (business matching) serta pelatihan sumber  daya manusia (SDM) ekspor dan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.
&amp;ldquo;Upaya pemberdayaan untuk peningkatan daya saing toko/warung  tradisional, kami lakukan melalui penyediaan pasokan barang,  pendampingan usaha, digitalisasi warung dan bantuan permodalan melalui  kemitraan,&amp;rdquo; papar Mendag Zulhas.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,3%. Persentase ini lebih tinggi dibandingkan 2021 sebesar 3,7%.
Menurut Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, sektor ritel mempunyai peran penting dalam memulihkan konsumsi rumah tangga. Dirinya lalu menyebut kontribusi rumah tangga pada 2022 mencapai 51,87.

BACA JUGA:
Menko Airlangga Sebut ASEAN Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia


&amp;ldquo;Sektor ritel (perdagangan eceran) memiliki peran penting dalam memulihkan konsumsi rumah tangga. Pemulihan ini diharapkan semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu, Kementerian Perdagangan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi sektor ritel dengan berbagai pihak,&amp;rdquo; jelasnya, Senin (8/5/2023).
Oleh karena itu, untuk memperkuat sektor ritel, Kemendag membangun sinergi empat pilar. Pilar pertama yaitu UMKM yang terbuka terhadap perubahan, inovatif dan punya kemauan berkembang.

BACA JUGA:
Pertumbuhan Ekonomi ASEAN Belum Kebal Krisis Global


Pilar kedua sinergi lokapasar (marketplace) dengan UMKM. Pilar ketiga, kemitraan ritel modern dengan UMKM. Pilar keempat, akses lembaga pembiayaan/perbankan dengan UMKM.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wNy8yMC8xNjU5MTUvNS94OGtxbzJ5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pihaknya bersama jajarannya juga terus dan tetap berkomitmen  mendorong pelaku usaha di berbagai wilayah melalui berbagai program.
Di antaranya dengan program pemberdayaan toko/ warung tradisional,  digitalisasi UMKM, promosi dan pendampingan ekspor produk UMKM,  penjajakan kerja sama bisnis (business matching) serta pelatihan sumber  daya manusia (SDM) ekspor dan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.
&amp;ldquo;Upaya pemberdayaan untuk peningkatan daya saing toko/warung  tradisional, kami lakukan melalui penyediaan pasokan barang,  pendampingan usaha, digitalisasi warung dan bantuan permodalan melalui  kemitraan,&amp;rdquo; papar Mendag Zulhas.</content:encoded></item></channel></rss>
