<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres: Udang Jadi Primadona Ekspor Indonesia, Terbesar ke-4 di Dunia</title><description>Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendapat laporkan udang saat ini masih menjadi komoditas ekspor primadona Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/320/2810183/wapres-udang-jadi-primadona-ekspor-indonesia-terbesar-ke-4-di-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/320/2810183/wapres-udang-jadi-primadona-ekspor-indonesia-terbesar-ke-4-di-dunia"/><item><title>Wapres: Udang Jadi Primadona Ekspor Indonesia, Terbesar ke-4 di Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/320/2810183/wapres-udang-jadi-primadona-ekspor-indonesia-terbesar-ke-4-di-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/320/2810183/wapres-udang-jadi-primadona-ekspor-indonesia-terbesar-ke-4-di-dunia</guid><pubDate>Senin 08 Mei 2023 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/320/2810183/wapres-udang-jadi-primadona-ekspor-indonesia-terbesar-ke-4-di-dunia-f5xn9njQZK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/320/2810183/wapres-udang-jadi-primadona-ekspor-indonesia-terbesar-ke-4-di-dunia-f5xn9njQZK.jpg</image><title>Wapres Maruf Amin. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendapat laporkan udang saat ini masih menjadi komoditas ekspor primadona Indonesia. Bahkan, Indonesia menjadi negara pengekspor udang nomor 4 terbesar di dunia.
&amp;ldquo;Udang ini menjadi ekspor primadona buat Indonesia. Jadi ada USD5 miliar nilai ekspor perikanan kita dan 40%-nya itu disumbang oleh ekspor udang ini,&amp;rdquo; ungkap Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (8/5/2023).

BACA JUGA:
Bertemu Wapres, Petambak Udang Keluhkan Proses Perizinan

&amp;ldquo;Dan udang Indonesia ini termasuk salah satu (komoditas ekspor) yang terbesar (dunia) yang kelima nomor, satu itu adalah Ekuador gitu ya, yang nomor dua itu India, nomor 3 itu Vietnam, nomor 4 kita (Indonesia), dan nomor 5 Thailand,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNy8xLzE2NTAyNS81L3g4anYwaDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meski begitu, Wapres mendapat keluhan dari Perkumpulan Petambak Udang Indonesia (PPUI) terkait masalah perizinan yang merepotkan. Perizinan tambak udang ada 21 item yang meliputi 5 Kementerian dan 1 dari Pemerintah Daerah (Pemda).

BACA JUGA:
Wapres: Ekonomi Syariah Dibangun untuk Keadilan

&amp;ldquo;Banyak hal yang cukup substansial dibicarakan, salah satunya adalah problem mengenai perizinan. Ternyata petambak udang ini punya problem perizinan, ada 21 item perizinan yang meliputi lima Kementerian, ini sangat merepotkan,&amp;rdquo; kata Masduki.&amp;ldquo;Jadi ada Menteri Kelautan, ada Menteri PUPR, ada Kemendagri, ada ESDM gitu ya, dan satu lagi ada Kementerian lagi ada 5, bahkan 6 dengan izin di Daerah. Ini sangat merepotkan,&amp;rdquo; tambahnya.
Oleh karena itu, Wapres pun memastikan akan mencarikan solusi dan masalah ini akan dibawa di dalam Rapat Kabinet bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para Menteri terkait.
&amp;ldquo;Jadi ini adalah hal yang sangat strategis disampaikan kepada Wakil Presiden. Dan Wakil Presiden berdiskusi mengenai solusi, solusinya salah satunya bagaimana caranya supaya perizinan ini bisa diperingkas gitu ya, itu yang akan coba di usahakan akan dibicarakan di dalam rapat kabinet yang akan datang,&amp;rdquo; kata Masduki.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendapat laporkan udang saat ini masih menjadi komoditas ekspor primadona Indonesia. Bahkan, Indonesia menjadi negara pengekspor udang nomor 4 terbesar di dunia.
&amp;ldquo;Udang ini menjadi ekspor primadona buat Indonesia. Jadi ada USD5 miliar nilai ekspor perikanan kita dan 40%-nya itu disumbang oleh ekspor udang ini,&amp;rdquo; ungkap Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (8/5/2023).

BACA JUGA:
Bertemu Wapres, Petambak Udang Keluhkan Proses Perizinan

&amp;ldquo;Dan udang Indonesia ini termasuk salah satu (komoditas ekspor) yang terbesar (dunia) yang kelima nomor, satu itu adalah Ekuador gitu ya, yang nomor dua itu India, nomor 3 itu Vietnam, nomor 4 kita (Indonesia), dan nomor 5 Thailand,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNy8xLzE2NTAyNS81L3g4anYwaDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meski begitu, Wapres mendapat keluhan dari Perkumpulan Petambak Udang Indonesia (PPUI) terkait masalah perizinan yang merepotkan. Perizinan tambak udang ada 21 item yang meliputi 5 Kementerian dan 1 dari Pemerintah Daerah (Pemda).

BACA JUGA:
Wapres: Ekonomi Syariah Dibangun untuk Keadilan

&amp;ldquo;Banyak hal yang cukup substansial dibicarakan, salah satunya adalah problem mengenai perizinan. Ternyata petambak udang ini punya problem perizinan, ada 21 item perizinan yang meliputi lima Kementerian, ini sangat merepotkan,&amp;rdquo; kata Masduki.&amp;ldquo;Jadi ada Menteri Kelautan, ada Menteri PUPR, ada Kemendagri, ada ESDM gitu ya, dan satu lagi ada Kementerian lagi ada 5, bahkan 6 dengan izin di Daerah. Ini sangat merepotkan,&amp;rdquo; tambahnya.
Oleh karena itu, Wapres pun memastikan akan mencarikan solusi dan masalah ini akan dibawa di dalam Rapat Kabinet bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para Menteri terkait.
&amp;ldquo;Jadi ini adalah hal yang sangat strategis disampaikan kepada Wakil Presiden. Dan Wakil Presiden berdiskusi mengenai solusi, solusinya salah satunya bagaimana caranya supaya perizinan ini bisa diperingkas gitu ya, itu yang akan coba di usahakan akan dibicarakan di dalam rapat kabinet yang akan datang,&amp;rdquo; kata Masduki.</content:encoded></item></channel></rss>
