<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamendag Sebut 37 Juta UMKM di RI Terima Pembayaran QRIS</title><description>37 juta UMKM di Indonesia sudah boarding menggunakan alat pembayaran digital, QRIS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/455/2810257/wamendag-sebut-37-juta-umkm-di-ri-terima-pembayaran-qris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/455/2810257/wamendag-sebut-37-juta-umkm-di-ri-terima-pembayaran-qris"/><item><title>Wamendag Sebut 37 Juta UMKM di RI Terima Pembayaran QRIS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/455/2810257/wamendag-sebut-37-juta-umkm-di-ri-terima-pembayaran-qris</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/08/455/2810257/wamendag-sebut-37-juta-umkm-di-ri-terima-pembayaran-qris</guid><pubDate>Senin 08 Mei 2023 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/455/2810257/wamendag-sebut-37-juta-umkm-di-ri-terima-pembayaran-qris-p7z4lpC8AN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamendag Jerry Sambuaga (Foto: Advenia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/455/2810257/wamendag-sebut-37-juta-umkm-di-ri-terima-pembayaran-qris-p7z4lpC8AN.jpg</image><title>Wamendag Jerry Sambuaga (Foto: Advenia)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; 37 juta UMKM di Indonesia sudah boarding menggunakan alat pembayaran digital, QRIS. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, hal ini menandakan digitalisasi ekonomi di sektor perdagangan semakin pesat.
&quot;Kalau per hari ini datanya yang menggunakan QRIS saya mesti cek persis tapi kalau nggak salah untuk semuanya ada 37 juta UMKM seluruh Indonesia,&quot; ujar Jerry di acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia di Jakarta Convention Center, Senin (8/5/2023).

BACA JUGA:
Simak Kupas Tuntas Strategi UMKM Masa Depan di Sini


Lanjut dia menerangkan, dari jumlah tersebut masih didominasi di Pulau Jawa lantaran infrastruktur jaringan internet sudah lebih memadai dibandingkan wilayah Indonesia lainnya.
Meski begitu, Jerry beserta Kementerian Lembaga (K/L) lainnya akan berkomitmen untuk terus mengembangkan digitalisasi ini hingga sampai ke wilayah Indonesia Timur.

BACA JUGA:
Temui Para Calon Pengusaha, Erick Thohir: Pertumbuhan Ekonomi RI Ada di Pundak UMKM


&quot;Mayoritas itu ada di pulau Jawa. Tentunya kami mendorong ini agar bisa diterapkan di luar Pulau Jawa. Karena kalau kita lihat pembangunan dan juga developernya itu akan merujuk ke Indonesia bagian timur. Saya pikir ini yang perlu dikembangkan dan tentunya kami dari Kementerian Pedagang siap mendukung,&quot; jelasnya.
Adapun dukungan dari Kementerian Perdagangan, salah satunya adalah menggenjot digitalisasi 1.000 pasar per tahun. Sejauh ini, kata Jerry sudah hampir 50% dari target per tahun tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS80LzE2NDc5Mi81L3g4am1heGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menilai, langkah digitalisasi 1.000 pasar per tahun ini memang  sederhana. Namun menurutnya, dengan cara ini bisa mendukung transformasi  ekonomi digital di Indonesia.
&quot;Jadi kalau teman-teman media ke pasar memang belum semua tapi kalau  pasar-pasar di beberapa daerah itu sudah mulai digitalisasi lewat QRIS  jadi bayarnya tidak lagi pakai cash. Ini bukan hanya untuk pembayaran  tetapi juga akses ke marketplace. Mempertemukan penjual dengan pembeli  tanpa harus bertemu secara fisik,&quot; papar Jerry.
Dia pun juga terus memberikan imbauan kepada Pemerintah Daerah,  Kabupaten dan Kota untuk mendorong implementasi QRIS ini. Sebab hal itu  merupakan kewenangan mereka. Sementara Kemendag mengurus secara  nasionalnya.
&quot;Jadi kami (Kemendag) yang membuka jalan, kami membuka akses tapi implementasinya harus melalui pemerintah daerah,&quot; tutur Jerry.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; 37 juta UMKM di Indonesia sudah boarding menggunakan alat pembayaran digital, QRIS. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, hal ini menandakan digitalisasi ekonomi di sektor perdagangan semakin pesat.
&quot;Kalau per hari ini datanya yang menggunakan QRIS saya mesti cek persis tapi kalau nggak salah untuk semuanya ada 37 juta UMKM seluruh Indonesia,&quot; ujar Jerry di acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia di Jakarta Convention Center, Senin (8/5/2023).

BACA JUGA:
Simak Kupas Tuntas Strategi UMKM Masa Depan di Sini


Lanjut dia menerangkan, dari jumlah tersebut masih didominasi di Pulau Jawa lantaran infrastruktur jaringan internet sudah lebih memadai dibandingkan wilayah Indonesia lainnya.
Meski begitu, Jerry beserta Kementerian Lembaga (K/L) lainnya akan berkomitmen untuk terus mengembangkan digitalisasi ini hingga sampai ke wilayah Indonesia Timur.

BACA JUGA:
Temui Para Calon Pengusaha, Erick Thohir: Pertumbuhan Ekonomi RI Ada di Pundak UMKM


&quot;Mayoritas itu ada di pulau Jawa. Tentunya kami mendorong ini agar bisa diterapkan di luar Pulau Jawa. Karena kalau kita lihat pembangunan dan juga developernya itu akan merujuk ke Indonesia bagian timur. Saya pikir ini yang perlu dikembangkan dan tentunya kami dari Kementerian Pedagang siap mendukung,&quot; jelasnya.
Adapun dukungan dari Kementerian Perdagangan, salah satunya adalah menggenjot digitalisasi 1.000 pasar per tahun. Sejauh ini, kata Jerry sudah hampir 50% dari target per tahun tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS80LzE2NDc5Mi81L3g4am1heGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menilai, langkah digitalisasi 1.000 pasar per tahun ini memang  sederhana. Namun menurutnya, dengan cara ini bisa mendukung transformasi  ekonomi digital di Indonesia.
&quot;Jadi kalau teman-teman media ke pasar memang belum semua tapi kalau  pasar-pasar di beberapa daerah itu sudah mulai digitalisasi lewat QRIS  jadi bayarnya tidak lagi pakai cash. Ini bukan hanya untuk pembayaran  tetapi juga akses ke marketplace. Mempertemukan penjual dengan pembeli  tanpa harus bertemu secara fisik,&quot; papar Jerry.
Dia pun juga terus memberikan imbauan kepada Pemerintah Daerah,  Kabupaten dan Kota untuk mendorong implementasi QRIS ini. Sebab hal itu  merupakan kewenangan mereka. Sementara Kemendag mengurus secara  nasionalnya.
&quot;Jadi kami (Kemendag) yang membuka jalan, kami membuka akses tapi implementasinya harus melalui pemerintah daerah,&quot; tutur Jerry.</content:encoded></item></channel></rss>
