<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Motor Listrik (SLIS) Raup Laba Rp7,14 Miliar, Naik 4,5%</title><description>SLIS membukukan laba bersih di kuartal pertama 2023 sebesar Rp7,14 miliar atau tumbuh 4,54%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/278/2810805/emiten-motor-listrik-slis-raup-laba-rp7-14-miliar-naik-4-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/278/2810805/emiten-motor-listrik-slis-raup-laba-rp7-14-miliar-naik-4-5"/><item><title>Emiten Motor Listrik (SLIS) Raup Laba Rp7,14 Miliar, Naik 4,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/278/2810805/emiten-motor-listrik-slis-raup-laba-rp7-14-miliar-naik-4-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/278/2810805/emiten-motor-listrik-slis-raup-laba-rp7-14-miliar-naik-4-5</guid><pubDate>Selasa 09 Mei 2023 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/09/278/2810805/emiten-motor-listrik-slis-raup-laba-rp7-14-miliar-naik-4-5-0MhRNuN3zq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba SLIS (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/09/278/2810805/emiten-motor-listrik-slis-raup-laba-rp7-14-miliar-naik-4-5-0MhRNuN3zq.jpg</image><title>Laba SLIS (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) membukukan laba bersih di kuartal pertama 2023 sebesar Rp7,14 miliar atau tumbuh 4,54% dibanding priode yang sama tahun 2022 senilai Rp6,83 miliar.
Dikutip Harian Neraca, Selasa (9/5/2023) sementara total penjualan SLIS pada kuartal pertama 2023 senilai Rp104,75 miliar atau lebih rendah 3,28% dibanding periode yang sama tahun lalu tercatat sebesar Rp108,3 miliar.

BACA JUGA:
BEI Cabut Suspensi Saham BEBS

Namun, selama tiga bulan pertama di 2023, SLIS berhasil menekan harga pokok penjualan sebesar 10,57% secara tahunan menjadi Rp82,25 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC80LzE2NTkzNy81L3g4a3Jkb3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sehingga, laba bruto yang dicatatkan di kuartal pertama 2023 menjadi Rp17,51 miliar atau bertumbuh 7,23% secara tahunan. Selama tiga bulan pertama tahun ini, SLIS juga bisa menekan beban penjualan sebesar 21,61% secara tahunan menjadi Rp380,78 juta.

BACA JUGA:
Harga Saham MPX Logistics (MPXL) Dibuka Naik 34,25% Diperdagangan Perdana

Adapun beban umum dan administrasi di kuartal pertama 2023 tercatat sebesar Rp4,63 miliar atau lebih tinggi dibanding kuartal pertama 2022 yang tercatat senilai Rp3,58 miliar. Sementara itu, beban keuangan selama tiga bulan pertama tahun ini tercatat sebesar Rp4,69 miliar atau meningkat 49,84% secara tahunan.SLIS bisa meraup pendapatan lain-lain sebesar Rp1,49 miliar atau berbanding terbalik dibanding kuartal pertama 2022 yang mencatatkan beban lain-lain sebesar Rp268,53 juta. Sehingga, laba sebelum pajak penghasilan SLIS untuk periode yang berakhir 31 Maret 2023 tercatat sebesar Rp9,29 miliar atau menanjak 4,85% dibanding periode yang sama di 2022 yang tercatat senilai Rp8,86 miliar.
Dengan adanya beban pajak penghasilan di kuartal pertama 2023 yang sebesar Rp2,12 miliar, maka laba tahun berjalan SLIS menjadi Rp7,17 miliar atau meningkat 4,67% dibanding kuartal pertama 2022 yang tercatat senilai Rp6,85 miliar.
Sedangkan, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di kuartal pertama 2023 sebesar Rp7,14 miliar atau bertumbuh 4,54% secara tahunan. Per 31 Maret 2023, SLIS terpantau bisa menekan jumlah liabilitas sebesar Rp1,19% menjadi Rp197,85 miliar dari Rp200,23 miliar pada 31 Desember 2022.
Sementara itu, total ekuitas hingga akhir kuartal pertama 2023 tercatat sebesar Rp253,27 miliar atau meningkat 3,04% dibanding per akhir Desember 2022 yang tercatat senilai Rp245,8 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) membukukan laba bersih di kuartal pertama 2023 sebesar Rp7,14 miliar atau tumbuh 4,54% dibanding priode yang sama tahun 2022 senilai Rp6,83 miliar.
Dikutip Harian Neraca, Selasa (9/5/2023) sementara total penjualan SLIS pada kuartal pertama 2023 senilai Rp104,75 miliar atau lebih rendah 3,28% dibanding periode yang sama tahun lalu tercatat sebesar Rp108,3 miliar.

BACA JUGA:
BEI Cabut Suspensi Saham BEBS

Namun, selama tiga bulan pertama di 2023, SLIS berhasil menekan harga pokok penjualan sebesar 10,57% secara tahunan menjadi Rp82,25 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC80LzE2NTkzNy81L3g4a3Jkb3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sehingga, laba bruto yang dicatatkan di kuartal pertama 2023 menjadi Rp17,51 miliar atau bertumbuh 7,23% secara tahunan. Selama tiga bulan pertama tahun ini, SLIS juga bisa menekan beban penjualan sebesar 21,61% secara tahunan menjadi Rp380,78 juta.

BACA JUGA:
Harga Saham MPX Logistics (MPXL) Dibuka Naik 34,25% Diperdagangan Perdana

Adapun beban umum dan administrasi di kuartal pertama 2023 tercatat sebesar Rp4,63 miliar atau lebih tinggi dibanding kuartal pertama 2022 yang tercatat senilai Rp3,58 miliar. Sementara itu, beban keuangan selama tiga bulan pertama tahun ini tercatat sebesar Rp4,69 miliar atau meningkat 49,84% secara tahunan.SLIS bisa meraup pendapatan lain-lain sebesar Rp1,49 miliar atau berbanding terbalik dibanding kuartal pertama 2022 yang mencatatkan beban lain-lain sebesar Rp268,53 juta. Sehingga, laba sebelum pajak penghasilan SLIS untuk periode yang berakhir 31 Maret 2023 tercatat sebesar Rp9,29 miliar atau menanjak 4,85% dibanding periode yang sama di 2022 yang tercatat senilai Rp8,86 miliar.
Dengan adanya beban pajak penghasilan di kuartal pertama 2023 yang sebesar Rp2,12 miliar, maka laba tahun berjalan SLIS menjadi Rp7,17 miliar atau meningkat 4,67% dibanding kuartal pertama 2022 yang tercatat senilai Rp6,85 miliar.
Sedangkan, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di kuartal pertama 2023 sebesar Rp7,14 miliar atau bertumbuh 4,54% secara tahunan. Per 31 Maret 2023, SLIS terpantau bisa menekan jumlah liabilitas sebesar Rp1,19% menjadi Rp197,85 miliar dari Rp200,23 miliar pada 31 Desember 2022.
Sementara itu, total ekuitas hingga akhir kuartal pertama 2023 tercatat sebesar Rp253,27 miliar atau meningkat 3,04% dibanding per akhir Desember 2022 yang tercatat senilai Rp245,8 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
