<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Subsidi Kendaraan Listrik Dikritik, Ini Jawaban Menperin</title><description>Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan mengkritik ihwal mobil listrik</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/320/2810858/subsidi-kendaraan-listrik-dikritik-ini-jawaban-menperin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/320/2810858/subsidi-kendaraan-listrik-dikritik-ini-jawaban-menperin"/><item><title>Subsidi Kendaraan Listrik Dikritik, Ini Jawaban Menperin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/320/2810858/subsidi-kendaraan-listrik-dikritik-ini-jawaban-menperin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/320/2810858/subsidi-kendaraan-listrik-dikritik-ini-jawaban-menperin</guid><pubDate>Selasa 09 Mei 2023 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/09/320/2810858/subsidi-kendaraan-listrik-dikritik-ini-jawaban-menperin-YMbkVRoL0Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menperin Jawab Kritikan Anies Soal Subsidi Kendaraan Listrik. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/09/320/2810858/subsidi-kendaraan-listrik-dikritik-ini-jawaban-menperin-YMbkVRoL0Y.jpg</image><title>Menperin Jawab Kritikan Anies Soal Subsidi Kendaraan Listrik. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan mengkritik ihwal mobil listrik. Menurutnya, kebijakan subsidi mobil listrik tidak tepat untuk menuntaskan masalah polusi udara. Selain itu, justru akan menambah kemacetan di jalan raya.
Menyikapi kritikan tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, manfaat industri kendaraan listrik tidak bisa dilihat dari satu faktor saja, melainkan harus dilihat secara utuh.

BACA JUGA:
Subsidi Mobil Listrik Dikritik, Luhut: Suruh Datang Biar Saya Jelasin!

&amp;ldquo;Jadi kalau kita melihat pengembangan industri EV (electric vehicle/kendaraan listrik) itu jangan dilihat dari satu faktor saja, tapi faktor secara utuh,&quot; ujar Menperin saat ditemui di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (9/5/2023).
Dia menjelaskan, kendaraan listrik sebagai salah satu upaya untuk mengurangi emisi karbon, selain itu juga sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

BACA JUGA:
TKDN 40% Dapat Subsidi Kendaraan Listrik, Pengamat: Minimal 85%

&amp;ldquo;Kita juga tidak boleh lupa bahwa pengembangan industri EV di Indonesia juga akan menciptakan tenaga kerja yang cukup tinggi di Indonesia,&amp;rdquo; tutur Menperin Agus.Agus berpandangan, dengan adanya ekosistem kendaraan listrik, Indonesia justru dapat memberdayakan program hilirisasi terhadap SDA nikel, yang mana digunakan sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik.
&amp;ldquo;(EV) Bisa memanfaatkan program hilirisasi yaitu nikel yang sekarang sedang dijalankan oleh pemerintah,&amp;rdquo; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan mengkritik ihwal mobil listrik. Menurutnya, kebijakan subsidi mobil listrik tidak tepat untuk menuntaskan masalah polusi udara. Selain itu, justru akan menambah kemacetan di jalan raya.
Menyikapi kritikan tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, manfaat industri kendaraan listrik tidak bisa dilihat dari satu faktor saja, melainkan harus dilihat secara utuh.

BACA JUGA:
Subsidi Mobil Listrik Dikritik, Luhut: Suruh Datang Biar Saya Jelasin!

&amp;ldquo;Jadi kalau kita melihat pengembangan industri EV (electric vehicle/kendaraan listrik) itu jangan dilihat dari satu faktor saja, tapi faktor secara utuh,&quot; ujar Menperin saat ditemui di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (9/5/2023).
Dia menjelaskan, kendaraan listrik sebagai salah satu upaya untuk mengurangi emisi karbon, selain itu juga sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

BACA JUGA:
TKDN 40% Dapat Subsidi Kendaraan Listrik, Pengamat: Minimal 85%

&amp;ldquo;Kita juga tidak boleh lupa bahwa pengembangan industri EV di Indonesia juga akan menciptakan tenaga kerja yang cukup tinggi di Indonesia,&amp;rdquo; tutur Menperin Agus.Agus berpandangan, dengan adanya ekosistem kendaraan listrik, Indonesia justru dapat memberdayakan program hilirisasi terhadap SDA nikel, yang mana digunakan sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik.
&amp;ldquo;(EV) Bisa memanfaatkan program hilirisasi yaitu nikel yang sekarang sedang dijalankan oleh pemerintah,&amp;rdquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
