<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejarah Jalan Pantura, Jalur yang Dibangun Makan Banyak Korban</title><description>Jalan Pantura dibangun sebagai jalan raya pos oleh Herman Willem Daendels.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/470/2810237/sejarah-jalan-pantura-jalur-yang-dibangun-makan-banyak-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/470/2810237/sejarah-jalan-pantura-jalur-yang-dibangun-makan-banyak-korban"/><item><title>Sejarah Jalan Pantura, Jalur yang Dibangun Makan Banyak Korban</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/470/2810237/sejarah-jalan-pantura-jalur-yang-dibangun-makan-banyak-korban</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/09/470/2810237/sejarah-jalan-pantura-jalur-yang-dibangun-makan-banyak-korban</guid><pubDate>Selasa 09 Mei 2023 03:37 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/470/2810237/sejarah-jalan-pantura-jalur-yang-dibangun-makan-banyak-korban-Q2305cVpJB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Pantura. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/470/2810237/sejarah-jalan-pantura-jalur-yang-dibangun-makan-banyak-korban-Q2305cVpJB.jpg</image><title>Jalan Pantura. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Jalan Pantura dibangun sebagai jalan raya pos oleh Herman Willem Daendels, Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang berkuasa pada tahun 1808-an.
Membentang dari Anyer di Banten hingga Panarukan di Jawa Timur, jalan ini dibangun untuk memodernisasi Jawa terutama dalam bidang pertahanan, pemerintahan, dan distribusi barang dan jasa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cek Perbaikan Jalan Pantura, Ganjar: Siap Dilintasi Pemudik

Jalan raya pos di bangun dengan keringat dan darah para pekerja rodi pribumi. Banyak pekerja yang tewas karena kelelahan dan diserang penyakit malaria lantaran kondisi Jawa saat itu masih dipenuhi rawa dan hutan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perbaikan Jalan Pantura Habiskan Anggaran Rp6,52 Triliun

Jalan ini dibangun dalam 2 tahap. Tahap pertama pada tahun 1808 dimulai dari Merak hingga Ujung Kulon, disusul dengan pembangunan jalan Anyer, Batavia hingga Merak. Pada tahun 1809, pembangunan dimulai dari pandeglang hingga Sumedang dan dilanjutkan hingga Semarang dan Demak.


Berkat migrasi besar-besaran ke pulau jawa dekade 1930-an, kawasan Pantura pun berkembang pesat. Lebih dari 200 tahun setelah pembangunan awal, Jalan raya pos akhirnya bertransformasi menjadi jalan yang dikenal luas dengan nama Jalur Pantura.
Baca Selengkapnya: Sering Lewat Jalan Pantura? Ini Sejarahnya</description><content:encoded>JAKARTA - Jalan Pantura dibangun sebagai jalan raya pos oleh Herman Willem Daendels, Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang berkuasa pada tahun 1808-an.
Membentang dari Anyer di Banten hingga Panarukan di Jawa Timur, jalan ini dibangun untuk memodernisasi Jawa terutama dalam bidang pertahanan, pemerintahan, dan distribusi barang dan jasa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cek Perbaikan Jalan Pantura, Ganjar: Siap Dilintasi Pemudik

Jalan raya pos di bangun dengan keringat dan darah para pekerja rodi pribumi. Banyak pekerja yang tewas karena kelelahan dan diserang penyakit malaria lantaran kondisi Jawa saat itu masih dipenuhi rawa dan hutan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perbaikan Jalan Pantura Habiskan Anggaran Rp6,52 Triliun

Jalan ini dibangun dalam 2 tahap. Tahap pertama pada tahun 1808 dimulai dari Merak hingga Ujung Kulon, disusul dengan pembangunan jalan Anyer, Batavia hingga Merak. Pada tahun 1809, pembangunan dimulai dari pandeglang hingga Sumedang dan dilanjutkan hingga Semarang dan Demak.


Berkat migrasi besar-besaran ke pulau jawa dekade 1930-an, kawasan Pantura pun berkembang pesat. Lebih dari 200 tahun setelah pembangunan awal, Jalan raya pos akhirnya bertransformasi menjadi jalan yang dikenal luas dengan nama Jalur Pantura.
Baca Selengkapnya: Sering Lewat Jalan Pantura? Ini Sejarahnya</content:encoded></item></channel></rss>
