<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos Beras 10 Kg Cair Hampir 100%</title><description>Distribusi bantuan pangan beras kepada 21,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 38 provinsi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811199/bansos-beras-10-kg-cair-hampir-100</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811199/bansos-beras-10-kg-cair-hampir-100"/><item><title>Bansos Beras 10 Kg Cair Hampir 100%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811199/bansos-beras-10-kg-cair-hampir-100</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811199/bansos-beras-10-kg-cair-hampir-100</guid><pubDate>Rabu 10 Mei 2023 07:18 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/10/320/2811199/bansos-beras-10-kg-cair-hampir-100-vBRzV23MHl.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Beras. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/10/320/2811199/bansos-beras-10-kg-cair-hampir-100-vBRzV23MHl.JPG</image><title>Beras. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Distribusi bantuan pangan beras kepada 21,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 38 provinsi ditargetkan selesai pada minggu kedua Mei 2023.

&amp;ldquo;Sekarang ini baru 82%. Awal Mei ini sudah harus 100%,&amp;rdquo; kata Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia Siti Choiriana dikutip Antara, Rabu (10/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penyaluran Bansos Beras Masuk Tahap 2, Sudah Terima Belum?

Penyaluran bantuan pangan beras seberat 10 kilogram tersebut disebutnya sempat menghadapi sejumlah tantangan.

Pertama, akses menuju daerah penerima yang membutuhkan penanganan khusus, baik dari segi transportasi, sumber daya manusia hingga pengawalan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Bansos yang Cair Mei 2023, Ada BLT Ibu Hamil Rp3 Juta

&amp;ldquo;Untuk daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal) kan butuh spek khusus. Ada beberapa yang kita bahkan lewat udara untuk daerah tertentu, ada yang lewat sampan,&amp;rdquo; jelasnya.

Kemudian, sejumlah kendaraan logistik sempat berhenti beroperasi pada arus balik Lebaran.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNS8xLzE2MDc5NS81L3g4ajZtZm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu, terdapat ketidaksesuaian data karena calon penerima sudah meninggal atau penerima tidak berada di tempat karena sudah terlanjur mudik.



&amp;ldquo;Kendala itu (data penerima tidak valid), kita harus mengusulkan penggantian yang sudah ada mekanismenya. Berkoordinasi dengan kepala desa dinas setempat, kepala desa mengusulkan ke kementerian. Begitu approved, distribusi ulang jadi double effort. Yang harusnya bisa selesai, disimpan dulu, tunggu penggantian disetujui, distribusinya ulang,&amp;rdquo; ungkapnya.



Adapun pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah memberi mandat kepada PT Pos Indonesia untuk menyalurkan beras kepada 21,3 juta KMP di 38 provinsi dengan mengoptimalkan stok beras Bulog yang berada di 26 Kantor Wilayah se-Indonesia.



Berdasarkan data Bapanas, per 2 Mei, sebanyak 179 ribu ton beras bantuan pangan telah didistribusikan.



Tercatat lebih dari 50% provinsi atau sebanyak 20 provinsi telah melakukan penyaluran 90-100%.



Provinsi yang telah menyalurkan 100% yaitu Aceh, Kepulauan Riau, Jambi, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan.</description><content:encoded>JAKARTA - Distribusi bantuan pangan beras kepada 21,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 38 provinsi ditargetkan selesai pada minggu kedua Mei 2023.

&amp;ldquo;Sekarang ini baru 82%. Awal Mei ini sudah harus 100%,&amp;rdquo; kata Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia Siti Choiriana dikutip Antara, Rabu (10/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penyaluran Bansos Beras Masuk Tahap 2, Sudah Terima Belum?

Penyaluran bantuan pangan beras seberat 10 kilogram tersebut disebutnya sempat menghadapi sejumlah tantangan.

Pertama, akses menuju daerah penerima yang membutuhkan penanganan khusus, baik dari segi transportasi, sumber daya manusia hingga pengawalan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Bansos yang Cair Mei 2023, Ada BLT Ibu Hamil Rp3 Juta

&amp;ldquo;Untuk daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal) kan butuh spek khusus. Ada beberapa yang kita bahkan lewat udara untuk daerah tertentu, ada yang lewat sampan,&amp;rdquo; jelasnya.

Kemudian, sejumlah kendaraan logistik sempat berhenti beroperasi pada arus balik Lebaran.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNS8xLzE2MDc5NS81L3g4ajZtZm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu, terdapat ketidaksesuaian data karena calon penerima sudah meninggal atau penerima tidak berada di tempat karena sudah terlanjur mudik.



&amp;ldquo;Kendala itu (data penerima tidak valid), kita harus mengusulkan penggantian yang sudah ada mekanismenya. Berkoordinasi dengan kepala desa dinas setempat, kepala desa mengusulkan ke kementerian. Begitu approved, distribusi ulang jadi double effort. Yang harusnya bisa selesai, disimpan dulu, tunggu penggantian disetujui, distribusinya ulang,&amp;rdquo; ungkapnya.



Adapun pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah memberi mandat kepada PT Pos Indonesia untuk menyalurkan beras kepada 21,3 juta KMP di 38 provinsi dengan mengoptimalkan stok beras Bulog yang berada di 26 Kantor Wilayah se-Indonesia.



Berdasarkan data Bapanas, per 2 Mei, sebanyak 179 ribu ton beras bantuan pangan telah didistribusikan.



Tercatat lebih dari 50% provinsi atau sebanyak 20 provinsi telah melakukan penyaluran 90-100%.



Provinsi yang telah menyalurkan 100% yaitu Aceh, Kepulauan Riau, Jambi, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
