<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Dunia Kian Mahal</title><description>Harga emas dunia menguat pada akhir perdagangan yang memperpanjang kenaikan hari kedua.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811213/harga-emas-dunia-kian-mahal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811213/harga-emas-dunia-kian-mahal"/><item><title>Harga Emas Dunia Kian Mahal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811213/harga-emas-dunia-kian-mahal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811213/harga-emas-dunia-kian-mahal</guid><pubDate>Rabu 10 Mei 2023 07:54 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/10/320/2811213/harga-emas-dunia-kian-mahal-UN0J9DTu1R.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas hari ini. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/10/320/2811213/harga-emas-dunia-kian-mahal-UN0J9DTu1R.JPG</image><title>Harga emas hari ini. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas dunia menguat pada akhir perdagangan yang memperpanjang kenaikan hari kedua ketika pedagang menunggu lebih banyak isyarat ekonomi AS, Rabu (10/5/2023) pagi.

Dikutip Antara, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terkerek USD9,70 atau 0,48% menjadi ditutup pada USD2.042,90 per ounce, setelah menyentuh tingkat tertinggi sesi di USD2.045,10 dan terendah di USD2.026,40.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Emas Antam Naik Rp9.000, Paling Mahal Tembus Rp1 Miliar

Untuk Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 6,40 sen atau 0,25%, menjadi ditutup pada USD25,898 per ounce.

Platinum untuk pengiriman Juli terangkat USD28,30 atau 2,60%, menjadi menetap pada USD1.116 per ounce.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Emas Antam Turun Seribu, Paling Murah Dijual Rp576.500


Sementara pasar memperkirakan bank kemungkinan akan menghentikan siklus kenaikan suku bunga, mereka juga mulai mengurangi taruhan pada potensi penurunan suku bunga tahun ini. Setiap kenaikan emas kemungkinan akan tertahan oleh suku bunga yang tetap lebih tinggi lebih lama.


Fokus pasar sekarang terutama pada data inflasi indeks harga konsumen AS yang diharapkan menunjukkan bahwa inflasi sedikit menurun pada April dari bulan sebelumnya. Tetapi inflasi diperkirakan masih akan tetap jauh di atas kisaran target tahunan The Fed, berpotensi menimbulkan reaksi hawkish dari bank sentral terhadap data tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas dunia menguat pada akhir perdagangan yang memperpanjang kenaikan hari kedua ketika pedagang menunggu lebih banyak isyarat ekonomi AS, Rabu (10/5/2023) pagi.

Dikutip Antara, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terkerek USD9,70 atau 0,48% menjadi ditutup pada USD2.042,90 per ounce, setelah menyentuh tingkat tertinggi sesi di USD2.045,10 dan terendah di USD2.026,40.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Emas Antam Naik Rp9.000, Paling Mahal Tembus Rp1 Miliar

Untuk Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 6,40 sen atau 0,25%, menjadi ditutup pada USD25,898 per ounce.

Platinum untuk pengiriman Juli terangkat USD28,30 atau 2,60%, menjadi menetap pada USD1.116 per ounce.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Emas Antam Turun Seribu, Paling Murah Dijual Rp576.500


Sementara pasar memperkirakan bank kemungkinan akan menghentikan siklus kenaikan suku bunga, mereka juga mulai mengurangi taruhan pada potensi penurunan suku bunga tahun ini. Setiap kenaikan emas kemungkinan akan tertahan oleh suku bunga yang tetap lebih tinggi lebih lama.


Fokus pasar sekarang terutama pada data inflasi indeks harga konsumen AS yang diharapkan menunjukkan bahwa inflasi sedikit menurun pada April dari bulan sebelumnya. Tetapi inflasi diperkirakan masih akan tetap jauh di atas kisaran target tahunan The Fed, berpotensi menimbulkan reaksi hawkish dari bank sentral terhadap data tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
