<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Terancam Bangkrut, Joe Biden dan Ketua DPR Belum Sepakat soal Utang</title><description>Amerika Serikat terancam bangkrut dan gagal bayar utang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811652/as-terancam-bangkrut-joe-biden-dan-ketua-dpr-belum-sepakat-soal-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811652/as-terancam-bangkrut-joe-biden-dan-ketua-dpr-belum-sepakat-soal-utang"/><item><title>AS Terancam Bangkrut, Joe Biden dan Ketua DPR Belum Sepakat soal Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811652/as-terancam-bangkrut-joe-biden-dan-ketua-dpr-belum-sepakat-soal-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811652/as-terancam-bangkrut-joe-biden-dan-ketua-dpr-belum-sepakat-soal-utang</guid><pubDate>Rabu 10 Mei 2023 16:52 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/10/320/2811652/as-terancam-bangkrut-joe-biden-dan-ketua-dpr-belum-sepakat-soal-utang-vOmsAvDCD1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AS diprediksi gagal bayar utang (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/10/320/2811652/as-terancam-bangkrut-joe-biden-dan-ketua-dpr-belum-sepakat-soal-utang-vOmsAvDCD1.jpg</image><title>AS diprediksi gagal bayar utang (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Amerika Serikat terancam bangkrut dan gagal bayar utang. Pasalnya Presiden AS Joe Biden bersama petinggi Partai Demokrat, Partai Republik dan Ketua DPR AS McCarthy belum sepakat soal kenaikan plafon utang.
Meski demikian, Biden menyebut pertemuan itu produktif dan tampaknya berhasil menawarkan kepada Partai Republik beberapa kemungkinan kompromi, termasuk melihat dengan seksama untuk pertama kalinya dana bantuan virus covid-19 yang tidak terpakai untuk mengurangi pengeluaran pemerintah.

BACA JUGA:
Beri Peringatan Gagal Bayar Utang, Menkeu Yellen Temui Bos-Bos AS


&quot;Semua orang dalam pertemuan itu memahami risiko gagal bayar,&quot; ujar Presiden Joe Biden, dilansir Reuters, Rabu (10/5/2023).
Di sisi lain, Ketua DPR AS, McCarthy justru mengatakan pembahasan yang berlangsung tidak memiliki kemajuan. Bahkan ia menganggap Biden tidak mau menyelesaikan masalah ini dengan serius, karena membatasi waktu diskusi.

BACA JUGA:
Dolar Menguat di Tengah Pembicaraan Utang AS


&quot;Itu bukan cara untuk memerintah. Saya pun tidak melihat kemajuan,&quot; imbuhnya.
Rencananya mereka akan mengadakan rapat kembali pada Jumat mendatang. Kini tersisa tiga pekan lagi sebelum Negara Paman Sam itu mengalami krisis karena gagal bayar utang pada 1 Juni 2023.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi8xMC8xNTk5NTcvNS94OGo5OWU5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Biden sendiri sudah berulang kali meminta anggota parlemen untuk  menaikkan batas utang tanpa syarat apapun. Sementara McCarthy, yang  partainya memiliki suara mayoritas di DPR, mengatakan Partai Republik  tidak akan menyetujui kesepakatan apapun yang tidak secara dramatis  memotong pengeluaran untuk mengatasi defisit anggaran yang terus  meningkat dan mengisyaratkan bahwa dia tidak melihat perbaikan jangka  pendek.
Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Janet Yellen juga kembali  mengingatkan risiko besar jika kongres tidak menaikkan batas utang.  Dampak yang bisa dirasakan jika gagal bayar utang bakal melebar dan  melemahkan dolar AS sebagai mata uang dunia. Bahkan, Yellen dikabarkan  telah bertemu para pemimpin bisnis dan keuangan di AS untuk membahas hal  tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Amerika Serikat terancam bangkrut dan gagal bayar utang. Pasalnya Presiden AS Joe Biden bersama petinggi Partai Demokrat, Partai Republik dan Ketua DPR AS McCarthy belum sepakat soal kenaikan plafon utang.
Meski demikian, Biden menyebut pertemuan itu produktif dan tampaknya berhasil menawarkan kepada Partai Republik beberapa kemungkinan kompromi, termasuk melihat dengan seksama untuk pertama kalinya dana bantuan virus covid-19 yang tidak terpakai untuk mengurangi pengeluaran pemerintah.

BACA JUGA:
Beri Peringatan Gagal Bayar Utang, Menkeu Yellen Temui Bos-Bos AS


&quot;Semua orang dalam pertemuan itu memahami risiko gagal bayar,&quot; ujar Presiden Joe Biden, dilansir Reuters, Rabu (10/5/2023).
Di sisi lain, Ketua DPR AS, McCarthy justru mengatakan pembahasan yang berlangsung tidak memiliki kemajuan. Bahkan ia menganggap Biden tidak mau menyelesaikan masalah ini dengan serius, karena membatasi waktu diskusi.

BACA JUGA:
Dolar Menguat di Tengah Pembicaraan Utang AS


&quot;Itu bukan cara untuk memerintah. Saya pun tidak melihat kemajuan,&quot; imbuhnya.
Rencananya mereka akan mengadakan rapat kembali pada Jumat mendatang. Kini tersisa tiga pekan lagi sebelum Negara Paman Sam itu mengalami krisis karena gagal bayar utang pada 1 Juni 2023.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi8xMC8xNTk5NTcvNS94OGo5OWU5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Biden sendiri sudah berulang kali meminta anggota parlemen untuk  menaikkan batas utang tanpa syarat apapun. Sementara McCarthy, yang  partainya memiliki suara mayoritas di DPR, mengatakan Partai Republik  tidak akan menyetujui kesepakatan apapun yang tidak secara dramatis  memotong pengeluaran untuk mengatasi defisit anggaran yang terus  meningkat dan mengisyaratkan bahwa dia tidak melihat perbaikan jangka  pendek.
Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Janet Yellen juga kembali  mengingatkan risiko besar jika kongres tidak menaikkan batas utang.  Dampak yang bisa dirasakan jika gagal bayar utang bakal melebar dan  melemahkan dolar AS sebagai mata uang dunia. Bahkan, Yellen dikabarkan  telah bertemu para pemimpin bisnis dan keuangan di AS untuk membahas hal  tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
