<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Lantik 14 Pejabat Baru di Kemenkeu: Tugas Anda Tidaklah Mudah</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik 14 pejabat baru di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811802/sri-mulyani-lantik-14-pejabat-baru-di-kemenkeu-tugas-anda-tidaklah-mudah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811802/sri-mulyani-lantik-14-pejabat-baru-di-kemenkeu-tugas-anda-tidaklah-mudah"/><item><title>Sri Mulyani Lantik 14 Pejabat Baru di Kemenkeu: Tugas Anda Tidaklah Mudah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811802/sri-mulyani-lantik-14-pejabat-baru-di-kemenkeu-tugas-anda-tidaklah-mudah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/10/320/2811802/sri-mulyani-lantik-14-pejabat-baru-di-kemenkeu-tugas-anda-tidaklah-mudah</guid><pubDate>Rabu 10 Mei 2023 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/10/320/2811802/sri-mulyani-lantik-14-pejabat-baru-di-kemenkeu-tugas-anda-tidaklah-mudah-QO9zafqpNI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani lantik pejabat Kemenkeu (Foto: Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/10/320/2811802/sri-mulyani-lantik-14-pejabat-baru-di-kemenkeu-tugas-anda-tidaklah-mudah-QO9zafqpNI.jpg</image><title>Sri Mulyani lantik pejabat Kemenkeu (Foto: Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik 14 pejabat baru di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Jumlah ini terdiri dari 12 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat eselon II) di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen), Direktorat Perbendaharaan (DJPb), Direktorat Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) dan Badan Kebijakan Fiskal (BKF), serta 2 pejabat non eselon setara pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.
Dalam arahannya, Sri menyampaikan kepada seluruh pejabat bahwa tugas baru yang diemban bukanlah tugas yang mudah. Namun begitu, dia berpesan jadikan ini sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi positif bagi Kementerian Keuangan.

BACA JUGA:
Sri Mulyani ke PNS Kemenkeu: Jika Ingin Indonesia Maju, Kalian Harus Memulainya


&amp;ldquo;Saya harap Anda semua melihat ini sebagai sebuah tanggung jawab baru, tantangan baru dan sekaligus harapan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk Anda bisa menuangkan seluruh dedikasi, kompetensi dan juga seluruh profesionalitas Anda di jabatan baru&amp;rdquo;, ujar Sri di Jakarta, Rabu (10/5/2023).
Bagi pejabat baru di Setjen, dia pun berpesan agar mampu secara cepat beradaptasi dan mampu menjadikan Kemenkeu sebagai institusi yang terus membangun kepercayaan publik dan mampu menghasilkan produk hukum yang memberikan solusi bagi seluruh stakeholder-nya.

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Kualitas SDM dan Infrastruktur Terus Ditingkatkan untuk Kemakmuran Rakyat


&quot;Saya berpesan juga kepada pejabat DJPb agar dapat bersama-sama mengatasi tantangan risiko global maupun tantangan pemenuhan kebutuhan ekonomi nasional yang terus berkembang. Perkuat kerja sama dengan unit eselon I dalam membangun reputasi Kemenkeu dan menyampaikan kebijakan APBN ke daerah secara baik dan efektif,&quot; ungkap Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS80LzE2NTE0OC81L3g4ano2NWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Untuk pejabat BKF, dia menegaskan agar mereka harus mampu meramu  respons fiskal APBN yang bisa menjawab tantangan struktural dan  mengelola ekspektasi masyarakat.
&quot;Jangan mendesain APBN business as usual, jangan masuk ke comfort zone. Belajarlah dengan cepat dan efektif,&quot; tambah Sri.
Selanjutnya, untuk pejabat baru Pusat Investasi Pemerintah (PIP), dia  menyampaikan agar membuka wawasan untuk terus berkreasi dan berinovasi  mulai dari program Umi yang kebutuhannya sangat besar dari perekonomian  sampai dengan masalah investasi pemerintah yang masih merupakan suatu  masalah yang begitu luar biasa besar dan menantang. Sementara itu, untuk  pejabat BPDLH yang baru, Sri berharap bisa mengangkat Indonesia dan  meningkatkan serta membangun kepercayaan internasional termasuk  partner-partner kita baik bilateral, multilateral, filantropis maupun  stakeholder lain untuk bisa bersama-sama mengatasi tantangan lingkungan  hidup dan tantangan climate change melalui instrumen BPDLH.
&quot;Terakhir, saya berharap seluruh pejabat Kemenkeu terus mampu memiliki sikap kolaborasi, sinergi dan berinovasi,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik 14 pejabat baru di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Jumlah ini terdiri dari 12 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat eselon II) di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen), Direktorat Perbendaharaan (DJPb), Direktorat Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) dan Badan Kebijakan Fiskal (BKF), serta 2 pejabat non eselon setara pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.
Dalam arahannya, Sri menyampaikan kepada seluruh pejabat bahwa tugas baru yang diemban bukanlah tugas yang mudah. Namun begitu, dia berpesan jadikan ini sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi positif bagi Kementerian Keuangan.

BACA JUGA:
Sri Mulyani ke PNS Kemenkeu: Jika Ingin Indonesia Maju, Kalian Harus Memulainya


&amp;ldquo;Saya harap Anda semua melihat ini sebagai sebuah tanggung jawab baru, tantangan baru dan sekaligus harapan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk Anda bisa menuangkan seluruh dedikasi, kompetensi dan juga seluruh profesionalitas Anda di jabatan baru&amp;rdquo;, ujar Sri di Jakarta, Rabu (10/5/2023).
Bagi pejabat baru di Setjen, dia pun berpesan agar mampu secara cepat beradaptasi dan mampu menjadikan Kemenkeu sebagai institusi yang terus membangun kepercayaan publik dan mampu menghasilkan produk hukum yang memberikan solusi bagi seluruh stakeholder-nya.

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Kualitas SDM dan Infrastruktur Terus Ditingkatkan untuk Kemakmuran Rakyat


&quot;Saya berpesan juga kepada pejabat DJPb agar dapat bersama-sama mengatasi tantangan risiko global maupun tantangan pemenuhan kebutuhan ekonomi nasional yang terus berkembang. Perkuat kerja sama dengan unit eselon I dalam membangun reputasi Kemenkeu dan menyampaikan kebijakan APBN ke daerah secara baik dan efektif,&quot; ungkap Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS80LzE2NTE0OC81L3g4ano2NWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Untuk pejabat BKF, dia menegaskan agar mereka harus mampu meramu  respons fiskal APBN yang bisa menjawab tantangan struktural dan  mengelola ekspektasi masyarakat.
&quot;Jangan mendesain APBN business as usual, jangan masuk ke comfort zone. Belajarlah dengan cepat dan efektif,&quot; tambah Sri.
Selanjutnya, untuk pejabat baru Pusat Investasi Pemerintah (PIP), dia  menyampaikan agar membuka wawasan untuk terus berkreasi dan berinovasi  mulai dari program Umi yang kebutuhannya sangat besar dari perekonomian  sampai dengan masalah investasi pemerintah yang masih merupakan suatu  masalah yang begitu luar biasa besar dan menantang. Sementara itu, untuk  pejabat BPDLH yang baru, Sri berharap bisa mengangkat Indonesia dan  meningkatkan serta membangun kepercayaan internasional termasuk  partner-partner kita baik bilateral, multilateral, filantropis maupun  stakeholder lain untuk bisa bersama-sama mengatasi tantangan lingkungan  hidup dan tantangan climate change melalui instrumen BPDLH.
&quot;Terakhir, saya berharap seluruh pejabat Kemenkeu terus mampu memiliki sikap kolaborasi, sinergi dan berinovasi,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
