<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Bervariasi di Tengah Data Inflasi AS</title><description>Wall Street beragam pada akhir perdagangan di tengah kenaikan harga konsumen April.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/278/2811898/wall-street-bervariasi-di-tengah-data-inflasi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/278/2811898/wall-street-bervariasi-di-tengah-data-inflasi-as"/><item><title>Wall Street Bervariasi di Tengah Data Inflasi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/278/2811898/wall-street-bervariasi-di-tengah-data-inflasi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/278/2811898/wall-street-bervariasi-di-tengah-data-inflasi-as</guid><pubDate>Kamis 11 Mei 2023 07:10 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/11/278/2811898/wall-street-bervariasi-di-tengah-data-inflasi-as-H3xzk9vxHc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall street hari ini. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/11/278/2811898/wall-street-bervariasi-di-tengah-data-inflasi-as-H3xzk9vxHc.jpg</image><title>Wall street hari ini. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Wall Street beragam pada akhir perdagangan di tengah kenaikan harga konsumen April yang sedikit lebih rendah dari perkiraan, menunjukkan tanda-tanda inflasi mulai mereda, Kamis (11/5/2023) pagi.

Dikutip Antara, indeks Dow Jones Industrial Average merosot 30,48 poin atau 0,09%, menjadi menetap di 33.531,33 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 naik 18,47 poin atau 0,45%, menjadi berakhir di 4.137,64 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 126,89 poin atau 1,04%, menjadi ditutup pada 12.306,44 poin.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wall Street Melemah Dipicu Kekhawatiran Investor soal Utang

Tujuh dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona hijau, dengan jasa-jasa komunikasi dan teknologi memimpin penguatan, masing-masing naik 1,69% dan 1,22%. Sementara sektor energi dan keuangan memimpin penurunan dengan masing-masing terpangkas 1,15% dan 0,58%.

Ekspansi bulan ke bulan indeks harga konsumen (IHK) AS untuk April naik menjadi 0,4%, dari 0,1% di bulan sebelumnya, karena kenaikan harga energi, menurut data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wall Street Tak Terkendali, Morgan Stanley hingga Goldman PHK Besar-besaran

Tetapi pertumbuhan nol dalam indeks harga pangan untuk bulan kedua dan penurunan terus-menerus dalam inflasi biaya tempat berlindung atau rumah singgah membantu meredakan kekhawatiran pasar atas inflasi.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Laporan IHK untuk April secara umum sejalan dengan ekspektasi dan rincian laporan tersebut menggembirakan, menurut Bank of America Global Research.</description><content:encoded>JAKARTA - Wall Street beragam pada akhir perdagangan di tengah kenaikan harga konsumen April yang sedikit lebih rendah dari perkiraan, menunjukkan tanda-tanda inflasi mulai mereda, Kamis (11/5/2023) pagi.

Dikutip Antara, indeks Dow Jones Industrial Average merosot 30,48 poin atau 0,09%, menjadi menetap di 33.531,33 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 naik 18,47 poin atau 0,45%, menjadi berakhir di 4.137,64 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 126,89 poin atau 1,04%, menjadi ditutup pada 12.306,44 poin.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wall Street Melemah Dipicu Kekhawatiran Investor soal Utang

Tujuh dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona hijau, dengan jasa-jasa komunikasi dan teknologi memimpin penguatan, masing-masing naik 1,69% dan 1,22%. Sementara sektor energi dan keuangan memimpin penurunan dengan masing-masing terpangkas 1,15% dan 0,58%.

Ekspansi bulan ke bulan indeks harga konsumen (IHK) AS untuk April naik menjadi 0,4%, dari 0,1% di bulan sebelumnya, karena kenaikan harga energi, menurut data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wall Street Tak Terkendali, Morgan Stanley hingga Goldman PHK Besar-besaran

Tetapi pertumbuhan nol dalam indeks harga pangan untuk bulan kedua dan penurunan terus-menerus dalam inflasi biaya tempat berlindung atau rumah singgah membantu meredakan kekhawatiran pasar atas inflasi.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Laporan IHK untuk April secara umum sejalan dengan ekspektasi dan rincian laporan tersebut menggembirakan, menurut Bank of America Global Research.</content:encoded></item></channel></rss>
